
Yesaya 61:3 (BIS), "Untuk memberi kegembiraan dan sukacita kepada orang yang bersedih dan berkabung; untuk mengubah kesedihan mereka menjadi lagu pujian. Mereka akan seperti pohon yang ditanam TUHAN sendiri. Mereka akan melakukan yang baik dan benar, sehingga TUHAN diagungkan."
Ia mengutus aku kepada orang yang sedih di Sion. Aku akan mengambil abu dari atas kepalanya dan memberikan mahkota kepadanya. Aku akan mengambil kesedihannya dan memberikan minyak sukacita kepadanya. Aku mengambil kesedihan mereka dan memberikan pakaian pesta kepadanya. Ia mengutus aku menamai mereka 'Pohon Baik' dan 'Tanaman TUHAN yang Indah.' (VMD)
Kepada semua yang berkabung di Israel Ia akan memberikan: Mahkota sebagai ganti abu, Minyak untuk pesta (sukacita), sebagai ganti kain kabung (dukacita), Puji-pujian sebagai ganti hati yang tertekan, Sesungguhnya mereka akan disebut 'pohon tarbantin kebenaran,' yang kuat dan indah, yang telah ditanam TUHAN untuk kemuliaan-Nya sendiri. (FAYH)
To grant [consolation and joy] to those who mourn in Zion--to give them an ornament (a garland or diadem) of beauty instead of ashes, the oil of joy instead of mourning, the garment [expressive] of praise instead of a heavy, burdened, and failing spirit--that they may be called oaks of righteousness [lofty, strong, and magnificent, distinguished for uprightness, justice, and right standing with God], the planting of the Lord, that He may be glorified. (AMP)
Agaknya, sia-sialah apabila kita hanya mencari penghiburan dari dunia ataupun hal-hal yang ada di dalamnya. Sebab, seperti kata Tuhan dalam firman-Nya bagi kita hari ini, yang mengingatkan kita bahwa Tuhan sanggup mengubah kesedihan menjadi sukacita, keputusasaan menjadi pengharapan, dan kelemahan menjadi kekuatan.
Jika sekalipun ada hiburan, kekuatan, harapan yang dari dunia, dan yang orang-orang dunia tawarkan, mungkin itu semua sifatnya hanya sementara. Sedangkan, Tuhan adalah sumber penghiburan, kekuatan, serta pengharapan yang tak pernah kering ataupun terbatas.
Karena itu, saat kita mungkin mengalami masa yang sulit, masalah, tantangan ataupun pergumulan yang sepertinya belum kunjung usai, tetaplah berharap hanya kepada Tuhan Yesus, sebab Dia pasti terlebih dari sanggup untuk memulihkan serta memberikan semangat yang baru bagi setiap kita.
Lagipun, bukankah telah kita beroleh pengalaman yang nyata bersama-Nya sebelum-sebelumnya?
Jadi, mari kuatkanlah hati kita, arahkan mata rohani dan pandangan mata hati kita hanya kepada-Nya.
Tuhan Yesus sanggup mengubah dukacita --apa pun itu bentuknya-- menjadi sukacita.
~ Yuliana Sondakh