• Integrity Convention Center
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact (Office Hour)
    021 2239 4777
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB

CHECKLIST ROHANIRenungan Harian - 13 Oktober 2026

Matius 13:13b (TB2), "Karena mereka melihat, tetapi tidak melihat, dan mereka mendengar, tetapi tidak mendengar dan tidak mengerti."

Karena meskipun melihat, sebenarnya mereka tidak memperhatikan, dan meskipun mendengar, sebenarnya mereka tidak merenungkan sehingga tidak mengerti. (TSI)

Sebab, mereka terus melihat tetapi seperti tidak melihat apa-apa. Mereka terus mendengar, tetapi seperti tidak memperhatikan dan tidak mengerti apa-apa. (BSD)

Because having the power of seeing, they do not see; and having the power of hearing, they do not hear, nor do they grasp {and} understand. (AMP)

In their present state they can stare till doomsday and not see it, listen till they're blue in the face and not get it. (MSG)

Belakangan ini, sepertinya media sosial penuh dengan perdebatan. Anehnya, menurut saya, semakin banyak penjelasan ataupun bukti diberikan, semakin sedikit orang yang tampaknya benar-benar mau mendengarkan. Kolom komentar pun sarat dengan berbagai macam opini. Dan seolah masing-masing justru yakin bahwa dirinyalah yang benar.

Awalnya, saya mengira masalah utama adalah kurangnya informasi. Saya berpikir, mungkin kalau semua fakta sudah lengkap, orang akan mengubah pendapatnya. Namun lama-kelamaan, saya mulai ragu dengan kesimpulan itu. Rasanya, bukan fakta yang sedang dipertaruhkan. Ketika seseorang sudah merasa menemukan jawaban menurut versinya sendiri, setiap informasi baru tidak lagi dipakai untuk mencari kebenaran, melainkan untuk mempertahankan kesimpulan yang sudah ia buat sebelumnya.

Pikiran saya langsung melayang kepada zaman orang-orang Farisi.

Kalau dipikir-pikir, mereka bukan orang bodoh. Mereka sangat mengenal Kitab Suci. Menghafalnya sejak kecil. Juga, mereka bukan orang malas. Mereka berdoa, berpuasa, memberi perpuluhan, dan menjaga tradisi dengan sangat serius. Bahkan mungkin, kalau hidup pada zaman sekarang, mereka akan menjadi orang-orang yang terlihat paling rajin beribadah.

Namun, justru kepada kelompok inilah, Yesus paling sering memberikan teguran yang keras.

Orang Farisi ternyata bukan kurangnya pengetahuan. Mereka melihat mukjizat-mukjizat yang sama seperti orang lain. Kalau saya ada di sana, rasanya saya akan berkata, "Kalau sudah melihat semua itu, masih kurang bukti apa lagi?"

Namun, Alkitab mencatat sesuatu yang mengejutkan. Setelah mukjizat Lazarus, sebagian pemimpin agama justru mulai berunding untuk membunuh Yesus. Saat membaca bagian itu, saya merenung cukup lama. Saya menyadari, bahwa ternyata seseorang bisa melihat mukjizat yang sama, tetapi mengambil kesimpulan yang sama sekali berbeda. Masalahnya, bukan karena mereka tidak melihat, melainkan karena sudah tidak bersedia lagi diajar.

Bagaimana dengan Saudara dan saya?

Apakah kita juga selama ini datang maupun memakai firman Tuhan bukan untuk sungguh-sungguh belajar dan mau diajar, melainkan supaya merasa mendapat dukungan sepihak terhadap kesimpulan maupun pendapat kita sendiri? Semacam "checklist rohani" buatan pribadi!

Dalam kehidupan bergereja ataupun melayani, kita pun mesti berhati-hati. Saya bersyukur gereja membutuhkan serta membuat sistem. Laporan pelayanan, evaluasi, perencanaan, dan pengelolaan memang penting. Tanpa semua itu pelayanan akan mudah berantakan. Namun, ada risiko juga. Sebab, kita bisa lupa mengapa sistem itu dibuat pada dasarnya.

Sistem sebenarnya supaya semua berjalan lebih baik. Namun tanpa sadar, semua mulai dilakukan demi memenuhi tenggat waktu, laporan, maupun jadwal. Awalnya, semua tampak berjalan sempurna dan baik-baik saja. Tetapi:

Apakah orang-orang di dekat kita semakin mengasihi Tuhan?

Apakah mereka semakin belajar mengampuni?

Apakah mereka semakin serupa dengan Kristus?

Checklist seperti itulah yang mungkin lebih kita perlukan.

Kembali pada soal orang Farisi; yang paling menyedihkan bukanlah karena mereka menolak Yesus, melainkan karena mereka tidak merasa perlu berubah. Mereka begitu mengenal Kitab Suci sehingga mengira mereka pasti mengenal Tuhan. Bahaya terbesar dalam kehidupan rohani bukanlah ketika seseorang belum mengetahui kebenaran, tetapi ketika seseorang sudah merasa tidak mungkin lagi salah, berhenti mau diajar, dan tidak mau berubah.

Karena itu, hari ini, mari menjaga hati lebih lagi. Tetaplah datang kepada Tuhan sebagai seorang murid. Izinkan dan berikan ruang bagi Roh Kudus, Sang Pengajar yang Agung bagi kita, untuk mengoreksi, menegur, mengajar setiap kita.

~ JP

NOW AVAILABLE Mobile Apps GBI PRJ (CK7)

CK7 GROUP

  • Service :
  • Ibadah Raya
  • 2PM Young Adult Service
  • 3:16 Youth English Ministry
  • Junior Church
  • Sekolah Minggu
  • Joshua Generation Kid's Church (JGKC)
  • Little Blessing Toddler
  • King's Kids
  • Women Of Integrity (WOI) Setiap Kamis, Minggu ke 4 Pk. 10.00 WIB
  • Cancer Ministry
    Setiap Sabtu, Minggu Ke 3 Pk. 10.30 WIB
  • UMAS
    Setiap Sabtu, Minggu terakhir Pk. 10.00 WIB
  • Address :
  • Integrity Convention Centre (ICC), Mall Mega Glodok Kemayoran Lt. 9 - 10, Jl. Angkasa Kav. B - 6, Kemayoran, Jakarta Pusat - 10610
  • Lihat Lokasi
  • Service :
  • Ibadah Raya
  • Youth
  • Setiap Sabtu, Minggu Ke 2 & 4 Pk. 17.00 WIB
  • Junior Church (Pk. 09.00 & 11.00 WIB)
  • Sekolah Minggu
    (Pk. 07.00, 09.00, 11.00, 16.00 WIB)
  • Little Blessing Toddler
    (Pk. 09.00, 11.00, 16.00 WIB)
  • King's Kids (Pk. 09.00 WIB)
  • Women Of Integrity (WOI)
    Setiap Selasa, Minggu ke 2 Pk. 10.00 WIB
  • Address :
  • Grand Intercon, Komp. Intercon Plaza Blok G No. 1 - 12, Jl. Meruya Hilir Raya No. 14 RT. 1 RW 9, Kebon Jeruk, Jakarta Barat - 11630
  • Lihat Lokasi
  • Service :
  • Ibadah Raya
  • Address :
  • Integrity Convention Centre (ICC), Mall Mega Glodok Kemayoran Lt. 9, Jl. Angkasa Kav. B - 6, Kemayoran, Jakarta Pusat - 10610
  • Lihat Lokasi
  • Service :
  • Ibadah Raya (Pk. 09.00, 11.00, 13.00, 15.00, 17.00 & 19.00 WIB)
  • Youth (Setiap Minggu Pk. 17.00 WIB)
  • Junior Church
  • Sekolah Minggu
  • Little Blessing Toddler
  • Women Of Integrity (WOI)
    Setiap Rabu, Minggu ke 4 Pk. 10.30 WIB
  • Address :
  • Lippo Mall Puri Lantai LG - 103C, 105A, 105B & 106, Jl. Puri Indah Raya, CBD West, Jakarta Barat - 11610
  • Lihat Lokasi
  • Service :
  • Ibadah Raya
  • Junior Church (Pk. 11. 00 WIB)
  • Sekolah Minggu
  • Little Blessing Toddler
  • Women Of Integrity (WOI)
    Setiap Rabu, Minggu ke 2 Pk. 10.00 WIB
  • Address :
  • Integrity Convention Centre (ICC), Pluit Village Mall Lt. 2 Unit 63 A - B, Jl. Pluit Indah Raya, Penjaringan, Jakarta Utara
  • Lihat Lokasi
  • Service :
  • Ibadah Raya
  • Youth (Setiap Minggu Pk. 16.30 WIB)
  • Sekolah Minggu (Pk. 08.00 & 10.00 WIB)
  • Women Of Integrity (WOI)
    Setiap Sabtu, Minggu Ke 2 Pk. 19.00 WIB
  • Address :
  • Royal Palm Hotel & Conference Center Cengkareng, Blk. C1, Jkt Outer Ring Road Jl. Taman Palem Mutiara, Cengkareng Tim., Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11730
  • Lihat Lokasi
  • Service :
  • Ibadah Raya
  • Youth Service
  • Setiap Sabtu, Minggu Ke 2 & 4 Pk. 17.00 WIB
  • Junior Church (Pk. 09.00, 11.00, 15.00 WIB)
  • Sekolah Minggu
  • Little Blessing Toddler
  • King Kids (Pk. 09.00 WIB)
  • Women Of Integrity (WOI)Setiap Selasa, Minggu Ke 3 Pk. 10.00 WIB
  • Address :
  • Integrity Convention Centre (ICC), Mall Alam Sutera Lt. 1 Unit 01 - AT - 02A, Jl. Jalur Sutera Barat Kav. 16 Alam Sutera, Tangerang - 15143
  • Lihat Lokasi