Ada perbedaan mendasar antara hidup di bawah Hukum Taurat (Law) dan hidup di bawah Kasih Karunia (Grace). Setiap orang Kristen perlu memahami bahwa keselamatan dan hubungan dengan Allah tidak lagi sekadar bergantung pada kepatuhan membabi buta terhadap hukum, tetapi pada karya Yesus Kristus yang telah menyelamatkan kita.
1. Dosa dan Hukum Taurat
Dosa masuk ke dalam dunia melalui ketidaktaatan satu orang (Adam). Sebelum hukum Taurat diberikan, dosa sudah ada, tetapi dengan adanya hukum, dosa menjadi lebih nyata dan pelanggaran terhadap hukum mendatangkan kutuk.
Yakobus 2:10 menegaskan bahwa siapa pun yang menaati seluruh hukum, tetapi melanggar satu bagian, ia bersalah terhadap seluruh hukum. Ini menunjukkan bahwa hukum menuntut kesempurnaan mutlak, sesuatu yang tidak mampu dipenuhi oleh manusia berdosa.
Ulangan 28 menjelaskan bahwa hukum Taurat memberikan berkat bagi yang taat dan kutuk bagi yang tidak taat. Hukum bukanlah jalan keselamatan, melainkan cermin yang menunjukkan dosa.
1 Korintus 15:56 menyatakan: "Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat." Artinya, hukum memberi kuasa kepada dosa untuk menghukum manusia.
Roma 7:19 mengakui pergumulan manusia: "Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat."
Roma 3:20 dengan tegas berkata: "Sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa."
2. Kasih Karunia dalam Yesus Kristus
Hukum Taurat diberikan melalui Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus (Yohanes 1:17). Yesus datang bukan untuk menghapus hukum, tetapi untuk menggenapinya.
Yohanes 8:2–11 memberikan ilustrasi yang kuat. Seorang perempuan yang kedapatan berzinah dibawa kepada Yesus. Para ahli Taurat dan Farisi ingin mencobai Yesus dengan hukum Musa yang memerintahkan pelemparan batu. Yesus justru berkata: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." Satu per satu mereka pergi, mulai dari yang tertua. Yesus tidak menghukum perempuan itu, tetapi berkata: "Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang." Inilah kasih karunia: pengampunan tanpa mengorbankan kebenaran, dan panggilan untuk hidup baru.
2 Korintus 5:21 menyatakan: "Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah." Inilah inti Injil: Yesus mengambil dosa kita dan memberikan kebenaran-Nya kepada kita.
Roma 5:19 menegaskan: "Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar."
3. Hidup di Bawah Kasih Karunia
Karena kita telah dibenarkan oleh iman dalam Kristus, kita berada dalam status yang benar di hadapan Allah (right standing with God). Kita tidak lagi berada di bawah hukum Taurat sebagai alat keselamatan, tetapi di bawah kasih karunia.
Roma 6:14
Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.
Dosa tidak lagi berkuasa atas orang percaya. Rasa bersalah (guilt) adalah sampah kehidupan yang menarik kita kembali kepada usaha membenarkan diri sendiri. Tetapi kita tidak dapat membayar dosa kita melalui perbuatan kita sendiri. Hanya kasih karunia yang mematahkan belenggu rasa bersalah.
2 Korintus 10:5 mengajarkan kita untuk mematahkan setiap siasat dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia, serta menawan segala pikiran kepada Kristus.
• Identitas Baru: Anak, Bukan Budak
Roma 8:15
Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!"
Orang percaya bukan lagi budak yang takut akan hukuman, tetapi anak-anak Allah yang hidup dalam relasi kasih dan kebebasan. Sebagai anak, kita dipanggil untuk menjadi terang dunia (Matius 5:14–16), bukan untuk diselamatkan oleh perbuatan baik, tetapi untuk memuliakan Bapa melalui perbuatan baik sebagai buah dari keselamatan.
• Kekuatan dalam Kelemahan
2 Korintus 12:9
Dan Ia berkata kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.”
Kasih karunia bukan hanya menyelamatkan, tetapi juga memampukan kita untuk hidup kudus. Bukan dengan kekuatan sendiri, tetapi dengan kekuatan Kristus yang bekerja dalam kelemahan kita.
Jadi, apakah kita masih hidup sekadar di bawah Hukum (Law), ataukah Kasih Karunia? Are you living under Law or under Grace?
Hukum Taurat menunjukkan dosa dan membawa pada penghukuman. Kasih karunia membawa pengampunan, pembenaran, dan hidup baru dalam Kristus.
Orang yang hidup di bawah kasih karunia tidak lagi dikuasai rasa bersalah, takut, atau usaha membenarkan diri sendiri. Melainkan, ia hidup sebagai anak-anak Allah, menjadi terang dunia, dan membiarkan kekuatan Kristus menjadi sempurna dalam kelemahan-kelemahannya.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



