
Tuhan Yesus kerap kali menegur ketidakpercayaan, maupun kebimbangan seseorang.
Matius 16:8.
Lukas 12:28.
Matius 8:26.
Lukas 24:25.
Dan lainnya.
Bagaimana dengan kita? Mungkin ada setitik ketidakpercayaan, keraguan, maupun kebimbangan dari hati kita terhadap-Nya.
Hari ini, kita diingatkan juga, untuk semakin percaya saja kepada Tuhan dan apa pun yang diperkatakan-Nya, terutama melalui firman-Nya.
Selain percaya, kita juga diingatkan, untuk meninggalkan dosa. Mengapa? Agar doa kita berkuasa dan tidak terhalang, sebab penghalang doa adalah dosa, dan penghalang mukjizat terjadi adalah ketidakpercayaan.
Matius 14:31 (BIS), "Yesus segera mengulurkan tangan-Nya dan menangkap dia, dan berkata, 'Petrus, Petrus, kau ini kurang percaya. Mengapa kau ragu-ragu kepada-Ku?'"
Yesus langsung memegang Petrus dan berkata, "Kamu kurang yakin kepada-Ku! Kenapa kamu ragu-ragu?" (TSI)
Jesus didn't hesitate. He reached down and grabbed his hand. Then he said, "Faint-heart, what got into you?" (MSG)
Yakobus 5:16 (TSI), "Karena itu, saya mendorong kalian semua untuk membuka hati kepada teman seimanmu dan saling mengakui pelanggaran-pelanggaranmu terhadap TUHAN, supaya kita bisa saling mendoakan. Dengan demikian kita akan diampuni dan disembuhkan. Doa orang benar sangat berkuasa dan besar pengaruhnya."
Confess to one another therefore your faults (your slips, your false steps, your offenses, your sins) and pray [also] for one another, that you may be healed and restored [to a spiritual tone of mind and heart]. The earnest (heartfelt, continued) prayer of a righteous man makes tremendous power available [dynamic in its working]. (AMP)
Make this your common practice: Confess your sins to each other and pray for each other so that you can live together whole and healed. The prayer of a person living right with God is something powerful to be reckoned with. (MSG)
~ Yuliana Sondakh