Kolose 4 : 6 (versi AYT)
Biarlah perkataanmu selalu penuh kasih, dibumbui dengan garam, supaya kamu tahu bagaimana seharusnya menjawab setiap orang.
Kita tahu ada lima bahasa kasih atau cinta, yang dipopulerkan oleh Dr. Gary Chapman melalui bukunya ‘The 5 Love Languages’, yaitu sentuhan, kata-kata peneguhan, waktu berkualitas, pemberian, serta tindakan melayani (physical touch, words of affirmation, quality time, receiving gifts, acts of service).
Bahasa Kasih / Cinta :
‘Garam’, sesuai ayat pembuka kita di atas, dalam bentuk bahasa kasih, yaitu kata-kata peneguhan ataupun afirmasi terhadap hubungan dengan sesama manusia ataupun orang lain, menurut Dr. Gary Chapman, sangat dibutuhkan karena akan memperkuat hubungan tersebut.
Afirmasi (Penegasan) :
Mengapa perlu afirmasi ataupun penegasan dan peneguhan ?
• Memperkuat keyakinan dan kepercayaan.
• Mengatasi keraguan maupun tantangan.
• Membangun ketahanan serta keteguhan.
Afirmasi-afirmasi yang kerap Tuhan Yesus lakukan :
• Afirmasi iman
• Afirmasi saat menghadapi masa sulit
• Afirman untuk damai sejahtera
1. Afirmasi iman
Matius 8 : 10 (AYT)
Ketika Yesus mendengar hal ini, Dia kagum dan berkata kepada orang-orang yang mengikuti-Nya, Aku mengatakan yang sebenarnya kepadamu, Aku belum menemukan iman sebesar ini di antara orang Israel.
Iman merupakan hubungan dua arah. Jika kita percaya pada-Nya, Ia akan meneguhkan kasih-Nya di dalam kita. Afirmasi iman dari-Nya dapat menjadi penghiburan bagi kita.
2. Afirmasi saat menghadapi masa sulit
Matius 14 : 27 (AYT)
Akan tetapi, Yesus langsung berbicara kepada mereka, kata-Nya, Kuatkanlah hatimu ! Ini Aku, jangan takut.
Tuhan Yesus menguatkan, mendorong, dan menyemangati kita, dan itu semua dapat menolong kita guna menghadapi masa-masa sulit yang mungkin sedang kita alami.
3. Afirmasi untuk damai sejahtera.
Yohanes 14 : 27 (AYT)
Damai sejahtera Kutinggalkan bersamamu; damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, bukan seperti yang dunia berikan yang Aku berikan kepadamu. Jangan biarkan hatimu gelisah ataupun gentar.
Banyak orang memerlukan ketenangan maupun rasa damai sejahtera hari-hari ini. Karena itu, afirmasi damai sejahtera dari Tuhan Yesus bagi kita anak-anak-Nya dapat membawa maupun memberikan ketenangan yang sejati dalam hati, pikiran, dan jiwa kita.
Sebuah peribahasa ataupun kata-kata peneguhan dari bahasa Jawa, yang sekiranya dapat juga kita aplikasikan ataupun afirmasikan dalam kehidupan kekristenan serta perjalanan kita bersama Tuhan, mengatakan : Sanajan sak anane, sing penting ro Yesus. Atau, meski hanya apa adanya, yang penting bersama Yesus.
Tuhan Yesus Memberkati