GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

Satu Pandangan

Kamis, 22 Agustus 2024

Pernahkah membayangkan apa yang dipikirkan Petrus ketika mata Tuhan Yesus berpandang-pandangan dengannya ketika menyadari kegagalannya menyangkali Dia sesuai yang pernah diperingatkan-Nya (Luk. 22:34)?

Lukas mencatat bagian peristiwa ini (Luk. 22:61), yang tidak dicatat oleh kitab lainnya, dan menulis bahwa Tuhan -- yang mengetahui segala sesuatu, dan apa yang ada di dalam hati terdalam manusia -- memandang ke mata murid-Nya itu. Satu pandangan Kristus melembutkan hatinya sehingga membuatnya menangis dengan sedih karena dosanya (ay. 62).

Pernahkah mengalaminya?

Tuhan Yesus pun memperhatikan apa yang kita lakukan lebih daripada yang kita duga. Namun, apakah kita memiliki kesadaran seperti Petrus?

Menurut sebuah referensi, pandangan mata Tuhan Yesus dapat memiliki arti beberapa hal berikut ini:

  • Untuk meyakinkan Petrus yang sempat menyangkali Dia, seolah-olah Tuhan bertanya melalui pandangan-Nya, "Engkau tidak kenal Aku, Petrus? Pandanglah wajah-Ku sekali lagi, dan coba katakan lagi."
  • Untuk menunjukkan ketidaksenangan-Nya. Mulai sekarang, bayangkanlah bagaimana seandainya wajah Tuhan memandang ketika kita berbuat dosa.
  • Untuk menegur karena kepedulian terhadap Petrus.
  • Untuk menyatakan belas kasihan-Nya, seakan mengatakan, "Petrus, Petrus… betapa lemahnya hatimu. Bagaimana seandainya Aku tidak menolongmu saat engkau terjatuh dan gagal."
  • Untuk mengarahkan dan membimbing Petrus kembali, supaya ia merenungkan keadaan dirinya, serta mengetahui apa yang harus dilakukannya.
  • Untuk menyatakan kesetiaan-Nya, dan memampukan agar Petrus bertobat. Ayam jantan yang berkokok tidak akan membawanya pada pertobatan sejati apabila tanpa pandangan-Nya. Dengan kata lain, hal-hal lahiriah semata tidak akan terlalu berarti tanpa kuasa Allah dan kasih karunia yang bekerja secara khusus menyertainya, sehingga mengubahkan hati Petrus, dan mengembalikannya pada jalan serta pikirannya yang benar.

Kiranya, bukan lagi dukacita, kepedihan, ataupun penyesalan saat kita memandang wajah Tuhan melalui hadirat-Nya dan hangatnya pelukan kasih-Nya, melainkan sukacita, kebanggaan, dan bahwa kita menyenangkan hati-Nya.  

Mamzur 17:15 (VMD), "Aku telah melakukan yang benar, jadi aku akan melihat wajah-Mu. Dan melihat Engkau, aku akan sangat puas."

Namun bagiku, yang memuaskan aku bukanlah kekayaan, melainkan kesempatan untuk memandang Engkau dan keyakinan bahwa hubungan kita baik. Dan apabila aku terbangun di surga, maka sempurnalah kepuasanku karena aku akan berhadapan muka dengan Engkau. (FAYH)

As for me, I will continue beholding Your face in righteousness (rightness, justice, and right standing with You); I shall be fully satisfied, when I awake [to find myself] beholding Your form [and having sweet communion with You]. (AMP)

~ FG

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL