Kehidupan orang percaya tidak pernah dijanjikan akan selalu mulus. Justru sering kali iman kita diuji melalui tekanan. Namun, melalui kehidupan Daniel, kita dapat belajar sebuah teladan luar biasa tentang bagaimana tetap setia kepada Tuhan, bahkan ketika tekanan itu datang bertubi-tubi.
Daniel adalah seorang yang memiliki integritas yang tidak bisa ditawar.
Daniel 6 : 4 - 5
Kemudian para pejabat tinggi dan wakil raja itu mencari alasan dakwaan terhadap Daniel dalam hal pemerintahan, tetapi mereka tidak mendapat alasan apapun atau sesuatu kesalahan, sebab ia setia dan tidak ada didapati sesuatu kelalaian atau sesuatu kesalahan padanya. Maka berkatalah orang-orang itu : Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya !
1. Daniel : Jujur, bertanggung jawab, dan hidup benar
Integritas akan diuji. Dalam Daniel 6 : 4, kita membaca bahwa para pejabat tinggi dan wakil raja mencari-cari alasan dakwaan terhadap Daniel dalam hal pemerintahan. Tetapi mereka tidak mendapati apa pun. Tidak ada korupsi, tidak ada kelalaian, tidak ada kesalahan. Daniel itu jujur dalam pekerjaan, selalu bertanggung jawab, dan terutama ia hidup benar di hadapan Tuhan.
Ini adalah fondasi pertama. Daniel bukan hanya rohani di dalam ruang doa, tetapi ia juga profesional di tempat kerja. Integritasnya membuat musuh-musuhnya frustrasi. Mereka ingin menjatuhkannya, tetapi tidak menemukan celah sedikit pun.
2. Saat karakter tak tersentuh, iman jadi sasaran.
Ayat 5 mengatakan : Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya !
Sadar atau tidak, ini adalah strategi musuh. Mereka tidak bisa menyerang karakter Daniel, karena karakter Daniel kokoh. Maka, mereka menyerang imannya. Mereka tahu bahwa satu-satunya cara untuk menjatuhkan Daniel adalah dengan menjebaknya pada komitmennya kepada Tuhannya.
Ini mengajarkan kita untuk tetap hidup benar di tengah risiko. Daniel tahu bahwa berdoa kepada Tuhan sekarang adalah tindakan berbahaya. Raja Darius telah menandatangani undang-undang yang melarang permohonan kepada allah atau manusia mana pun, kecuali kepada raja sendiri. Siapa yang melanggar akan dilemparkan ke gua singa.
Apa yang kemudian dilakukan oleh Daniel ?
Daniel 6 : 10 - 11
Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya. Lalu orang-orang itu bergegas-gegas masuk dan mendapati Daniel sedang berdoa dan bermohon kepada Allahnya.
3. Iman adalah soal konsistensi : tetap berdoa tiga kali sehari.
Daniel 6 : 10 memberikan gambaran yang luar biasa tentang konsistensi iman : Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.
Perhatikan kalimat terakhir : Seperti yang biasa dilakukannya. Daniel tidak mengubah jadwal doanya karena takut. Ia tidak sembunyi-sembunyi, tidak menunda-nunda berdoa, bahkan tidak mau berkompromi.
Jadi, iman bukan hanya soal percaya kepada Tuhan. Iman adalah soal konsistensi tetap setia pada Tuhan, meskipun situasi berubah menjadi ancaman. Daniel menunjukkan bahwa hubungannya dengan Tuhan adalah prioritas nomor satu, tidak peduli apa risikonya.
4. Buah kesetiaan : Tuhan menutup mulut singa.
Apa hasilnya ? Daniel dilemparkan ke gua singa. Dari sudut pandang manusia, ini adalah akhir yang tragis. Tetapi bagi Tuhan, ini adalah panggung untuk menunjukkan kemuliaan-Nya.
Keesokan harinya, Daniel berkata kepada raja (Daniel 6 : 22) : Allahku telah mengutus malaikat-Nya untuk mengatupkan mulut singa-singa itu, sehingga mereka tidak mengapa-apakan aku, karena ternyata aku tak bersalah di hadapan-Nya; tetapi juga terhadap tuanku, ya raja, aku tidak melakukan kejahatan.
Tuhan tidak mencegah Daniel masuk ke gua singa, tetapi Tuhan menyertainya di dalam gua singa. Tuhan mengubah kesesakan menjadi kesaksian. Apa yang dirancang untuk membinasakan Daniel, justru dipakai Tuhan untuk meninggikan nama-Nya di tengah kerajaan Persia.
Bagaimana dengan kita hari-hari ini ? Apa salib yang Tuhan percayakan pada kita ? Mungkin itu adalah lingkungan kerja yang tidak mendukung iman kita. Mungkin itu adalah tekanan dari banyak orang karena kita memilih untuk jujur. Mungkin itu adalah ejekan atau cibiran karena kita tetap meluangkan waktu untuk berdoa dan beribadah di tengah kesibukan.
Jangan takut ! Seperti Daniel, panggilan kita bukan untuk menghindari “gua singa”, apa pun itu bentuknya, tetapi untuk tetap setia kepada-Nya melaluinya. Dan Tuhan yang sama, yang mengutus malaikat-Nya untuk menutup mulut singa-singa itu, juga akan menyertai kita. Dia sanggup mengubah setiap tekanan yang kita alami menjadi kesaksian yang mulia bagi nama-Nya.
Tetaplah setia. Tetaplah berdoa. Jangan berkompromi. Sebab iman kita bukan hanya soal percaya, tapi soal konsistensi tetap setia kepada Tuhan, apa pun risikonya.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



