Kita belajar dari kehidupan Yitro, salah satu sosok dalam kitab Keluaran.
Latar belakang Yitro :
• Nama lain : Rehuel
Rehuel adalah tokoh yang muncul dalam kitab Keluaran dan Bilangan. Meskipun namanya hanya disebut beberapa kali, ia memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Israel keluar dari Mesir.
• Identitas : Imam Midian dan mertua Musa.
• Keluarga : Ayah dari Zipora (istri Musa) dan tujuh anak perempuan lainnya (Keluaran 2 : 16).
• Memiliki dua cucu laki-laki dari Musa: Gersom dan Eliezer.
• Suku : Keturunan Midian, anak Abraham dari Ketura (Kejadian 25 : 1 - 2).
Peran Yitro dalam kehidupan Musa :
1. Tempat perlindungan bagi Musa.
Musa melarikan diri dari Firaun ke tanah Midian. Di sana, Musa menolong putri-putri Rehuel (Yitro) di sebuah sumur dari gangguan gembala-gembala lain. Atas kebaikan itu, Yitro mengundang Musa makan dan akhirnya Musa tinggal di rumah tersebutl, dan menikahi Zipora.
Keluaran 2 : 15 - 21
Ketika Firaun mendengar tentang perkara itu, dicarinya ikhtiar untuk membunuh Musa. Tetapi Musa melarikan diri dari hadapan Firaun dan tiba di tanah Midian, lalu ia duduk-duduk di tepi sebuah sumur. Adapun imam di Midian itu mempunyai tujuh anak perempuan. Mereka datang menimba air dan mengisi palungan-palungan untuk memberi minum kambing domba ayahnya. Maka datanglah gembala-gembala yang mengusir mereka, lalu Musa bangkit menolong mereka dan memberi minum kambing domba mereka. Ketika mereka sampai kepada Rehuel, ayah mereka, berkatalah ia : Mengapa selekas itu kamu pulang hari ini ? Jawab mereka : Seorang Mesir menolong kami terhadap gembala-gembala, bahkan ia menimba air banyak-banyak untuk kami dan memberi minum kambing domba. Ia berkata kepada anak-anaknya : Di manakah ia ? Mengapakah kamu tinggalkan orang itu ? Panggillah dia makan. Musa bersedia tinggal di rumah itu, lalu diberikan Rehuellah Zipora, anaknya, kepada Musa.
2. Menyembah Allah bersama Musa.
Setelah Israel keluar dari Mesir, Yitro mengunjungi Musa di padang gurun dekat gunung Allah. Musa menceritakan segala kebaikan Tuhan dalam menyelamatkan Israel dari tangan Mesir. Akhirnya Yitro mengakui bahwa Tuhan lebih besar daripada segala allah. Yitro mempersembahkan korban bakaran dan korban sembelihan bagi Allah, lalu makan bersama Harun dan para tua-tua Israel.
Keluaran 18 : 1 - 6
Kedengaranlah kepada Yitro, imam di Midian, mertua Musa, segala yang dilakukan Allah kepada Musa dan kepada Israel, umat-Nya, yakni bahwa TUHAN telah membawa orang Israel keluar dari Mesir. Lalu Yitro, mertua Musa, membawa serta Zipora, isteri Musa yang dahulu disuruh Musa pulang dan kedua anak laki-laki Zipora; yang seorang bernama Gersom, sebab kata Musa: Aku telah menjadi seorang pendatang di negeri asing, dan yang seorang lagi bernama Eliezer, sebab katanya : Allah bapaku adalah penolongku dan telah menyelamatkan aku dari pedang Firaun. Ketika Yitro, mertua Musa, beserta anak-anak dan isteri Musa sampai kepadanya di padang gurun, tempat ia berkemah dekat gunung Allah, disuruhnyalah mengatakan kepada Musa : Aku, mertuamu Yitro, datang kepadamu membawa isterimu beserta kedua anaknya.
Keluaran 18 : 7 - 12
Lalu keluarlah Musa menyongsong mertuanya itu, sujudlah ia kepadanya dan menciumnya; mereka menanyakan keselamatan masing-masing, lalu masuk ke dalam kemah. Sesudah itu Musa menceritakan kepada mertuanya segala yang dilakukan TUHAN kepada Firaun dan kepada orang Mesir karena Israel dan segala kesusahan yang mereka alami di jalan dan bagaimana TUHAN menyelamatkan mereka. Bersukacitalah Yitro tentang segala kebaikan, yang dilakukan TUHAN kepada orang Israel, bahwa Ia telah menyelamatkan mereka dari tangan orang Mesir. Lalu kata Yitro : Terpujilah TUHAN, yang telah menyelamatkan kamu dari tangan orang Mesir dan dari tangan Firaun. Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN lebih besar dari segala allah; sebab Ia telah menyelamatkan bangsa ini dari tangan orang Mesir, karena memang orang-orang ini telah bertindak angkuh terhadap mereka. Dan Yitro, mertua Musa, mempersembahkan korban bakaran dan beberapa korban sembelihan bagi Allah; lalu Harun dan semua tua-tua Israel datang untuk makan bersama-sama dengan mertua Musa di hadapan Allah.
3. Memberikan nasihat bijak kepada Musa. (Delegasi)
Yitro melihat Musa kelelahan, kewalahan karena harus mengadili seluruh bangsa Israel sendirian dari pagi sampai petang. Ia memberikan saran kepemimpinan yang krusial: Musa tetap menjadi wakil bangsa di hadapan Allah, namun mendelegasikan tugas dengan cara mencari orang-orang yang cakap, takut akan Allah, dapat dipercaya, dan benci suap untuk menjadi pemimpin seribu, seratus, lima puluh, serta sepuluh orang. Perkara besar dibawa ke Musa, sedangkan perkara kecil diadili oleh para pemimpin tersebut.
Keluaran 18 : 13 - 18
Keesokan harinya duduklah Musa mengadili di antara bangsa itu; dan bangsa itu berdiri di depan Musa, dari pagi sampai petang. Ketika mertua Musa melihat segala yang dilakukannya kepada bangsa itu, berkatalah ia : Apakah ini yang kaulakukan kepada bangsa itu ? Mengapakah engkau seorang diri saja yang duduk, sedang seluruh bangsa itu berdiri di depanmu dari pagi sampai petang ? Kata Musa kepada mertuanya itu : Sebab bangsa ini datang kepadaku untuk menanyakan petunjuk Allah. Apabila ada perkara di antara mereka, maka mereka datang kepadaku dan aku mengadili antara yang seorang dan yang lain; lagipula aku memberitahukan kepada mereka ketetapan-ketetapan dan keputusan-keputusan Allah. Tetapi mertua Musa menjawabnya : Tidak baik seperti yang kaulakukan itu. Engkau akan menjadi sangat lelah, baik engkau baik bangsa yang beserta engkau ini; sebab pekerjaan ini terlalu berat bagimu, takkan sanggup engkau melakukannya seorang diri saja.
Keluaran 18 : 19 - 22
Jadi sekarang dengarkanlah perkataanku, aku akan memberi nasihat kepadamu dan Allah akan menyertai engkau. Adapun engkau, wakililah bangsa itu di hadapan Allah dan kauhadapkanlah perkara-perkara mereka kepada Allah. Kemudian haruslah engkau mengajarkan kepada mereka ketetapan-ketetapan dan keputusan-keputusan, dan memberitahukan kepada mereka jalan yang harus dijalani, dan pekerjaan yang harus dilakukan. Di samping itu kaucarilah dari seluruh bangsa itu orang-orang yang cakap dan takut akan Allah, orang-orang yang dapat dipercaya, dan yang benci kepada pengejaran suap; tempatkanlah mereka di antara bangsa itu menjadi pemimpin seribu orang, pemimpin seratus orang, pemimpin lima puluh orang dan pemimpin sepuluh orang. Dan sewaktu-waktu mereka harus mengadili di antara bangsa; maka segala perkara yang besar haruslah dihadapkan mereka kepadamu, tetapi segala perkara yang kecil diadili mereka sendiri; dengan demikian mereka meringankan pekerjaanmu, dan mereka bersama-sama dengan engkau turut menanggungnya.
Pelajaran yang dapat kita petik dari teladan dan kehidupan Yitro :
• Keramahan
Yitro menunjukkan keramahan dengan menerima Musa, seorang yang awalnya asing, dan bahkan memberikan perlindungan kepadanya selama sekitar 40 tahun.
• Ketaatan
Yitro bersedia menyembah Allah bersama Musa, menunjukkan keterbukaannya terhadap iman yang benar dengan menyembah Allah yang hidup.
• Kebijaksanaan dan kepedulian.
Yitro melihat Musa yang kewalahan sendirian dalam menghakimi semua perselisihan di antara rakyat, sehingga menyarankan untuk mendelegasikan wewenang kepada orang-orang yang cakap serta takut akan Tuhan untuk menangani kasus-kasus kecil. Kepemimpinan model pendelegasian wewenang yang efektif dari Yitro masih dicontoh hingga saat ini dalam pemerintahan yang modern.
Seperti Yitro, adakah orang-orang muda atau belum berpengalaman yang Tuhan sengaja pertemukan dengan kita? Mungkin saja Tuhan sedang mengutus kita untuk menjadi pembimbing dalam kehidupan mereka untuk berjalan dalam rancangan-Nya.
Di masa depan kita tidak pernah tahu bahwa mereka ini bisa menjadi pemimpin besar seperti Musa.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



