
Salah satu hal yang Tuhan benci, kita tahu, adalah kesombongan.
Walaupun sombong rohani maupun sombong secara umumnya sama-sama tidak baik, menjadi sombong adalah awal dari kejatuhan, kehancuran.
Amsal 18:12 (TSI), "Kesombongan awal dari kehancuran. Kerendahan hati awal dari kehormatan."
Kesombongan mendatangkan kehancuran; kerendahan hati mendatangkan kehormatan. (FAYH)
Before destruction a person's heart is arrogant, but humility comes before honor. (GWV)
Bagaimana dengan Saudara dan saya hari-hari ini? Apakah masih ada sifat-sifat sombong, terutama apalagi sombong rohani?
Catatan Ful Life menjelaskan, kesombongan adalah roh tinggi hati yang mencakup percaya akan diri sendiri. Membual dan kecongkakan adalah dosa-dosa yang terkait dengan keangkuhan, dan akan membawa kita menuju kehancuran. Keangkuhan itu memperdayakan, membuat tanggapan atau respons yang rendah hati kepada Allah dan sesama manusia itu menjadi mustahil. Allah menentang orang yang angkuh, tetapi memberikan kasih karunia serta kehormatan bagi orang yang rendah hati.
1 Korintus 1:29, "Supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah."
Sehingga di mana pun tidak ada orang yang dapat menyombongkan diri di hadirat Allah. (FAYH)
That makes it quite clear that none of you can get by with blowing your own horn before God. (MSG)
He did that in order that no one could boast to God about being wise or important. (DEIBLER)
Mungkin dengan mengingat siapa kita dahulu sebelumnya, kita akan belajar dan menyadari apakah patut kita untuk menyombongkan diri serta tinggi hati?
1 Korintus 1:26 (BIS), "Saudara-saudara! Coba ingat bagaimana keadaanmu pada waktu Allah memanggil kalian. Cuma sedikit saja dari antaramu yang bijaksana, atau berkuasa, atau berkedudukan tinggi menurut pandangan manusia."
Cobalah Saudara perhatikan, di antara kita yang mengikut Kristus, hanya sedikit sekali yang ternama, atau berkuasa, ataupun kaya raya. (FAYH)
Remember, dear brothers and sisters, that few of you were wise in the world's eyes, or powerful, or wealthy when God called you. (NLT)
Brothers and sisters, God chose you to be his. Think about that! Not many of you were wise in the way the world judges wisdom. Not many of you had great influence, and not many of you came from important families. (ERV)
~ FG