📌  Ringkasan Sebelumnya : Yehezkiel 5
Pengepungan Yerusalem merupakan kabar buruk bagi kaum Israel. Namun, nubuat dari Tuhan belum berakhir.
Yehezkiel disuruh mencukur rambut dan janggutnya. Ini menandakan penghinaan terhadap Yerusalem dan hilangnya jati diri mereka.Â
Kemudian, sepertiga dari rambut tersebut harus dibakar, sepertiga dipotong dengan pedang, dan sepertiga dihamburkan ke dalam angin.
Ini artinya sepertiga umat akan mati kena sampar dan kelaparan, sepertiga akan mati oleh serangan musuh, dan sepertiga akan disebarkan ke pembuangan.Â
Dengan demikian, Yerusalem yang dibanggakan oleh kaum Israel sebagai pusat bangsa-bangsa akan dibuat menjadi reruntuhan dan celaan.
Apakah artinya tidak ada umat yang akan diselamatkan? Ternyata masih ada sedikit umat yang diambil. Dalam ayat 3, Tuhan berkata kepada Yehezkiel: "Engkau harus mengambil sedikit dari rambut itu dan bungkus di dalam punca kainmu."
Ini menandakan sedikit umat yang akan hidup di pembuangan di Babel. Meski mereka juga hidup dalam penderitaan, mereka diluputkan dari kematian. Itulah umat yang setia, yang biasanya disebut "yang sisa" yang akan Tuhan pelihara.Â
Mereka tetap menyembah Tuhan di tengah mayoritas umat yang menolak hukum Tuhan dan menyembah berhala. Dari sekian banyak kaum Israel yang binasa, ada sedikit yang setia.
📖  Pengantar Yehezkiel 6
Dalam nubuatnya, Yehezkiel melihat Allah menjatuhkan hukuman pada umat-Nya. Sebab mereka telah menodai Bait Allah dengan penyembahan berhala. Mereka mengikuti kebiasaan dan perilaku bangsa-bangsa yang menyembah berhala. Dalam penghukuman itu, Allah akan menyadarkan hati umat-Nya.