Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus dari kematian merupakan dasar pengharapan setiap orang yang percaya kepada-Nya.
Dalam Lukas 24 : 6 - 7 ditegaskan, Yesus tidak ada di dalam kubur, karena Ia telah bangkit, sesuai dengan apa yang telah Ia katakan sebelumnya. Kebangkitan ini bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan penggenapan janji Allah yang menunjukkan bahwa kuasa dosa dan maut telah dikalahkan !
Melalui kebangkitan Kristus, Allah menyatakan bahwa kematian bukanlah akhir. Kita yang percaya kepada-Nya diberi kuasa juga untuk :
• Mengalahkan maut
Alam maut tidak lagi berkuasa atas orang-orang yang percaya pada Tuhan Yesus.
Sebagaimana dijelaskan dalam 1 Korintus 15 : 20 - 21, setiap orang yang percaya kepada-Nya juga akan mengalami kebangkitan. Maut yang dahulu masuk melalui satu manusia, yaitu Adam, telah dikalahkan oleh Yesus Kristus.
• Mengalahkan dosa
Kebangkitan Kristus juga berdampak langsung pada kehidupan orang-orang percaya. Dalam Roma 6 : 4 - 6 dijelaskan, melalui baptisan, orang percaya “telah dikuburkan” bersama Kristus dalam kematian-Nya, supaya mereka juga bangkit bersama Dia dalam kehidupan yang baru. Ini berarti kehidupan lama yang dikuasai oleh dosa telah disalibkan, dan kuasa dosa tidak lagi mengikat kehidupan kita sebagai orang percaya.
Kita tidak lagi menjadi hamba dosa, melainkan hidup dalam kemerdekaan yang diberikan oleh kuasa kebangkitan Kristus. Karena kuasa dosa telah dipatahkan, orang percaya memiliki kemampuan untuk berkata “tidak” terhadap dosa, dan hidup dalam kebenaran.
Kita masih bisa jatuh dalam dosa, tetapi kita tidak akan memilih hidup dalam dosa seperti dulu lagi. Perbedaan antara jatuh dalam dosa, dan hidup dalam dosa :
Jatuh dalam dosa :
- Sikap : Menyesal, bangkit, dan tidak mengulangi
- Frekuensi : Insidental atau tiba-tiba dan mungkin tidak secara sengaja
- Respons : Mengaku dosa dan bertobat
- Hasil : Proses pendewasaan rohani
Hidup dalam dosa :
- Sikap : Menikmati, mencari alasan untuk pembenaran diri
- Frekuensi : Berulang secara konsisten dan menjadi gaya hidup
- Respons : Mengacuhkan dan mengabaikan teguran hati nurani
- Hasil : Terhilang dan terpisah dari kasih
• Mengalahkan masalah
Dalam kenyataannya, manusia tetap memiliki kelemahan. Secara manusiawi, kita sering merasa tidak mampu menghadapi tantangan hidup. Di sinilah, kuasa kebangkitan Kristus menjadi nyata.
Dalam Efesus 1 : 18 - 20, Paulus berdoa agar mata hati orang percaya menjadi terang, sehingga mereka mengerti betapa besar kuasa Allah yang bekerja di dalam mereka kuasa yang sama yang telah membangkitkan Kristus dari antara orang mati.
Kuasa kebangkitan bukan hanya peristiwa masa lalu, tetapi kuasa yang aktif bekerja dalam kehidupan orang percaya saat ini. Kuasa ini memberikan kekuatan untuk menghadapi setiap pergumulan, kesulitan, masalah, dan tantangan hidup, bahkan untuk menanggung segala perkara. Kuasa yang memampukan untuk bertahan, bahkan bertumbuh di tengah tekanan hidup.
Kebangkitan Kristus menjamin bahwa penderitaan dan kesulitan di dunia ini tidak bersifat kekal, melainkan sementara. Orang percaya tidak lagi hidup terus-menerus dalam ketakutan atau kelemahan, tetapi dalam kekuatan yang berasal dari Allah. Ketika kita merasa lemah, kuasa Tuhan justru dinyatakan dengan sempurna. Karena itu, jangan lagi mengandalkan kekuatan diri sendiri, melainkan bergantunglah pada kuasa Allah.
• Mengalahkan diri sendiri
Kuasa kebangkitan Kristus juga mengubah tujuan hidup manusia. Dalam 2 Korintus 5 : 15 ditegaskan, Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup tidak lagi hidup untuk diri sendiri, tetapi untuk Dia yang telah mati dan bangkit bagi mereka. Ini menunjukkan, kehidupan kita sebagai orang-orang percaya seharusnya berpusat pada Kristus.
Hidup bagi Kristus berarti mengutamakan kehendak Tuhan di atas kepentingan pribadi. Ini berarti memiliki sikap rela berkorban, sebagaimana Kristus telah berkorban bagi manusia. Hidup dalam tujuan ilahi, tidak lagi berpusat pada diri sendiri, melainkan pada kehendak Tuhan. Hidup dalam ketaatan, kasih, dan pelayanan kepada Tuhan serta sesama. Dengan demikian, kebangkitan Kristus tidak hanya memberi kehidupan baru, tetapi juga arah hidup yang baru.
Menghidupi kuasa kebangkitan Kristus berarti mengalami perubahan nyata dalam hidup sehari-hari, memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, melalui doa, pembacaan firman melalui saat teduh pribadi, dan ketaatan pada perintah serta suara Tuhan. Tanpa hubungan yang dekat dengan Tuhan, kita akan sulit mengalami kuasa kebangkitan secara nyata. Karena itu, penting bagi setiap orang percaya untuk senantiasa menjaga, dan membangun kehidupan rohani yang sehat.
Selain itu, menghidupi kuasa kebangkitan juga berarti menjadi saksi bagi orang lain, terutama di Tahun Amanat Agung (The Year of the Great Commission). Kehidupan yang telah diubahkan oleh Kristus seharusnya menjadi kesaksian yang hidup. Orang lain dapat melihat kasih, sukacita, damai sejahtera, dan perubahan hidup yang nyata, sehingga mereka pun terdorong untuk mengenal Dia.
Akhirnya, kebangkitan Kristus mengingatkan bahwa iman Kristen bukanlah iman yang sia-sia. Kebangkitan membuktikan bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat yang hidup. Oleh karena itu, setiap orang percaya memiliki dasar yang kuat untuk percaya dan berharap kepada-Nya.
Kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian membawa dampak yang sangat besar bagi kehidupan kita sebagai orang percaya. Melalui kebangkitan-Nya, maut telah dikalahkan, dosa tidak lagi berkuasa, dan kehidupan baru diberikan. Kita menerima panggilan-Nya untuk hidup dalam kuasa kebangkitan hidup dalam kemenangan, pengharapan, kekuatan, dan tujuan yang berpusat pada Tuhan.
Ketika orang percaya benar-benar memahami dan menghidupi kebenaran ini, kita akan mengalami kehidupan yang penuh kuasa, kemenangan, dan kemuliaan bagi nama Tuhan.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



