
Efesus 4:3 (TSI), "Kita sudah dipersatukan dan hidup bersama-sama dengan damai karena kita semua sudah menerima Roh Kudus. Oleh karena itu teruslah berusaha memelihara kesatuan itu."
Usahakanlah untuk selalu mengikuti pimpinan Roh Kudus bersama-sama, sehingga dengan demikian Saudara sekalian hidup rukun. (FAYH)
Alert at noticing differences and quick at mending fences. (MSG)
Kita diminta oleh firman Tuhan untuk mengusahakan supaya memelihara kesatuan di antara umat Tuhan, anak-anak-Nya. Kata 'usahakanlah' atau 'berusahalah' berarti kesatuan itu tidak terjadi secara otomatis ataupun akan bertahan lama apabila tidak ada yang mengusahakannya. Dengan kata lain, harus diperjuangkan serta mungkin ada prosesnya.
Bersyukur juga karena persatuan ataupun kerukunan dapat terjadi bukan semata-mata karena sama suku, sama visi, sama hobi ataupun yang lainnya, melainkan lebih karena Roh Kudus yang sama ada di dalam setiap kita, dan Dia yang menolong kita untuk melakukannya.
Dengan kesatuan hati, kerukunan antara umat-Nya oleh pertolongan Roh Kudus, hasilnya adalah adanya ikatan damai sejahtera. Karena itu, apabila sebaliknya yang ada hanya kekerasan hati, tidak mau merendahkan diri ataupun saling mengalah, malah yang ada hanyalah amarah, gosip, maupun kepahitan hati, maka kemungkinan besar ikatan damai sejahtera itu akan putus.
Hari ini, kita diingatkan bagaimana cara untuk kita dapat semakin memelihara kesatuan, yaitu mau rendah hati, menjaga sikap hati maupun perkataan supaya tidak memecah-belah persatuan, serta memantapkan fokus kepada Tuhan Yesus saja.
Sekalipun di antara kita berbeda-beda karunia maupun kepibadian, tetapi kita ada di dalam satu tubuh Kristus. Dan sebagai gereja ataupun komunitas maupun keluarga rohani, kita bisa saja memiliki maupun mengemukakan perbedaan pendapat, namun jangan sampai ikatan damai sejahtera di antara kita itu terputuskan.
Sebab, selain bukti nyata kita sebagai orang Kristen adalah adanya sukacita, yaitu kita hidup dalam damai sejahtera serta kesatuan hati di antara anak-anak-Nya.
Efesus 4:2 (FAYH), "Hendaklah Saudara rendah hati dan lemah lembut. Bersabarlah seorang terhadap yang lain serta tenggang-menenggang dengan kasih."
Kamu harus hidup dengan segala kerendahan hati dan kelemahlembutan. Dan dengan sabar, kamu harus saling menanggung beban satu sama lain dalam kasih. (AMD)
And mark that you do this with humility and discipline--not in fits and starts, but steadily, pouring yourselves out for each other in acts of love. (MSG)
~ Yuliana Sondakh