GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

UJIAN DAN PUJIAN DARI TUHAN

Pdt. Rubin Ong · Minggu, 03 Mei 2026

Ibadah Raya 2 (Onsite)
Minggu, 03 Mei 2026
Pk. 09:00 WIB
2 Korintus 10:18, Matius 8:10, Matius 15:21-28
PDF Rangkuman “UJIAN DAN PUJIAN DARI TUHAN” Pdt. Rubin Ong · Minggu, 03 Mei 2026 Unduh PDF

Ketika seseorang yang rela diuji oleh Tuhan, pasti akan tahan uji. Zaman sekarang orang tidak bisa membedakan dosa dan masalah. Masalah ketika direspons dengan baik, maka akan membawa perubahan yang baik. Tetapi orang yang berdosa, terjerat di dalamnya. 

Ketika Tuhan menguji kita, maka Tuhan akan puji kita di dalamnya. Tetapi dunia, memuji yang di luar. Seorang boleh memuji diri, orang lain boleh memuji kita, tetapi belum tentu membuat kita tahan uji. Masalah dan dosa itu adalah hal yang berbeda. Ujian datang agar kita bisa naik kelas.

2 Korintus 10:18
Sebab bukan orang yang memuji diri yang tahan uji, melainkan orang yang dipuji Tuhan.

Ada seorang perwira di Kapernaum, memiliki budak yang sedang sakit. Pada zaman itu seorang budak itu bisa dijual seharga domba. Perwira ini datang kepada Yesus dengan kerendahan hati. Dia datang dengan tidak bertele-tele. Tuhan memuji iman perwira ini. Tuhan sudah lebih dulu tahu apa yang kita butuhkan.

Matius 8:10
Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.

Lalu ada juga seorang wanita yang membutuhkan bantuan karena anaknya kerasukan. Yesus tidak menghiraukan wanita ini. Yesus sedang menguji iman wanita ini. Karena wanita ini memiliki iman yang besar, Yesus memuji wanita ini. 

Dari wanita ini, kita bisa belajar, bagaimana merespons jawaban Tuhan yang belum kunjung datang. Tuhan lebih senang memproses kita lebih dalam dan dewasa, daripada hanya dengan jawaban yang mudah.  

1. Ketika Tuhan diam, respons kita adalah berdiam diri. 
Abraham dijanjikan Tuhan, mendapatkan anak pada usianya 75 tahun, tetapi diberikan pada usia 100 tahun. 25 tahun Abraham menunggu janji Tuhan. Tuhan ingin agar Abraham lebih dahulu menjadi kuat. Mengapa Abraham menjadi Bapa Orang Percaya? Karena ujian yang diberikan kepadanya berat dan susah. 

Matius 15:21-28
Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon. Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita." Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak." Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku." Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya." Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

Berdiam diri bukanlah hal yang mudah. Di tengah percepatan dunia, tetaplah tenang dan percaya kepada Tuhan. Jika kita tidak merasa tenang di dalam menanti jawaban Tuhan, mari perbaiki dan perbanyak jam doa pribadi kita dengan Tuhan. Proses tetap ada, tetapi pasti ada jalan keluar. Ketika jalan keluar itu ada, kita tidak akan merasa bahwa ini karena kekuatan kita, tetapi kita justru memuliakan Tuhan. 

Yesaya 30:15-17
Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan, kamu berkata: "Bukan, kami mau naik kuda dan lari cepat," maka kamu akan lari dan lenyap. Katamu pula: "Kami mau mengendarai kuda tangkas," maka para pengejarmu akan lebih tangkas lagi. Seribu orang akan lari melihat ancaman satu orang, terhadap ancaman lima orang kamu akan lari, sampai kamu ditinggalkan seperti tonggak isyarat di atas puncak gunung dan seperti panji-panji di atas bukit.

2. Ketika kita merasa ditolak, tetap jaga hati kita untuk tetap rendah hati.  
Penyembahan adalah sikap hati. Ketika seorang penyembah merendahkan hati, maka dia tidak akan bisa direndahkan lagi. Seorang yang sudah ada di titik terendah, maka tidak akan bisa dibanting lagi.

Matius 15:25
Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku.

Memuji Tuhan adalah hal yang wajar, karena kita ini adalah ciptaan Tuhan. Namun ketika sang Pencipta, Tuhan, memuji ciptaan-Nya maka itu sudah di level atas. Ketika kita diuji oleh Tuhan, maka kita pasti akan menjadi kuat. 

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL