
Yohanes 15:8, "Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."
Murid-murid-Ku yang sejati menghasilkan buah yang berlimpah-limpah. Ini mendatangkan kemuliaan besar kepada Bapa-Ku. (FAYH)
This is how my Father shows who he is--when you produce grapes, when you mature as my disciples. (MSG)
Bukankah menyenangkan, menyegarkan jika melihat ada buah-buahan di meja makan kita?
Bayangkan Allah Bapa di surga yang melihat ada buah-buah rohani yang muncul dari hidup kita. Pasti itu menyenangkan hati-Nya. Seperti yang dinyatakan firman-Nya hari ini.
Hidup yang berbuah, terutama secara rohani maupun moral, adalah tanda dari beberapa ciri utama murid yang sejati dari pengikut Tuhan Yesus.
Buah apa yang dapat kita hasilkan dari mengalami suatu hal dalam hidup kita saat ini? Apakah pengendalian diri? Apakah sukacita di tengah masalah? Adakah damai sejahtera di tengah keadaan apa pun? Masihkah ada kemurahan hati, kebaikan, kesabaran, kesetiaan dari kita?
Seperti halnya pohon yang sehat akan menghasilkan buah yang tak hanya untuk pohon itu sendiri, tetapi agar dapat dinikmati oleh banyak orang, demikian pula hendaknya kehidupan kita berbuah lebat secara rohani dan menjadi berkat yang terus-menerus bagi kemulian nama Tuhan, bahkan membawa jiwa-jiwa untuk rindu mengenal Dia dan mengikuti teladan kita.
~ Yuliana Sondakh