GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

WHEN JESUS GIVES YOU LIFE

Ps. Agzarya Eka Putra · Kamis, 24 April 2025

Doa Fajar
Kamis, 24 April 2025
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “WHEN JESUS GIVES YOU LIFE” Ps. Agzarya Eka Putra · Kamis, 24 April 2025 Unduh PDF

Ketika kita mengatakan mengasihi seseorang, kita akan melakukan segala hal untuk orang tersebut, bukan hanya janji-janji belaka, tetapi ada perbuatan nyata. Rasa sayang itu akan terbukti kalau ada perbuatan nyata yang membuktikan bahwa kita benar-benar mengasihi dia.

Demikian juga dengan Tuhan Yesus, peristiwa Jumat Agung dan Paskah yang kita rayakan minggu lalu, adalah perbuatan nyata yang Dia lakukan untuk menyatakan kasih dan rasa sayang-Nya kepada kita semua. Dia tanggung penderitaan dan pengorbanan yang harus Dia lakukan di atas kayu salib.

Namun, sering kali kita menggeser arti penderitaan yang Yesus lakukan, respons kita akhirnya hanya “mengkasihani” apa yang terjadi kepada Yesus (we are pitying our GOD), lalu kita kehilangan makna sesungguhnya dari segala pengorbanan yang sudah Dia lakukan. Mari kita lihat pengorbanan nyata yang Yesus lakukan demi menunjukkan rasa sayang-Nya kepada kita semua.

Matius 21 : 1 - 3 
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem dan tiba di Betfage yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan : "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu, dan di situ kamu akan segera menemukan seekor keledai betina tertambat dan anaknya ada dekatnya. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah keduanya kepada-Ku. Dan jikalau ada orang menegor kamu, katakanlah : Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya.”

• He is being misunderstood

Matius 21 : 8 - 11 
Orang banyak yang sangat besar jumlahnya menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang memotong ranting-ranting dari pohon-pohon dan menyebarkannya di jalan. Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya : ”Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi !” Dan ketika Ia masuk ke Yerusalem, gemparlah seluruh kota itu dan orang berkata :”Siapakah orang ini ?” Dan orang banyak itu menyahut : ”Inilah nabi Yesus dari Nazaret di Galilea.”

Matius 21 : 12
Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati.

Sering kali kita sering salah paham dengan maksud Tuhan, ketika kenyataan yang ada tidak sesuai dengan keinginan kita. Apa pun yang terjadi, sering kali kita salah paham dengan apa maksud Tuhan, kita dengan gampang menyalahkan Dia atas hal yang terjadi yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Tetapi, apa pun respons kita, Dia tetap berjalan di dalam pengorbanan karya keselamatan-Nya demi menunjukkan rasa sayang-Nya kepada kita.

• He is being betrayed

Matius 26 : 38, 48 - 50 
Lalu kata-Nya kepada mereka : ”Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.” Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka : ”Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia.” Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata : ”Salam Rabi,” lalu mencium Dia. Tetapi Yesus berkata kepadanya : ”Hai teman, untuk itukah engkau datang ?” Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya.

Ketika kita berbuat baik kepada orang yang baik sama kita, itu hal yang lumrah terjadi, istilahnya balas budi atau hutang budi. Artinya, kita harus membalas kebaikan yang sudah kita terima. Tetapi, apa yang terjadi ketika kita berbuat baik kepada orang yang memang sudah jelas-jelas menjahati kita ?

Bayangkan rasa kecewa Yesus ketika diremehkan oleh orang banyak, bahkan dikhianati para murid yang seharusnya mendukung Dia. Tetapi, Yesus penuh kasih dan sangat sayang kepada mereka, sehingga Dia tetap memutuskan untuk berkorban mati di atas kayu salib demi menyelamatkan kita dan untuk menunjukan rasa sayang-Nya kepada kita semua.

• He is being underestimated

Matius 27 : 39 - 44 
Orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia dan sambil menggelengkan kepala, mereka berkata : ”Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu !” Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli-ahli Taurat dan tua-tua mengolok-olokkan Dia dan mereka berkata : ”Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan ! Ia Raja Israel ? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya. Ia menaruh harapan-Nya pada Allah : baiklah Allah menyelamatkan Dia, jikalau Allah berkenan kepada-Nya ! Karena Ia telah berkata : Aku adalah Anak Allah.” Bahkan penyamun-penyamun yang disalibkan bersama-sama dengan Dia mencela-Nya demikian juga.

Orang-orang yang tadinya bersorak-sorai menyambut Dia sebagai Raja dan Mesias yang akan datang sebagai penyelamat, sekarang berbalik menghujat dan meremehkan Dia, bahkan menantang Yesus untuk turun dari salib. Demikian yang dilakukan ahli-ahli Taurat dan tua-tua Israel, bahkan para penjahat yang disalibkan. Dan tanpa sadar, kita juga melakukan hal yang sama seperti mereka.

Padahal dosa-dosa kitalah yang menyalibkan Yesus di atas kayu salib. Pengorbanan yang Yesus lakukan untuk kita semua dimulai ketika Dia memutuskan untuk turun ke dunia ini, meninggalkan takhta kerajaan surga, dan memilih untuk menderita dan mati di atas kayu salib demi kita semua.

Dia tahu pengorbanan-Nya akan disalahartikan, Dia tahu orang yang Dia percaya akan mengkhianati dan menjual diri-Nya, Dia tahu tidak ada seorang pun yang akan membela Dia di atas kayu salib. Tetapi, Dia tetap memilih untuk tetap berada di atas kayu salib untuk menebus segala dosa-dosa kita.

Ketika Yesus sudah memberikan kita kehidupan yang baru dengan melakukan semua pengorbanan yang sudah Dia lakukan, masihkah kita hidup di dalam dosa ? Masihkah kita meragukan kuasa dan kasih-Nya ? Masihkan kita meragukan rasa sayang-Nya kepada kita semua ?

Yesus mati dan bangkit demi kita, sebab Dia Allah yang mengasihi kita.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL