Kasih punya dua sisi nilai moral: kebenaran yang sesungguhnya (tanpa motivasi yang lain), dan konstruktif (membangun) yang tidak pernah merusak; serta tanggung jawab supaya kita tidak hidup seenaknya ataupun semena-mena.
Kasih Tuhan Yesus (God’s love) mengampuni kita dan ingin supaya kita hidup benar.
Kasih Tuhan Yesus (God’s love) juga tidak akan pernah merusak kita.
Kita juga diingatkan, karakter seseorang akan terlihat aslinya ketika berada di dalam kesukaran, maupun saat mengalami berkat Tuhan.
Bagaimana dengan kita saat ini sebagai anak-anak Tuhan, baik mungkin sedang mengalami kesusahan maupun mengalami berkat Tuhan? Apakah dua-duanya membuat kita malah menjauh dari Tuhan, ataukah mau tetap dekat dengan Tuhan? Apakah kita hanya mengejar berkat Tuhan, dan bukannya Pribadi-Nya? Apakah kita hanya ingin menuntut janji-janji-Nya, tanpa ingin mengejar hadirat-Nya?
Kasih adalah kekuatan yang sejati. Sayangnya, orang-orang mungkin masih banyak yang menyalahgunakan kasih, karena memiliki motivasi yang lain seperti mencari keuntungan diri sendiri saja maupun merusak.
Nilai moral kasih juga adalah tanggung jawab, serta kepercayaan. Hidup ini memang adalah kesempatan serta anugerah dari Tuhan, namun kita juga menerima emban tanggung jawab dan kepercayaan dari-Nya. Pekerjaan, keluarga, waktu, dan lainnya, bahkan kita masih bisa hidup sampai hari ini merupakan apa yang Tuhan percayakan bagi kita.
Tuhan pasti memilih orang-orang yang dapat dipercaya oleh-Nya. Karena itu, apa pun yang masih Ia percayakan kepada kita, janganlah memperlakukannya dengan sembarangan. Jangan seperti Adam dan Hawa, maupun seperti Kain, yang tidak memperlakukan apa yang Tuhan percayakan bagi mereka dengan sebaik-baiknya waktu itu (Kejadian 2 dan 4).
Tuhan mempercayakan taman (bukannya hutan, sebab taman dapat serta perlu dikelola, sedangkan hutan tidak perlu) untuk dikelola oleh Adam, namun ia tidak mengelolanya dengan baik. Bagaimana dengan kita terhadap “taman” apa pun yang Ia percayakan kepada kita (keluarga, pelayanan, pekerjaan, dan apa pun itu)? Kelolalah apa saja yang Tuhan percayakan!
Hidup ini adalah kepercayaan.
Jika Tuhan mempercayakan sesuatu maupun beberapa hal bagi kita, maka wajarlah apabila Ia menuntut perhitungan dengan kita. Sebab, suatu hari kali kelak, akan ada takhta pengadilan untuk pertanggungan jawab dari kita, dan kita tidak bisa meminta orang lain yang mewakili kita. Renungkanlah: sudah siapkah kita berdiri sendiri di depan takhta Kristus, Raja segala raja? Sebab, kita bisa saja tiba-tiba kembali berpulang ke rumah Bapa kapan pun. Dan betapa lekasnya waktu hidup ini berlalu!
Dan sudahkah Ia menjadi Raja dalam hidup kita, dan bukan sekadar “juruselamat”—menyelamatkan segala usaha kita dan lainnya, dan bukannya mengizinkan Ia menjadi Raja dalam hati dan hidup kita.
Matius 25:19
Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.
Berapa pun talenta juga yang Tuhan berikan dan percayakan bagi kita—entah satu, lima, maupun lebih lagi—pergunakanlah dengan sebenar-benarnya. Tuhan memperhitungkan tanggung jawab kita dalam apa pun yang masih Ia percayakan. Jangan seperti Gehazi yang tidak mengelola apa yang Tuhan percayakan dengan baik.
Seseorang yang berlatih dan terlatih dengan baik, pasti tidak akan tertipu, sedangkan orang yang berlatih dan terlatih dengan cara yang salah, pasti ia tidak akan bisa menipu. Kapankah semua itu akan terlihat, yaitu ketika ada masalah maupun kesulitan.
Selain itu, bagaimana kita ketika sudah menerima berkat yang besar dari Tuhan? Masihkah kita menjadi pribadi yang bertanggung jawab, ataukah sudah meremehkan hal-hal dasar yang penting, bahkan tidak mau lagi mengemban tanggung jawab dengan baik, serta tidak mengelola apa yang Ia percayakan dengan baik? Seseorang yang punya fasilitas belum tentu menjamin keberhasilan, seseorang yang tidak punya fasilitas juga belum tentu tidak menjamin keberhasilan.
Ingat, Tuhan pasti akan menuntut apa yang sudah Ia “investasikan” atau percayakan. Sebab, ingat bahwa kasih punya dua sisi nilai tadi yakni kebenaran dan tanggung jawab. Apalagi, keselamatan yang telah kita terima dari Tuhan itu sangat mahal harganya! Kita juga telah diampuni oleh-Nya, dosa-dosa besar kita sudah diampuni., karena itu bersedialah juga mengampuni orang yang bersalah kepada kita, dan bertanggung jawablah atas pengampunan yang kita terima dari-Nya.
Matius 18:23, 25
Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya ... Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak isterinya dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya.
Lukas 13:6-9
Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: "Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya.” Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma! Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"
Garis bawahi bahwa, apa pun yang kita alami, apa pun latar belakang yang kita miliki, apa pun yang masih menjadi kelemahan dan kekurangan kita, Tuhan mau supaya hidup kita ini berbuah. Tuhan menuntut buah dari hidup kita. Kasih Tuhan, pengampunan-Nya, serta anugerah akan menuntut perhitungan juga dari kita. Tanpa kuat dalam iman dan dalam Tuhan, maka peristiwa-peristiwa di luar di dunia ini yang akan menghancurkan kita. Karena itu, jadilah pengelola-pengelola yang baik dan setia, sebab kita adalah pengelola yang dipercaya oleh-Nya, dan bukannya pemilik segala sesuatu yang Ia percayakan.
1 Petrus 4:10
Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



