GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

YESUS MEMPERBARUI BUDAYA

Pdt. DR. Anthony Chang, M.Th · Minggu, 29 Januari 2017

Ibadah Raya 1 - 3 & 5
Minggu, 29 Januari 2017
Pk. 07:00 - 16:30 WIB

Manusia hidup karena berbudaya. Tidak ada satu manusia pun yang dapat hidup tanpa budaya, sehingga BUDAYA ITU MENJADI SESUATU YANG SANGAT PENTING. Dan dalam budaya tersimpan banyak sekali hal yang penting. Suku apa pun harus menghargai budaya yang ada. Kita pun hari ini merayakan Imlek karena merupakan suatu culture atau budaya.

Sebagai keturunan Chinese, sekaligus dalam sudut pandang kacamata Kristen, bagaimana respons kita terhadap Imlek? Kita bisa belajar dari Tuhan Yesus ketika orang-orang Farisi menanyakan tentang murid-murid-Nya berkaitan budaya orang Yahudi.

"Kemudian datanglah beberapa orang Farisi dan ahli Taurat dari Yerusalem kepada Yesus dan berkata: 'Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan.' Tetapi jawab Yesus kepada mereka: 'Mengapa kamupun melanggar perintah Allah demi adat istiadat nenek moyangmu? Sebab Allah berfirman: Hormatilah ayahmu dan ibumu; dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati. Tetapi kamu berkata: Barangsiapa berkata kepada bapanya atau kepada ibunya: Apa yang ada padaku yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk persembahan kepada Allah, orang itu tidak wajib lagi menghormati bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri. Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku" (Mat. 15:1-8)

Percuma kita beribadah, ataupun merayakan budaya, tapi hati kita jauh dari Tuhan.

Sebenarnya Ada Beberapa Opsi atau Pilihan Respons Terhadap Tradisi atau Budaya:

  • Jesus erases culture (Yesus menghapuskan budaya) -> tidak mungkin karena Dia pun menciptakan berbagai budaya
  • Jesus against culture (Yesus melawan budaya) -> tidak mungkin karena Tuhan pun masuk ke dalam budaya
  • Jesus transforms culture (Yesus memperbaharui budaya) -> PILIHAN YANG TEPAT karena di dalam budaya itu tersimpan kebenaran Tuhan. Ada bagian-bagian budaya yang perlu kita lestarikan, dan ada bagian-bagian yang tidak perlu kita lestarikan kalau bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan.

Kita sebagai orang Kristen tidak boleh terlalu menghakimi ataupun berpikir sangat negatif dan fanatik terhadap suatu budaya tertentu. Kalau kita amat menghakimi dan terlalu negatif terhadap budaya, orang-orang justru akan membenci kita dan kita tidak akan menjadi kesaksian yang benar sebagai orang Kristen bagi orang lain. Yesus melayani semua kalangan masyarakat. Yesus saja pun makan bersama orang berdosa.

"Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya" (Mat. 9:10)

Sebagai orang Kristen yang merayakan Imlek, kita memang SUDAH TIDAK LAGI MEMPERCAYAI belief-nya (kepercayaan yang sudah ada mungkin sejak ratusan tahun yang lalu terkait budaya itu dan terkesan memaksa), melainkan sebagai kesempatan, yaitu salah satunya untuk family gathering atau berkumpul bersama semua keluarga dan saudara-saudara. Dan untuk makin mempraktikkan iman kita dan firman, serta bersyukur kepada Tuhan Yesus. Pergilah, berkumpullah, hargailah, dan berbuat baiklah kepada orangtua dan keluarga kita selama masih ada waktu.

Saya punya teman dan kakaknya yang baru menjadi Kristen. Dia curhat bahwa sebelum itu, mereka rajin memberi uang kepada orangtuanya, tapi setelah menjadi Kristen tidak lagi. Alasannya ialah karena uangnya dipakai untuk hal yang mungkin salah. Respons saya terhadap dia adalah perbuatannya salah. Sebaiknya tetap memberi saja karena orangtuanya yang memang belum percaya Yesus. Dan uang yang mereka berikan kepada orangtuanya adalah menjadi hak orangtua.

JADILAH GARAM DAN TERANG DUNIA.

"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga"(Mat. 5:13-16)

Bersyukurlah untuk budaya yang ada. Semoga Tuhan akan makin memberkati kita di perayaan Imlek ini.

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL