Bersyukurlah dan gunakanlah sisa waktu hidup kita serta kesempatan yang masih ada dengan sebaik-baiknya. Terutama bersama orang-orang terdekat kita ataupun keluarga kita.
Kebutuhan terbesar kita sebagai manusia ialah keselamatan. Hukuman dosa, yaitu maut, telah dihapuskan, ditaklukkan, dikalahkan oleh pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib. Maut tidak lagi berkuasa atas kita yang percaya pada-Nya.
Namun, memang kuasa dosa yang mencoba menggoda manusia untuk jatuh, serta pergumulan, masih ada di sekitar kita selama berada dalam dunia ini. Mengapa? Supaya kita, sebagai manusia, dapat memiliki pilihan, karena kita bukan robot, untuk memilih antara apa yang jahat dan apa yang benar. Lagipula, hidup ini adalah pilihan. Dan bersyukur, karena ada kuasa kebangkitan Tuhan Yesus Kristus, yang dapat menolong dan memberi kita otoritas untuk menolak dosa yang mencoba untuk menjatuhkan kita.
Mazmur 103:1-2
Pujilah TUHAN, hai jiwaku! -- Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!
Sering kali kita mungkin mengingat kebaikan Tuhan hanya dalam perkara besar, namun lupa dalam mengingatnya untuk hal-hal yang kecil serta sederhana. Bersyukurlah untuk hal-hal kecil yang bahkan Tuhan perhatikan dan pedulikan bagi kita, supaya ketika terjadi perkara-perkara yang sulit, kita tidak akan melupakan Dia serta pemeliharaan-Nya.
Sebab, apabila untuk hal-hal detail dan kecil saja Ia memperhatikan dan mempedulikan, apalagi terlebih pula untuk perkara-perkara yang besar. Masa lalu kita tidak mendefiniskan kita, melainkan Tuhan sanggup untuk memakai setiap kita. Karena itu, jika Dia masih memberi kita waktu, napas hidup, serta kesempatan, hargailah dan gunakan sebaik-baiknya, terutama mengingat akan kebaikan Tuhan.
• Selama napas hidup masih ada, ingatlah akan kebaikan Tuhan dan memperkatakan firman-Nya.
Karena itu, penting juga untuk berbicara terhadap diri ataupun jiwa kita sendiri, terutama tentang mengingatkan akan kebaikan-kebaikan Tuhan. Serta supaya kita menjadi semakin dewasa dan bertumbuh secara rohani melalui apa pun yang terjadi.
Mengapa? Karena terkadang musuh terbesar kita juga adalah diri kita sendiri, dan jiwa maupun pikiran kita yang sering kali mengecoh diri kita. Demikian juga emosi maupun perasaan kita, sehingga membuat kita tidak dapat mengenali diri kita sendiri. Namun, semakin dekat kita dengan Pencipta, makin kita akan dapat mengenal diri kita sendiri.
Mazmur 131:2
Sesungguhnya, aku telah menenangkan dan mendiamkan jiwaku; seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku.
Yeremia 17:9
Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?
Wariskanlah kebenaran dan bibit-bibit firman Tuhan, terutama bagi generasi di bawah kita, agar kelak berbuah lebat dalam kehidupan mereka, dan dapat mempertahankan iman di tengah dunia yang menyerang iman kekristenan.
Karena itu, janganlah lupa juga untuk mendirikan mezbah doa bersama-sama dengan keluarga. Sebab, firman Tuhan adalah “warisan” terbaik dan terindah, meski tidak mudah melakukannya dalam ketaatan, namun dengan kuasa yang dari-Nya serta kasih kepada Tuhan, kita pasti bisa melakukan.
Firman Tuhan juga mungkin sering kali bertentangan dengan prinsip-prinsip dunia, dan sekadar logika-logika manusia. Misalnya, dalam mendahului dalam memberi hormat kepada orang lain. Ataupun, nilai-nilai dalam bahtera pernikahan, suami sebagai pria sudah semestinya menyerupai Kristus dalam mengasihi, dan mati bagi ego diri sendiri. Ingatkanlah dan kalahkanlah diri kita dengan kebenaran firman Tuhan setiap hari.
Efesus 5:25, 33
Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya ... Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya..
• Selama napas hidup masih ada, jadilah teladan serta berkat bagi orang lain.
Sadari juga bahwa hidup kita saat ini sebagai milik-Nya, dan bukan milik kita sendiri lagi, melainkan menjadi bejana yang siap dibentuk, contoh atau teladan, serta berkat bagi orang lain. Selain itu, janganlah “hitung-hitungan” atau menilai segala sesuatu dari ukuran untung dan rugi saat berbuat baik ataupun menjadi berkat.
Semakin banyak orang yang tidak dapat membalas kebaikan kita, sesungguhnya hati kita akan penuh dengan sukacita dan dibuat berbahagia oleh Tuhan. Karena itu, selama masih ada napas hidup, jadilah berkat bagi sebanyak mungkin orang, terutama bagi orang-orang yang Tuhan percayakan ke dalam hidup kita.
Dan di manapun Tuhan tempatkan kita, di sanalah Ia ingin kita menjadi berkat, apa pun posisi serta yang kita lakukan, baik sebagai pilot, pegawai bank, petugas kebersihan, maupun lainnya. Jadilah dampak yang baik bagi minimal orang-orang di sekitar kita, agar dengan demikian hidup kita memiliki arti serta makna.
Lukas 14:12-14
Siapa yang harus diundang -- Dan Yesus berkata juga kepada orang yang mengundang Dia: "Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya. Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta. Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar.”
• Selama napas hidup masih ada, Tuhan yang akan memimpin dan menyertai kita.
Dan selama Tuhan masih memberikan napas hidup serta kesempatan bagi kita, Dia yang akan berjalan di depan kita, penyertaan dan pemeliharaan-Nya tidak pernah gagal.
Dengan Dia yang memimpin langkah hidup kita, maka Ia akan mempertemukan kita dengan orang-orang yang tepat, di tempat yang tepat, waktu yang tepat, dengan tujuan yang tepat, serta membawa kita ke masa depan yang gilang-gemilang. Dan hidup kita ada di tangan-Nya. Sepanjang Ia masih memberi kita napas hidup, waktu, serta kesempatan, jangan pernah sia-siakan.
Ulangan 31:8
Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



