Sebagai orang beriman, kita akan belajar dan memahami secara mendalam mengenai dinamika kasih Tuhan bagi orang-orang yang dikasihi-Nya, melalui pengalaman nyata Lazarus, Marta, dan Maria yang menggambarkan bahwa kasih Allah tidak selalu berjalan sesuai nalar, keinginan, atau waktu kita, melainkan bekerja seturut cara-cara yang mendatangkan kebaikan rohani dan kemuliaan bagi nama-Nya.
Yohanes 11 : 1 - 7
Lazarus dibangkitkan Ada seorang yang sedang sakit, namanya Lazarus. Ia tinggal di Betania, kampung Maria dan adiknya Marta. Maria ialah perempuan yang pernah meminyaki kaki Tuhan dengan minyak mur dan menyekanya dengan rambutnya. Dan Lazarus yang sakit itu adalah saudaranya. Kedua perempuan itu mengirim kabar kepada Yesus : Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit. Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata : Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan. Yesus memang mengasihi Marta dan kakaknya dan Lazarus. Namun setelah didengar-Nya, bahwa Lazarus sakit, Ia sengaja tinggal dua hari lagi di tempat, di mana Ia berada; tetapi sesudah itu Ia berkata kepada murid-murid-Nya : Mari kita kembali lagi ke Yudea.
Melalui Injil Yohanes pasal 11 di atas, kita belajar mengenai dinamika kasih Tuhan bagi orang yang dikasihi-Nya, bahwa :
1. Orang yang dikasihi Tuhan tidak luput dari masalah.
Yohanes 11 : 3
Dan Lazarus yang sakit itu adalah saudaranya. Kedua perempuan itu mengirim kabar kepada Yesus : Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit.
Menjadi pribadi yang dikasihi dan intim dengan Tuhan tidaklah menjamin kehidupan seseorang akan sepenuhnya luput dari penderitaan, tantangan, atau sakit-penyakit. Selama kita berada di dunia ini, akan selalu ada pergumulan, karena kita belum kembali berpulang ke rumah Allah Bapa di surga.
Lazarus dikasihi oleh Tuhan Yesus. Meskipun memiliki hubungan yang dekat dan penuh kasih dengan Tuhan, Lazarus tetap mengalami sakit keras. Ketika mengalami pergumulan tersebut, Marta dan Maria, kedua saudara perempuannya, mengirimkan kabar kepada Yesus bahwa Lazarus yang dikasihi-Nya sakit. Ini menunjukkan, masalah hidup tetap bisa melanda siapa saja, termasuk orang-orang yang hidup dekat di hati Tuhan.
2. Orang yang dikasihi Tuhan doanya tidak selalu dijawab secara instan.
Yohanes 11 : 5 - 6
Yesus memang mengasihi Marta dan kakaknya dan Lazarus. Namun setelah didengar-Nya, bahwa Lazarus sakit, Ia sengaja tinggal dua hari lagi di tempat, di mana Ia berada.
Sering kali manusia mengharap pertolongan yang cepat dan instan dari Tuhan ketika ada dalam masalah atau kesusahan. Namun, kasih Tuhan memiliki kedaulatan serta cara dan waktu-Nya sendiri.
Yesus mengasihi Marta, Maria, dan Lazarus. Namun, setelah mendengar kabar bahwa Lazarus sakit keras, Ia sengaja menunda keberangkatan-Nya dan tinggal dua hari lagi di tempat Ia berada. Penundaan ini bukanlah bentuk ketidakpedulian, melainkan bagian dari rencana-Nya yang lebih besar.
Ada kalanya, Tuhan tidak mengabulkan doa-doa kita mungkin karena masih adanya dosa yang kita simpan, sembunyikan, atau pelihara (Yesaya 1 : 15; Yesaya 59 : 1 - 2).
Yesaya 1 : 15
Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan memalingkan muka-Ku, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa, Aku tidak akan mendengarkannya, sebab tanganmu penuh dengan darah.
Yesaya 59 : 1 - 2
Dosa adalah penghambat keselamatan. Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
Ada perbedaan antara jatuh dalam dosa, yang bisa berdoa meminta ampun kepada Tuhan, bangkit kembali, dan bertobat, dengan hidup di dalam dosa, yang sengaja memelihara dosa, tidak mau mengakuinya, tidak mau berubah atau bertobat kepada Tuhan.
Untuk rasul Paulus, apakah Tuhan mendengar doanya ?
Pasti Tuhan jawab walaupun jawabannya “tidak” (Mazmur 66 : 18, Amsal 28 : 9, Amsal 21 : 33).
Kita tahu jawaban doa adalah ya, tidak, dan tunggu dulu. Dan seperti orangtua yang sayang akan anak-anaknya, Allah tahu yang terbaik bagi kita anak-anak-Nya.
Mazmur 66 : 18
Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar.
Amsal 28 : 9
Siapa memalingkan telinganya untuk tidak mendengarkan hukum, juga doanya adalah kekejian.
Amsal 21 : 13
Siapa menutup telinganya bagi jeritan orang lemah, tidak akan menerima jawaban, kalau ia sendiri berseru-seru.
3.Orang yang dikasihi Tuhan akan melihat kemuliaan Allah dalam pergumulannya.
Yohanes 11 : 4
Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata : Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan.
Setiap penderitaan yang diizinkan terjadi dalam hidup orang percaya selalu memiliki tujuan akhir yang mulia, bukan untuk menghancurkannya. Melalui krisis dan tantangan hidup, Tuhan sanggup membuka jalan sehingga kuasa, mujizat, dan kemuliaan-Nya dapat dinyatakan, akibatnya iman kita dan orang-orang di sekitar kita semakin dikuatkan.
Melihat Allah juga dapat berarti merasakan serta mengalami hadirat Tuhan di manapun dan ke manapun kita berada. Sehingga, melalui pergumulan dan permasalahan kita, Allah dapat hadir menolong, menuntun, menyertai kita, dan menjadi kesaksian bagi orang lain, dan membawa hormat, kemuliaan bagi nama Tuhan.
4. Orang yang dikasihi Tuhan tidak benar-benar ditinggalkan dalam pergumulannya.
Yohanes 11 : 14 - 15
Karena itu Yesus berkata dengan terus terang : Lazarus sudah mati; tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya. Marilah kita pergi sekarang kepadanya.
Tuhan mungkin terasa jauh atau seolah-olah terlambat bertindak dalam perspektif kita sebagai manusia, namun Ia tidak pernah benar-benar meninggalkan umat-Nya.
Ketika Lazarus akhirnya meninggal dunia, Yesus berkata secara terus terang kepada murid-murid-Nya : Lazarus sudah mati; tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya. Marilah kita pergi sekarang kepadanya.
Ketidakhadiran fisik Yesus secara instan di awal sengaja dirancang agar para murid dan keluarga Lazarus dapat belajar percaya dan bersandar sepenuhnya pada kuasa Allah yang melampaui segala sesuatu. Tuhan selalu datang tepat pada waktu-Nya untuk menyatakan pertolongan.
Apakah kita sedang dalam pergumulan yang sangat berat dan mungkin sedang meragukan kasih Tuhan di dalam hidup kita ?
Ingatlah dan sadarilah, bahwa jika kita percaya esok pagi matahari akan bersinar, maka seharusnya kita tidak akan pernah meragukan kasih Allah bagi dan atas hidup setiap kita.
Kasih Tuhan adalah sebuah kepastian yang tetap, kokoh, dan tidak pernah berubah, sama seperti setianya fajar yang selalu terbit di pagi hari. Tetaplah percaya, sebab di balik setiap pergumulan, ada kemuliaan besar yang sedang Ia persiapkan. Berbahagialah karena kita adalah orang-orang yang sangat dikasihi oleh Allah.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



