
Ada sebuah papan iklan atau billboard di pinggir lintasan jalan tol yang bertuliskan: "Awali hari ini dengan senyuman." Membacanya, sangat diberkati.
Ya, betapa tidak? Ada baiknya untuk kita mengawali, memulai hari kita dengan senyuman. Senyuman di wajah maupun di hati karena mengetahui dan menyadari bahwa kita dikasihi oleh Tuhan Yesus, dipelihara, dan dituntun-Nya.
Dan ada baiknya pula kita mengakhiri hari dengan senyuman, oleh sebab kita telah mengerahkan serta mengerjakan yang terbaik yang kita bisa, dan menyerahkan segala sesuatunya kepada-Nya yang sanggup memberkati apa pun yang kita kerjakan karena kita mengandalkan dan menyertakan Dia.
Ayub 29:24, "Aku tersenyum kepada mereka, ketika mereka putus asa, dan seri mukaku tidak dapat disuramkan mereka."
Pada saat mereka putus asa, senyumanku membangkitkan semangat mereka dan menyegarkan jiwa mereka. (FAYH)
Aku tertawa terhadap mereka, dan mereka tidak percaya akan hal itu. Senyumku membuat mereka merasa lebih baik. (VMD)
When I smiled at them, they could hardly believe it; their faces lit up, their troubles took wing! (MSG)
Karena itu, tetaplah tersenyum, karena di dalamnya, ada sukacita serta pengharapan di dalamnya. Dan sudahkah kita menyadari bahwa Ia sangat mengasihi kita setiap hari? Dan betapa Allah kita menyukai tawa yang sehat, segar, dan penuh sukacita kemenangan!
Mazmur 2:4a (BIS), "Dari takhta-Nya di surga TUHAN tertawa."
Heaven-throned God breaks out laughing. (MSG)
~ Yuliana Sondakh