Seringkali masalah dan tantangan hidup membuat orang menjadi putus asa dan hilang pengharapan. Namun di dalam Yesus Kristus ada pengharapan dan jalan keluar.
1 Petrus 1 : 3
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan.
Kisah Alexander Selkirk, pelaut asal Skotlandia (1676)
Mengalami masalah di tengah laut, sampai kapalnya tenggelam. Ia Hidup sendiri di pulau Tierra selama 4 tahun 4 bulan. Awal Hidup sendiri Selkirk merasa depresi. Namun Selkirk masih memiliki keinginan hidup. Dia membaca Alkitab untuk menjaga pengharapannya. Akhirnya, tahun 1709 - Kapal Inggris menyelamatkannya.
Dari kisah ini kita belajar, bahwa manusia bisa bertahan hidup jauh melampaui batas yang ia kira - selama ia tetap memiliki pengharapan !
Kisah Abraham memberikan pelajaran untuk kita. Iman adalah dasar atau fondasi yang kokoh untuk pengharapan terhadap janji-janji Tuhan.
Ibrani 11 : 11 - 12
Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia. Itulah sebabnya, maka dari satu orang, malahan orang yang telah mati pucuk, terpancar keturunan besar, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, yang tidak terhitung banyaknya.
Matius 17 : 20b
Sebab Aku berkata kepadamu : Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini : Pindah dari tempat ini ke sana, maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.
Tujuh (7) Faktor utama manusia kehilangan pengharapan :
1. Merasa sendirian atau ditinggalkan
2. Merasa hidup diluar kendali kita
3. Merasa banyak kehilangan kesempatan didalam hidup
4. Merasa tidak memiliki apa yang kita butuhkan
5. Merasa sudah melakukan suatu kejahatan/kesalahan
6. Merasa terluka atau dikecewakan oleh orang lain
7. Merasa hidup kita di pihak yang kalah
Tiga (3) langkah memiliki iman sejati :
1. Mengenal Yesus Kristus secara pribadi
Yohanes 14 : 6
Kata Yesus kepadanya : Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Pengharapan sejati itu bukan berasal dari situasi, tetapi dari Pribadi Yesus Kristus sendiri.
Yohanes 15 : 5
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
Tuhan Yesus bukan hanya memberikan harapan, tetapi Dialah pengharapan itu sendiri.
2. Tidak hidup di masa lalu
Yeremia 29 : 11
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah Firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Jangan biarkan dosa dan kegagalan masa lalu menentukan pengharapan kita di masa depan, Tuhan pasti memberikan masa depan penuh harapan !
3. Miliki tujuan hidup yang benar
Efesus 2 : 10
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.
Hidup kita diselamatkan didalam Kristus dan hidup kita harus berdampak bagi sesama dan memuliakan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari dimanapun kita berada. Bawalah terang agar orang lain bisa melihat terang itu !
Man can live about forty days without food about three days without water, about eight minutes without air, but only for one second without hope.(Manusia dapat bertahan hidup sekitar empat puluh hari tanpa makanan, sekitar tiga hari tanpa air, sekitar delapan menit tanpa udara, tetapi hanya satu detik saja jika tidak memiliki harapan) - Hal Lindsey - American Evangelical writer.
Hiduplah dalam Kristus Yesus, supaya kita memiliki pengharapan sejati.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



