
Lukas 4:8, "Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"
Jesus refused, again backing his refusal with Deuteronomy: "Worship the Lord your God and only the Lord your God. Serve him with absolute single-heartedness." (MSG)
Jika mau jujur, adakah hal yang lebih penting daripada Tuhan di dalam hati dan hidup kita?
Adakah yang lebih menyenangkan bagi kita daripada berada hadirat-Nya setiap hari?
Jika ada, mungkin itulah yang menjadi berhala bagi kita.
Mungkin kita menghakimi Yudas Iskariot menukarkan Tuhan Yesus dengan uang tiga puluh perak (atau setara sekitar 21 dolar saat itu, atau kira-kira 380.000 rupiah waktu itu). Namun, jika mau direnungkan, mungkin kita pun sering kali rela sesaat menukarkan iman kita dengan cuma-cuma untuk hal-hal lain yang tidak menyenangkan hati Tuhan, bukan?
Marilah hanya mempersembahkan dan memberikan yang terbaik hanya bagi Tuhan, serta menyenangkan hati-Nya.
~ Yuliana Sondakh