Sering kali kita berjalan terlalu cepat atau terlalu sibuk hingga tidak mendengar suara Roh Kudus. Padahal, kita sangat perlu mendengar suara-Nya supaya kita tidak salah jalan, dan tetap berada dalam rencana Tuhan yang sempurna.
Yohanes 16:13
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
Kita akan belajar dari sejumlah tokoh di dalam Alkitab mengenai mengapa perlunya kita mendengarkan Roh Kudus:
1. Gideon (Dari Penakut Menjadi Pahlawan)
Gideon menerima panggilan oleh Tuhan ketika ia sedang mengirik gandum di tempat pemerasan anggur, sebuah tempat tersembunyi karena ia takut kepada bangsa Midian yang menjajah Israel (Hakim-hakim 6:11).
Malaikat Tuhan menyapanya dengan sebutan: “Pahlawan yang gagah berani,” padahal saat itu Gideon merasa dirinya orang paling kecil dari kaum yang paling lemah (Hakim-hakim 6:15).
Ketika Gideon mendengar dan berserah sepenuhnya kepada Tuhan, Roh Kudus membungkusnya seperti pakaian tempur. Alkitab mencatat: “Pada waktu itu Roh TUHAN menguasai Gideon” (Hakim-hakim 6:34).
Mendengar suara Tuhan akan mengubah identitas kita dari ketakutan menjadi keberanian.
2. Daud yang Muda (Dari Gembala Menjadi Raja)
Ketika Daud diurapi, Alkitab mencatat bahwa berkuasalah (‘rushed upon’) Roh TUHAN atas Daud” (1 Samuel 16:13). Ini bukan tentang perasaan damai yang pasif, tetapi bahasa tentang momentum, kekuatan, dan terobosan.
Daud waktu itu hanyalah seorang gembala kecil, tetapi Roh Kudus memberikan keberanian yang hampir tidak masuk akal untuk menghadapi raksasa Goliat.
Roh Allah memberikan kecepatan dan ketepatan yang melampaui sekadar kemampuan manusiawi.
Roh Kudus tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi kuasa untuk melakukan hal-hal besar, yang sering kali tidak mungkin secara manusia.
3. Yunus yang Kepahitan (Lari dari Panggilan Menjadi Kembali Pada Panggilannya)
Sering kali kita mendengar suara Tuhan, tetapi kita memilih untuk mengabaikannya. Inilah yang pernah dilakukan oleh Yunus, ia mendengar suara Tuhan memanggilnya, tetapi ia memilih lari ke Tarsis, arah yang berlawanan, serta lebih jauh daripada yang dikehendaki oleh Tuhan, untuk menjauh dari hadapan-Nya (Yunus 1:3).
Tarsis bisa saja berarti kesibukan, kenyamanan, atau rencana diri sendiri.
Padahal, sesungguhnya tidak ada tempat di mana Tuhan tidak bisa hadir, bahkan di tempat paling gelap dan paling berisik sekalipun. Berhentilah sebelum “badai” harus menghentikan kita secara paksa.
Mengabaikan suara Roh Kudus ataupun suara Tuhan hanya akan membawa kita ke dalam badai yang sebenarnya bisa dihindari dengan ketaatan. Sesungguhnya juga harga yang kita bayar itu jauh lebih mahal apabila menolak Dia daripada memilih untuk menaati-Nya.
4. Musa dan Yosua (Roh Allah Tersedia untuk Semua Manusia)
Ketika Roh Tuhan turun atas 70 tua-tua, ada dua orang bernama Eldad dan Medad yang juga kepenuhan Roh di luar kemah. Yosua meminta Musa melarang mereka, tetapi jawaban profetik Musa adalah: “Ah, kalau seluruh umat TUHAN menjadi nabi!” (Bilangan 11:29).
Musa memimpikan sebuah hari di mana hubungan dengan Roh Kudus bukan eksklusif milik pemimpin besar saja, melainkan milik setiap individu.
Diingatkan, jangan menjadi “penjaga gerbang” rohani yang iri melihat orang lain dipakai oleh Tuhan. Biarlah kiranya semua orang mengalami jamahan, lawatan, kepenuhan Allah Roh Kudus.
Bagaimana Cara Mendengar Suara Roh Kudus:
• Ciptakan “Ruang Hening”
Roh Kudus sering berbicara dalam “suara yang lembut dan halus” (1 Raja-raja 19:12). Jika hidup kita terlalu bising dengan berbagai kesibukan, suara itu mungkin akan tenggelam dan tidak akan terdengar.
• Selaraskan dengan Firman Tuhan
Roh Kudus tidak akan pernah berbicara sesuatu yang bertentangan dengan firman yang sudah ditulis-Nya.
• Kenali Kesaksian Batin
Roh Kudus sering berkomunikasi melalui kesan di dalam hati, bukan suara yang sekadar terdengar di telinga. Perhatikan “bunyi angin sepoi-sepoi basa” (1 Raja-raja 19:12).
• Perhatikan “Bisikan” untuk Berbuat Baik
Roh Kudus bersifat aktif dan mengalir. Sering kali suara-Nya muncul dalam bentuk dorongan mendadak untuk memberkati orang lain.
• Taat pada Langkah Kecil
Kemampuan ataupun kepekaan mendengarkan suara Roh Kudus akan tumpul jika kita tidak pernah melakukan apa yang sudah kita dengarkan. Ketaatan pada hal kecil membuka pintu untuk hal yang lebih besar.
• Berjalan dalam Komunitas
Roh Kudus juga berbicara melalui tubuh Kristus, yaitu sesama orang beriman.
Janji Pentakosta untuk Semua
Kisah Para Rasul 2:17-18
Akan terjadi pada hari-hari terakhir--demikianlah firman Allah--bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat.
Janji firman Tuhan meneguhkan bahwa pada hari-hari terakhir, Roh Kudus dicurahkan ke atas semua manusia. Anak-anak laki-laki dan perempuan akan bernubuat, teruna-teruna mendapat penglihatan, orang-orang tua mendapat mimpi, bahkan hamba-hamba laki-laki dan perempuan akan menerima pencurahan Roh Kudus dan bernubuat. Ini adalah undangan bagi setiap orang percaya untuk mendengar, taat, dan hidup dalam kuasa Roh Kudus setiap hari.
Jangan biarkan kesibukan, ketakutan, atau kepahitan membuat kita “tuli” terhadap suara Roh Kudus. Seperti Gideon, Daud, dan para tokoh iman lainnya, kita diajak untuk mendengar dan merespons dengan ketaatan.
Sediakan ruang hening, selaraskan dengan firman, taatilah langkah-langkah kecil yang Dia tunjukkan, dan aktivasikan kuasa-Nya dalam hidup kita. Pencurahan Roh Kudus tersedia bagi semua orang yang mau mendengarkan-Nya serta percaya kepada-Nya.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



