
Satu kata yang mungkin sering kita ulang-ulang dan dengar. Doa.
Namun memang betapa pentingnya doa, terutama bagi kita yang mengaku anak-anak-Nya.
Beberapa kali akhir-akhir ini pun, Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo menekankan hal itu.
Penulis lagu-lagu rohani klasik pun, Fanny J. Crosby, yang menciptakan ribuan karya, meskipun beliau seorang tunanetra dan masih sanggup mengucap syukur pernah mengatakan, "It may seem a little old-fashioned, always to begin one's work with prayer, but I never undertake a hymn without first asking the good Lord to be my inspiration."
Atau, "Memulai pekerjaan dengan doa mungkin terlihat sedikit kuno, tetapi saya tidak pernah menulis sebuah kidung tanpa terlebih dahulu memohon kepada Tuhan yang menjadi sumber ilham saya," katanya.
Bagaimana dengan kita? Masihkah kita mengutamakan, mengandalkan doa juga? Apakah kita juga mengajak, mendorong untuk keluarga kita berdoa?
Kisah Para Rasul 10:2 (AMD), "Kornelius adalah laki-laki yang saleh dan takut akan Allah. Ia dan semua orang yang tinggal di rumahnya beribadah kepada Allah yang sejati. Kornelius juga banyak memberi sedekah untuk menolong orang-orang miskin dan selalu berdoa kepada Allah."
Ia saleh serta takut akan Allah, demikian juga seluruh isi rumahnya. Ia seorang dermawan dan sangat tekun berdoa. (FAYH)
A serious-minded man, fearing God with all his family; he gave much money to the poor, and made prayer to God at all times. (BBE)
He was a thoroughly good man. He had led everyone in his house to live worshipfully before God, was always helping people in need, and had the habit of prayer. (MSG)
1 Tesalonika 5:17, "Tetaplah berdoa."
Berdoa juga artinya tetap tinggal di dalam hadirat Tuhan, jangan sesekali keluar, sesekali masuk, keluar-masuk. Senantiasa mengandalkan Dia, supaya kita bisa berseru kepada-Nya saat membutuhkan kasih karunia dan berkat-Nya. Kata-kata "Tetaplah berdoa" tidak berarti terus-menerus mengucapkan doa yang formal. Sebaliknya, yang dimaksudkan ialah berulang-ulang menaikkan bermacam-macam doa pada segala kesempatan sepanjang hari. Masihkah kita melakukannya?
Lukas 21:36 (BSD), "Hal itu akan terjadi seperti burung masuk perangkap. Kalian harus terus waspada dan selalu berdoa supaya kalian kuat menghadapi semua yang bakal terjadi. Juga supaya apabila Aku, Anak Manusia, menghakimi dunia, kalian tidak akan takut menghadap Aku."
So, whatever you do, don't go to sleep at the switch. Pray constantly that you will have the strength and wits to make it through everything that's coming and end up on your feet before the Son of Man. (MSG)
~ FG