Kita telah memasuki tahun yang baru 2026. Tahun 2026 adalah Tahun Amanat Agung.
Namun, yang namanya tahun baru tidaklah secara otomatis akan membuat segalanya atau apa pun yang ada di hidup kita juga menjadi serba baru.
Yesaya 43 : 18 - 20
Firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. Binatang hutan akan memuliakan Aku, serigala dan burung unta, sebab Aku telah membuat air memancar di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara, untuk memberi minum umat pilihan-Ku.”
Ada bagian kita juga untuk mereset ataupun menata, mengatur ulang, bahkan mengubah bersama dengan Tuhan. Apa saja yang perlu kita reset?
• Reset Hati (ayat 18)
Tuhan mungkin tidak akan bisa mengisi hal-hal yang baru dalam kehidupan setiap kita apabila di hati kita masih penuh dengan hal-hal yang lama.
Matius 11 : 28 - 29
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Ada perbedaan antara hati yang sudah direset oleh Tuhan dan hati yang belum menerima reset oleh-Nya.
Hati yang sudah direset oleh Tuhan:
- Aspek Sumber Kendali: Dipimpin Roh Kudus
- Respons terhadap Masa Lalu: Disembuhkan dan dilepaskan
- Sikap terhadap Kesalahan: Bertobat dan mau diubahkan
- Cara Melihat Tuhan: Mau sepenuhnya percaya kepada-Nya
- Cara Menghadapi Masalah: Berdoa dan berharap pada-Nya
- Relasi dengan Sesama Manusia: Mengampuni serta membangun orang lain
- Kerendahan Hati: Mau diajar dan ditegur
- Arah Hidup: Fokus pada rencana Tuhan
- Buah Kehidupan: Damai, sukacita, kasih
- Respons terhadap Firman: Taat dan melakukannya
- Kepekaan Rohani: Peka terhadap suara dan tuntunan Tuhan
- Hasil Jangka Panjang: Pemulihan dan pertumbuhan
Hati yang tidak mau direset oleh Tuhan:
- Aspek Sumber Kendali: Dipimpin rasa ego, luka hati, dan emosi atau perasaan saja
- Respons terhadap Masa Lalu: Terjebak rasa pahit hati dan sering kali mengungkit-ungkit
- Sikap terhadap Kesalahan: Membela diri dan menyalahkan orang lain
- Cara Melihat Tuhan: Sering menyalahkan Tuhan
- Cara Menghadapi Masalah: Panik, mengeluh, dan putus asa
- Relasi dengan Sesama Manusia: Menyimpan sakit hati dan menjauh
- Kerendahan Hati: Keras hati dan merasa paling benar
- Arah Hidup: Fokus pada keinginan pribadi
- Buah Kehidupan: Gelisah, iri, marah
- Respons terhadap Firman: Mendengar tapi tidak mau berubah
- Kepekaan Rohani: Tumpul dan mengeraskan hati
- Hasil Jangka Panjang: Stagnasi dan kehancuran relasi
• Reset Fokus (ayat 18)
Yang namanya resolusi itu biasanya akan mengandalkan kekuatan serta kemampuan diri sendiri saja, sementara ada yang namanya ‘alignment’, yaitu kita mau untuk menyelaraskan diri kita ini dengan kehendak Tuhan saja.
Ada banyak orang yang mungkin terlihat sukses serta berhasil di penampilan luarnya, namun sesungguhnya merasa kekosongan, kehampaan di dalam hati dan jiwanya.
Bagaimana cara kita yang sebaiknya untuk melakukan reset fokus di awal tahun yang baru ini? Ada beberapa cara yang mungkin dapat kita lakukan, yaitu:
- Prioritaskan hadirat Tuhan
- Tetapkan untuk memiliki jadwal jam-jam doa
- Terapkan firman dalam hidup kita sehari-hari
- Kurangi distraksi atau apa yang dapat mengalihkan fokus perhatian kita
- Bangun kembali keintiman dengan anggota-anggota keluarga kita
- Buatlah batasan-batasan yang memang perlu
- Perbaiki pola hidup yang sehat
“If you look at the world, you’ll be distressed. If you look within, you’ll be depressed. But if you look at God, you’ll be at rest.” (Corrie Ten Boom)
Jika kita terus-menerus hanya melihat pada dunia, kita akan merasa kewalahan. Jika kita hanya selalu melihat diri sendiri saja, maka lama-lama kita akan merasa kelelahan sendiri. Namun, jika mau mulai memandang kepada Tuhan serta wajah-Nya (firman-Nya, hadirat-Nya, kehendak-Nya), maka kita akan dapat merasa tenang.
• Reset Langkah (ayat 19)
Seperti halnya kita dapat mengatur ulang ataupun mengubah arah pada GPS atau mesin pencari lokasi, semestinya kita juga lebih dapat untuk menata ulang maupun mengubah dan memperbaiki langkah hidup kita sehari-hari.
Melangkahlah dalam iman. Sebab, ada perbedaan antara orang-orang yang mau melangkah dalam iman, dengan mereka-mereka yang tidak mau berjalan di dalam iman, yaitu:
Orang yang punya iman dan melangkah dalam iman:
- Aspek Pegangan Hidup: Tuhan Yesus
- Respons Terhadap Masalah: Percaya serta berdoa
- Saat Menunggu: Mau untuk sabar
- Melihat Masa Depan: Berpengharapan
- Sikap Hidup: Berserah kepada-Nya
- Hasil Hidup: Damai sejahtera
Orang yang tidak punya iman dan tidak mau berjalan melangkah dalam iman:
- Aspek Pegangan Hidup: Diri sendiri
- Respons Terhadap Masalah: Panik serta sering mengeluh
- Saat Menunggu: Gelisah
- Melihat Masa Depan: Takut
- Sikap Hidup: Hanya ingin mengontrol dan tidak ingin berserah kepada Tuhan
- Hasil Hidup: Kegelisahan serta rasa takut
Yesaya 46 : 4
Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.
Langkah iman yang perlu kita ambil di tahun yang baru ini:
- Perbaiki hubungan yang retak
- Ambil keputusan untuk mengerjakan apa yang selama ini ditunda
- Mulai kembali kebiasaan rohani
- Cari komunitas rohani yang sehat
- Memaafkan diri sendiri atas kegagalan
- Meninggalkan proyek yang tidak Tuhan kehendaki
- Berani memulai hal baru
- Menata ulang keuangan
- Menata ulang prioritas keluarga
“Faith is taking the first step even when you don’t see the whole staircase.” (Martin Luther King, Jr.)
Sesungguhnya, iman itu ibarat seperti mengambil langkah pertama di anak tangga meskipun kita belumlah dapat melihat semua anak tangga yang ada tersebut, namun kita tetap melangkah.
Jadi, di tahun yang baru 2026 ini, Tahun Amanat Agung, mari reset hati, reset fokus, dan reset langkah kita.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



