Sebagai anak-anak terang, kita harus terus bertumbuh dalam iman dan makin memiliki hidup yang berkenan di hadapan Tuhan. Karena itu, milikilah hati yang siap diproses oleh Tuhan.
Ibrani 5 : 12 - 14 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari pernyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.
Ibrani 6 : 7 - 8 Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah; tetapi jikalau tanah itu menghasilkan semak duri dan rumput duri, tidaklah ia berguna dan sudah dekat pada kutuk, yang berakhir dengan pembakaran.
• Tanah = kita umat Tuhan yang ke Doa Fajar
• Air hujan = firman Tuhan setiap Senin sampai Sabtu
Semoga setiap kita yang hadir melalui Doa Fajar ini bukan hanya akan menjadi pendengar, melainkan juga pelaku firman, supaya nama Tuhan dipermuliakan.
Yakobus 1 : 22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.
Senin, 12 Oktober 2020
Bp. Sudy Tandi
Wakil Gembala Ibadah GBI St. Moritz
PEACE OF MIND (KETENANGAN PIKIRAN)
Berdasarkan Ibrani 11 : 24 - 27, kita bisa belajar tentang apa saja yang mesti kita lakukan untuk memiliki ketenangan hati serta pikiran, yaitu :
• Recognize (Mengenal Diri di dalam Kristus Yesus) : Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun (ay. 24). Ini hal pertama yang sangat penting. Tanpanya, bagaimana mungkin kita bisa menang dalam setiap proses yang Tuhan izinkan untuk membentuk kita supaya semakin serupa & segambar dengan-Nya.
• Responsible (Bertanggung Jawab) : Karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa. Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar daripada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah (ay. 25 – 26). Bertangung jawablah atas apa pun yang sudah Tuhan percayakan pada kita, serta siaplah memikul salib setiap hari.
• Resilience (Ketahanan Diri) : Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan (ay. 27). Bertahan dan berjaga-jagalah dalam Tuhan Yesus Kristus supaya kita tidak jatuh lagi pada hal-hal yang dapat membuat kita jauh dari Tuhan.
Proses keselamatan :
• JUSTIFICATION (PEMBENARAN) : Dibenarkan karena anugerah dan kasih karunia Tuhan Yesus. Caranya: IMAN PERCAYA dan DIBAPTIS (Markus 16 : 16), sehingga mengalami kelahiran baru.
• SANCTIFICATION (PENGUDUSAN) : Proses penggembalaan di CK7 membuat kita serupa dengan gambaran Allah dan memiliki karakter-Nya. Caranya : HARUS 'BAYAR HARGA'. Sebab kita adalah anak-anak Allah, dan menjadi murid Tuhan Yesus, bukan sekadar fans.
• GLORIFICATION (PEMULIAAN) : Akhirnya menjadi SEGAMBAR dan SERUPA ALLAH.
Sering kita menghadap Tuhan hanya untuk BEROBAT, bukan BERTOBAT. Berobat tidak sama dengan bertobat. BEROBAT adalah setelah sembuh, maka tidak pergi ke dokter lagi, setelah masalah lewat, maka tidak mau ke gereja lagi. BERTOBAT ialah melihat ke Tujuan Kehidupan, yaitu menuju SURGA yang MULIA, bukan MASALAH KEHIDUPAN.
Amsal 24 : 16 Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana.
Selasa, 13 Oktober 2020
Eradi Tjandra
Koordinator 2PM Ministry GBI PRJ
FROM A WORRIER TO A WARRIOR
(DARI ORANG YANG PENUH KECEMASAN MENJADI PRAJURIT TUHAN)
Kita harus menjaga pikiran kita, baru dengan demikian, maka kerohanian kita akan bertumbuh. No one can destroy iron, but its own rust can. Likewise, no one can destroy a person but one's own mindset can ! Tanpa pemikiran yang benar, justru itu akan menghancurkan hidup kita. Kuasailah pikiran kita supaya bisa menang dalam peperangan rohani.
2 Korintus 10 : 4 - 5 Karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus.
PROTECTING OUR MIND (Bagaimana Supaya Kita Bisa Menjaga Pikiran untuk Selalu Waspada) :
1. Hidup Di Dalam Terang
Artinya, hidup dengan firman Tuhan, memelihara hati nurani, dan selalu bangun keintiman dnegan Tuhan, serta memiliki pergaulan yang benar.
1 Yohanes 1 : 6 – 7 Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran. Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.
2. Otoritas Kuasa Hukum
Tuhan sudah memberikan otoritas kuasa-Nya dalam hidup kita melalui nama Tuhan Yesus supaya kita bisa menang untuk mengatasi pencobaan.
Matius 28 : 18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi."
Yakobus 4 : 7 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! (Catatan : Jadi, bukan tunduk pada Iblis, dan lari menjauh dari Allah.)
Kolose 3 : 17 Lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus.
3. Perkatakan Firman Tuhan
Tuhan Yesus sendiri pun sering melakukan ini.
Matius 4 : 4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
Efesus 6 : 17 Pedang Roh, yaitu firman Allah (rhema dan senjata kita).
4. Bahasa roh sebagai bahasa doa. Seringlah berbahasa roh.
1 Korintus 14 : 2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.
Rabu, 14 Oktober 2020
Pdt. Adiputra Hasani, S. Th
Mentor Doa CK7
KUASA DALAM PENGUCAPAN SYUKUR
Mengucap syukur ialah salah satu dari kehendak Tuhan.
1 Tesalonika 5 : 18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
Umumnya, cukup mudah kita ucap syukur dalam keadaan baik-baik saja, tetapi alangkah sulit melakukannya ketika berada di tengah-tengah kesesakan. Yang perlu jadi catatan kita, dalam kondisi apa pun, kita mesti ucap syukur. Apalagi di kondisi sekarang-sekarang ini, jangan sampai bersungut-sungut, melainkan harus belajar mengucap syukur, sebab ada kuasa melalui mengucap syukur. Yang disayangkan, banyak orang lupa mengucap syukur ketika dalam keadaan baik karena terlena segala kenyamanan atau kenikmatan hidup.
Mengucap syukur adalah secara profetik mendeklarasikan bahwa kita yakin apa pun yang kita alami, semua itu masih ada dalam rancangan serta kendalinya Tuhan. Saat kita mengucap syukur pun kuasa serta mukjizat Tuhan akan dinyatakan-Nya bagi kita. Tuhan Yesus sendiri sering melakukan ini.
Kolose 3 : 17 Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambal mengucap syukur oleh Dia kepada Alah, Bapa kita.
Yohanes 11 : 41, 43 - 44 Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku. Dan sesudah berkata demikan, berserulah Ia dengan suara keras: "Lasarus, marilah keluar!" Orang mati itu datang keluar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mekanya tertutup dengan kami peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi."
Yohanes 6 : 11 - 13 Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang dukuk di situ, demikan juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki. Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang." Maka mereka pun mengumpulkannya, dan mengisi dua belas bakul penuh dengan potongan-potongan dari kelima roti jelai yang lebih setelah orang makan.
APA SEBENARNYA PENGUCAPAN SYUKUR ITU ?
Yaitu menyerahkan hidup kita sepenuhnya, termasuk segala masalah kita, ke dalam tangan Tuhan.
Mazmur 37 : 5 Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan ia akan bertindak.
Tanpa mengucap syukur, dan tidak menyerahkan permasalahan kita, Tuhan tidak akan bertindak. Dengan mengucap syukur, maka kita membiarkan kasih serta kuasa Tuhan mengalir dalam hidup kita, meninggalkan segala keinginan pribadi dan menerima sepenuhnya apa yang terjadi bahwa dalam keadaan paling buruk sekalipun Tuhan tetap baik, serta percaya dengan iman ada suatu rencana besar yang Tuhan sediakan bagi kita di depan.
Efesus 5 : 20 Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita.
Kamis, 15 Oktober 2020
Ev. Lily Sulistyo
ADA MINYAK PADAKU
Dalam hidup ini bersama Tuhan, tidak ada yang sia-sia. Apa pun yang kita alami, ada pengharapan dari Tuhan, sebab Dia sangat rindu mengasihi dan memelihara kita.
2 Raja-raja 4 : 1 - 7 Minyak seorang Janda -- Salah seorang dari isteri-isteri para nabi mengadukan halnya kepada Elisa, sambil berseru: "Hambamu, suamiku, sudah mati dan engkau ini tahu, bahwa hambamu itu takut akan TUHAN. Tetapi sekarang, penagih hutang sudah datang untuk mengambil kedua orang anakku menjadi budaknya." Jawab Elisa kepadanya: "Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kaupunya di rumah." Berkatalah perempuan itu: "Hambamu ini tidak punya sesuatu apapun di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak."
Lalu berkatalah Elisa: "Pergilah, mintalah bejana-bejana dari luar, dari pada segala tetanggamu, bejana-bejana kosong, tetapi jangan terlalu sedikit. Kemudian masuklah, tutuplah pintu sesudah engkau dan anak-anakmu masuk, lalu tuanglah minyak itu ke dalam segala bejana. Mana yang penuh, angkatlah!" Pergilah perempuan itu dari padanya; ditutupnyalah pintu sesudah ia dan anak-anaknya masuk; dan anak-anaknya mendekatkan bejana-bejana kepadanya, sedang ia terus menuang.
Ketika bejana-bejana itu sudah penuh, berkatalah perempuan itu kepada anaknya: "Dekatkanlah kepadaku sebuah bejana lagi," tetapi jawabnya kepada ibunya: "Tidak ada lagi bejana." Lalu berhentilah minyak itu mengalir. Kemudian pergilah perempuan itu memberitahukannya kepada abdi Allah, dan orang ini berkata: "Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, dan hiduplah dari lebihnya, engkau serta anak-anakmu."
1. Tuhan Tahu Persoalan Wanita Itu
Sama halnya, Tuhan tahu setiap masalah yang kita hadapi. Yang penting ialah respons kita. Permasalahan yang terjadi dalam kehidupan kita bisa saja karena seizin Tuhan dengan tujuan untuk membuat kita bertumbuh, naik level lebih tinggi dan belajar mengandalkan Tuhan daripada manusia. Permasalahan bisa membuat kita pada posisi berserah (di ambang ketutusasaan), sehingga tidak lagi peduli ego dan mau melakukan apa saja, termasuk keluar dari zona nyaman.
2. Keputusan Membawa Wanita Itu kepada Firman Tuhan
Melalu permasalahan, kita akan dibawa pada Tuhan dan firman-Nya, supaya kita pun semakin berharap pada-Nya dan makin dekat dengan Dia.
Yohanes 1 : 1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
3. Ada Berkat di Rumah
Sering kali dalam kondisi keputusasaan, kita tidak lagi menghargai apa yang masih kita miliki. Kita hanya fokus pada masalah, tidak melihat segala kebaikan yang masih tersisa dan Tuhan berikan. Saat kita berserah dengan membuka hati kepada Tuhan, maka Ia akan memberi petunjuk, asal kita mau taat dan percaya. Tuhan mampu memakai apa yang tersisa dalam hidup kita dan membalikkannya menjadi berkat serta solusi bagi permasalahan kita.
Mazmur 23 : 5b Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Minyak = kuasa dan pengurapan Tuhan. Apa pun kendala atau masalah kita, harus ingat bahwa ada semuanya itu bukanlah akhir dari segalanya, tetapi harus tetap fokus pada Tuhan bahwa masih ada kuasa serta pengurapan dalam hidup kita, maka itulah yang akan membalikkan kita dari semua permasalahan yang ada. Setelah menyadarinya, kita harus mengikuti instruksi atau aturan main dari Tuhan.
4. Ada Instruksi / Aturan Main dari Elisa
• Pergilah, mintalah bejana-bejana dari luar dari pada segala tetanggamu
Sering kali saat menghadapi masalah, kita selalu mau yang instan dan Tuhan cepat selesaikan. Tetapi dalam proses yang Tuhan izinkan, Ia mau ada bagian yang kita lakukan untuk membangun kita dan naik level yang diperkenan oleh Tuhan.
• Minta bejana kosong yang banyak
Agar bejana itu bisa diisi oleh kehendak Tuhan, bukan masih terisi dengan keinginan sendiri. Bejana yang berisi bisa menandakan masih adanya kesombongan, ego, kepahitan, kekecewaan, dll. Tuhan akan bekerja saat kita datang dengan bejana yang siap diisi oleh-Nya.
• Masuk dan tutup pintunya
Menjauhlah dari hal-hal yang bisa melemahkan kita. Kita perlu masuk dan tinggal bersama orang-orang yang positif sebab bisa menguatkan kita seperti melalui komunitas-komunitas DFLI, GBA, COOL dan lain-lain di CK7.
• Tuanglah minyak ke semua bejana
Kita harus tetap menjadi saluran berkat dan memuliakan nama Tuhan di dalam segala situasi.
Jadi, jangan pernah berhenti menuangkan minyakmu sampai tercium aroma minyak (kuasa dan urapan Tuhan) yang ada padamu, terlepas dari segala situasi dan apa pun yang kita sedang hadapi.
Jumat, 16 Oktober 2020
Pdm. Roy Tanudjaja, MSc.
Plt. Gembala GBI PRJ Pluit
THE SECRET OF FRUITFULNESS (RAHASIA UNTUK BERBUAH)
Tuhan yang memilih dan sudah menetapkan bahwa kita harus pergi dan menghasilkan buah, bukan untuk diam-diam saja, melainkan pergi dan menghasilkan buah serta buah-buah itu harus tetap ada supaya apa pun yang kita minta pada Bapa dalam nama Tuhan Yesus, maka itu akan diberikan-Nya kepada kita.
Yohanes 15 : 16 Bukan aku yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
Buah-buah yang dikehendaki oleh Tuhan Yesus :
• Buah Pertobatan (hidup yang memuliakan Tuhan)
• Buah Roh (Galatia 5 : 22 – 23)
• Buah Jiwa (selalulah memenangkan jiwa-jiwa, terutama pada masa-masa ini)
• Buah Pelayanan (bangunlah hal ini)
BAGAIMANA SUPAYA KITA BISA BERBUAH SESUAI YANG DENGAN KEHENDAK TUHAN :
1. Taburi hatimu dengan benih yang benar. Benih yang benar adalah firman Tuhan. Selalulah haus akan kebenaran firman Tuhan.
Lukas 6 : 43 Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik.
Mazmur 1 : 1 – 3 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
2. Menyiapkan tanah hati yang baik & subur.
Artinya, hati seperti tanah yang siap untuk ditanami, hati yang mau mendengarkan firman Tuhan dan melakukanya sehingga kehidupan kita berbuah. Lihat Matius 12 : 3 - 8 :
• Jatuh di pinggir jalan (Some Feel by the Wayside) = mendengar firman Tuhan namun tidak dijaga dengan baik, sehingga dicuri oleh burung (Iblis)
• Tanah berbatu-batu (Some Fell Upon A Rock) = banyak mendengar firman Tuhan namun mengeraskan hati
• Tengah semak duri (Some Fell Among Thorns) = Mendengar firman Tuhan tapi dibiarkan semak duri (kehidupan duniawi) menghimpit sehingga tidak bisa bertumbuh
• Tanah yang baik (Some Fell On Good Ground) = mendengar dan melakukan firman
3. Tinggal di dalam Kristus. Senantiasalah membangun keintiman dengan Tuhan Yesus.
Yohanes 15 : 4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
Lukas 8 : 15 Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik, dan mengeluarkan buah dalam ketekunan.
Rangkuman Gembala CK7 :
Untuk Doa Fajar kita selesai tepat waktu, khususnya pada rangkuman tiap Sabtu, maka mulai minggu depan, kita hanya akan merangkumkan salah satu khotbah saja yang di-sharingkan pada minggu tersebut, yang bagi kita sangat penting supaya kita bisa semakin menghasilkan sesuatu yang berguna, lalu juga akan disertai dengan doa. Jadi, hanya khotbah yang sekiranya sangat penting dan kita butuhkan yang akan kita rangkumkan pada Sabtu di minggu depan, agar Doa Fajar kita dapat selesai tepat waktu.
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



