
Betapa satu orang sebenarnya dapat memberi dampak serta pengaruh yang besar. Untuk yang baik, yang sangat baik, tentunya.
Sayangnya namun, tidak semua orang yang mungkin mau seperti itu.
Pada abad ke-11, ayah dari petualang ternama Marco Polo, yaitu Niccolo serta pamannya yang berbama Matteo Polo, sempat mengunjungi kaisar Kubilai Khan yang berkuasa saat itu atas sejumlah besar bangsa seperti Tiongkok, India, dan lainnya.
Niccolo serta Matteo pun tidak lupa membagikan kesaksian tentang kekristenan kepadanya, bahkan sang kaisar sangat tertarik, serta menyatakan kepada mereka berdua untuk mengutus sejumlah rohaniwan Kristen ke wilayahnya agar ia dibaptis, dan memerintahkan rakyatnya untuk memeluk kekristenan.
"Dengan demikian, akan ada lebih banyak orang Kristen di sini daripada di wilayah belahan dunia kalian," kata sang kaisar kepada Niccolo dan Matteo.
Namun gayung tak bersambut. Butuh tiga puluh tahun sampai akhirnya para misionaris diutus ke sana. Sudah sangat terlambat. Tak terbayang bagaimana seandainya benar apa kata Kubilai Khan apabila seantero Asia waktu itu menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
Bagaimana dengan Saudara dan saya?
Masihkah menunda-nunda memberitakan tentang kasih Tuhan, dan menjadi saksi Tuhan Yesus melalui kehidupan kita kepada banyak orang? Apa pun respons mereka, hal yang terpenting ialah kita telah melakukan bagian kita, sebab kita tidak tahu satu orang yang berubah maupun bertobat oleh karena hidup serta kesaksian kita, mungkin dapat memberi dampak serta pengaruh yang jauh lebih besar lagi bagi banyak orang.
Kisah Para Rasul 26:28 (BIS), "Lalu Agripa berkata kepada Paulus, 'Kaukira gampang membuat saya menjadi orang Kristen dalam waktu yang singkat ini?'"
Agripa memotong pembicaraan Paulus dan berkata, "Apakah dengan bukti-bukti sepele seperti itu engkau berharap aku akan menjadi orang Kristen?" (FAYH)
But Agrippa did answer: "Keep this up much longer and you'll make a Christian out of me!" (MSG)
~ FG