GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

UNEXPECTED GRACE

Pdp. Tamara Geraldine Tuanakotta, S.Sos., M.Th., CBC · Minggu, 01 Oktober 2023

Ibadah Raya 1 - 3 (Onsite)
Minggu, 01 Oktober 2023
Pk. 07:00 - 11:30 WIB
PDF Rangkuman “UNEXPECTED GRACE” Pdp. Tamara Geraldine Tuanakotta, S.Sos., M.Th., CBC · Minggu, 01 Oktober 2023 Unduh PDF

Beberapa dari kita mungkin masih menunggu mujizat ataupun berkat, tetapi apakah kita sudah mengerti arti mujizat atau berkat? Kita akan belajar tentang arti serta tujuan mukjizat dan berkat. Tuhan tidak memberi mujizat hanya untuk kepentingan diri kita sendiri, sebab kita diberkati untuk memberkati. Ketika kita mengerti arti mujizat dan berkat, maka kita akan lebih fokus, lebih berhati-hati dalam berdoa. 

Mujizat pernah terjadi pada bangsa Israel ketika Tuhan memberikan roti manna selama 40 tahun lamanya, dan bangsa Israel mulai mengalami rasa bosan serta ingin ada mujizat yang berbeda. Manna itu berhenti saat mereka tiba di Tanah Perjanjian. Sama halnya dengan kita, ketika mengalami mujizat yang sama berulang-ulang kali, kita akan merasa bosan dan menginginkan mujizat yang berbeda. 

Mujizat memiliki karakteristik:
1.    Mujizat membawa orang kepada Tuhan. Tujuan utama dari mujizat adalah untuk Tuhan sendiri. Kita tidak perlu meminta, jika Tuhan memiliki tujuan, maka Ia akan berikan.

2.    Mujizat selalu tidak sesuai dengan hukum alam. Manna tidak selamanya turun dari langit. Ketika tiba di Tanah Perjanjian, manna berhenti.

3.    Mujizat tidak melimpah seperti berkat. Manna cukup untuk satu hari, bahkan sisanya tidak bisa disimpan. Mujizat sifatnya hanya sesuai kedaulatan Tuhan, tetapi berkat sifatnya untuk dibagi. Semakin kita memberkati, maka Tuhan akan memberkati kita. 

4.    Mujizat terjadi karena ada krisis. Kita harus punya mentalitas berkat, bukan mentalitas krisis. Manna diturunkan karena tidak ada makanan di padang gurun. Berkat yang akan kita terima tergantung pada keputusan yang kita pilih di hari sebelumnya.

Banyak pahlawan iman dalam Alkitab yang menerima berkat:
1.    Bartimeus, sebelum disembuhkan ia selalu meminta-minta. Tetapi, sesudah disembuhkan, ia harus bekerja. Ketika seseorang menerima berkat, harus ada yang dikerjakan. Kita harus melakukan sesuatu yang selaras dengan Tuhan. Berkat bukanlah sesuatu yang kita nikmati sendiri.

2.    Lazarus, ia dibangkitkan dari kematian. Lazarus tidak pernah meminta untuk dibangkitkan, tetapi karena Tuhan memiliki tujuan, maka Tuhan akan melakukan. Mujizat ini membuat banyak orang percaya kepada Yesus. Lazarus menjalani tugas yang Tuhan berikan.

Definisi sukses serta bahagia secara duniawi: kaya, sehat, jabatan, status sosial, dan keluarga, yang sifatnya adalah sementara. Bagaimana kita mengaplikasikan secara praktis:
1.    Jangan sok tahu ataupun mencoba mengatur Tuhan. Tuhan bekerja sesuai dengan kedaulatan-Nya.

2.    Perhatikan kehidupan rohani kita. Tuhan lebih mementingkan kondisi rohani kita dibandingkan kondisi jasmaniah kita. Ketika Tuhan berproses, kita akan merasakaan perasaan yang kacau. Tetapi kita harus menikmati proses itu karena kedagingan kita sedang dikikis.

3.    Tuhan bekerja menurut kedaulatan-Nya, tidak menurut pola atau cara-cara dunia.

4.    Dunia menganggap bahwa cara Tuhan itu tidak masuk akal, bahkan kebodohan. Saat kita bermitra dengan Tuhan cara pandang kita akan seperti Tuhan. Itu sebabnya kita juga akan dianggap bodoh oleh orang-orang dunia. 

5.    Jangan memiliki mentalitas mengasihani diri sendiri, karena kita lebih daripada pemenang. Berkat maupun mujizat bertujuan memuliakan nama Allah, bukan kepentingan diri sendiri maupun kedagingan kita.

6.    Tuhan lebih mementingkan kondisi hati dan rohani kita. Apa gunanya memiliki segalanya, tetapi kehilangan hidup yang kekal bersama dengan Allah?

Saat kita menginginkan atau meminta berkat, kita harus banyak mendengar suara Tuhan melalui firman Tuhan yang kita baca setiap hari. Setiap orang yang menantikan berkat dari Tuhan, harus memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan. Ketika kita membaca Alkitab, janganlah hanya membicarakan atau membayangkan tentang materi, anugerah, mujizat semata-mata.

Berkat dan mujizat bisa terjadi secara bersamaan, yaitu keselamatan. Rahasia-rahasia Tuhan lebih dalam dan lebih mulia daripada soal mendapatkan kejutan berkat materi dan jasmani. Secara rohani, kita sudah menerima berkat rohani. Hikmat Allah tidak terselami dalam membuat rencana menyelamatkan manusia. Iblis sendiri juga tidak mampu menyelami rencana keselamatan Tuhan. 

Tidak ada yang menyangka bahwa Allah pencipta langit dan bumi, yang kekal dan kudus, mau merendahkan diri menjadi manusia, bahkan menjadi hamba, untuk mati dengan cara yang sangat hina, agar manusia bisa diselamatkan. Itu sebabnya, mulai sekarang, kita sudah tidak perlu lagi memikirkan tentang hal-hal yang sifatnya hanya sementara.

1 Korintus 2:7-9
Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita. Tidak ada dari penguasa dunia ini yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak menyalibkan Tuhan yang mulia. Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."

1 Korintus 2:14
Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL