Terkadang kita tidak mengerti jalan Tuhan, namun tetaplah percaya bahwa Tuhan yang merancang jalan hidup kita dan Ia selalu menopang. Kita tidak bisa merubah keadaan yang sedang terjadi, namun kita bisa tetap tenang dan percaya kepada Tuhan. Percayalah Tuhan masih terus bekerja walaupun keadaan belum berubah.
Walau Ia tidak menjawab setiap doa, tapi Ia tahu yang terbaik bagi kita. Ia selalu memberikan kekuatan agar kita tetap mengucap syukur. Hanya Tuhan Yesus yang setia memegang dan melaksanakan janji-janji-Nya. Ditengah menanti janji-Nya tetaplah bersabar. Tuhan hanya memberi yang terbaik bagi anak-anak-Nya.
Tuhan tidak pernah mengijinkan sesuatu terjadi yang membuat kita jatuh dan gagal, tetapi Ia sedang mengerjakan segala yang baik. Kita akan belajar bersabar ditengah badai yang dialami murid-muridNya.
Lukas 8:22-25
Pada suatu hari Yesus naik ke dalam perahu bersama-sama dengan murid-murid-Nya, dan Ia berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang danau." Lalu bertolaklah mereka.
Dan ketika mereka sedang berlayar, Yesus tertidur. Sekonyongkonyong turunlah taufan ke danau, sehingga perahu itu kemasukan air dan mereka berada dalam bahaya. Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Guru, Guru, kita binasa!" Iapun bangun, lalu menghardik angin dan air yang mengamuk itu. Dan angin dan air itupun reda dan danau itu menjadi teduh. Lalu kata-Nya kepada mereka: "Di manakah kepercayaanmu?" Maka takutlah mereka dan heran, lalu berkata seorang kepada yang lain: "Siapa gerangan orang ini, sehingga Ia memberi perintah kepada angin dan air dan mereka taat kepada-Nya?"
Yesus berada di atas perahu murid-muridNya dan memerintahkan perahu untuk berlayar dan badai melanda perahu itu. Tuhan tidak selalu memberitahu akan ada badai dalam perjalanan kita. Namun Ia mengajar untuk tetap percaya kepada-Nya bahwa Ia tetap setia.
Tuhan dapat memberitahukan kepada setiap kita apa yang akan terjadi melalui teman seiman, pemimpin rohani, dan melalui mimpi untuk kita mengalami hal-hal yang baik. Kadang Tuhan memberitahu, terkadang Ia tidak memberitahu, seperti kepada kejadian dengan murid-murid-Nya. Saat badai terjadi para murid-Nya datang kepada Dia dan membangunkan-Nya. Lewat badai ini para murid mengenal pribadi Yesus. Tidak pernah Tuhan mengijinkan badai terjadi tanpa kita dapat mengatasi.
Yesaya 43:2
Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau. Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku.
Lukas 8:24
Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Guru, Guru, kita binasa!" Iapun bangun, lalu menghardik angin dan air yang mengamuk itu. Dan angin dan air itupun reda dan danau itu menjadi teduh.
Jangan takut karena Tuhan telah menebus kita.
Only the storm can teach you the lesson of life.
"Aku telah memanggilmu dengan namamu; karena kau milik-Ku." Kata Tuhan.
Saat Anda melewati perairan yang dalam, Tuhan akan bersamamu. Saat Anda melewati sungai-sungai kesulitan, Anda tidak akan tenggelam.
Tuhan bersama dengan kita untuk memberi kekuatan, walaupun kita berada di dalam lembah yang dalam. Saat rasa takut datang, Tuhan Yesus akan memberikan kekuatan dan kemenangan.
Dalam kitab Injil, kemanapun Yesus berjalan dari tempat ke tempat, dari desa ke desa berikutnya, Ia diikuti oleh banyak orang. Setiap orang yang berseru, yang datang kepada Dia, Ia akan berhenti untuk menolongnya. Orang buta dan orang lumpuh didekati Yesus, tidak mungkin Ia melewatkan dengan sia-sia, Ia akan bertanya tentang keperluan kita: “Engkau mau apa?’ Untuk itu datanglah dan bercerita kepada Dia untuk keperluan kita. Siapapun kita, ketika kita memanggil nama Dia dan datang kepada-Nya, maka Tuhan akan memperlihatkan jalan keluar dan menolong kita. Apapun yang kita alami saat ini, jika Yesus belum melakukan apapun, tetaplah melayani dan percaya kepada Dia.
Tuhan Yesus Memberkati.