• Suplement Cool CK7
  • 26 Maret 2017
  • Suplement COOL CK7 - Pk. 19:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

PERJUMPAAN DENGAN TUHAN YESUS DAN PENUAIAN BERKAT MELALUI MUJIZAT

Pembacaan Alkitab kita pada sharing minggu ini menjelaskan bagaimana 7 orang murid Yesus (ayat 2) pergi menjala ikan pasca peristiwa menegangkan, membingungkan yakni kematian Kristus, kebangkitan dan beberapa kali penampakan Yesus dalam menjumpai murid-murid. Dalam situasi yang tidak jelas apa yang harus dilakukan, mengingat amanat agung belum disampaikan, Petrus pergi menjala ikan yang kemudian diikuti oleh 6 rekan lainnya. Biar bagaimana pun mereka harus tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Ternyata ada persoalan yang mereka hadapi, yakni sepanjang malam mereka pergi menjala namun tidak menghasilkan apa-apa (ayat 3). Dari sini kita bisa merenungkan, ternyata status yang melekat sebagai murid Yesus dan pengalaman serta keahlian sebagai nelayan tidak membuat mereka luput dari masalah/persoalan. Itu adalah bagian hidup yang harus dijalani semua orang.

Tidak menjala ikan berarti tidak menangkap apa-apa dan itu merupakan persoalan, masalah. Jangankan untuk dijual, yang untuk dimakan saja tidak ada ikan sama sekali. Apa yang terjadi setelah itu?

  1. YESUS Menjumpai Mereka
  2. Ketika hari mulai siang, YESUS berdiri di pantai (ayat 4) menjumpai mereka didalam persoalan mereka, tapi sayangnya mereka tidak mengenali DIA (tidak tahu bahwa itu YESUS). Sebab mungkin saja mereka tidak menduga bahwa YESUS akan menjumpai mereka di hari kerja seperti saat itu dan mungkin juga karena mereka kurang memperhatikan karena mereka memikirkan persoalan mereka dan menganggap yang berdiri di pantai adalah orang lain. Bukankah sebagian dari orang Kristen kadang seperti itu? Mereka berpikir tidak mungkin TUHAN YESUS menjumpai mereka saat hari kerja dan di lokasi pekerjaan mereka, mereka berpikir bahwa YESUS menjumpai mereka di gereja saja saat ibadah. Sebagian juga karena lebih terfokus pada persoalannya sehingga pandangannya tidak terfokus kepada YESUS (distraction by problems of life). TUHAN YESUS menjumpai dan menanyakan kebutuhan mereka dengan cara yang sangat akrab : "hai anak-anak, adakah lauk pauk padamu?" TUHAN YESUS senantiasa peduli dengan kebutuhan hidup kita.

  3. YESUS Memberikan Perintah
  4. "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Dengan jelas dan tegas YESUS memberikan perintah kepada murid-murid-NYA. Murid-murid mendengarkan dan taat melakukan perintah sekalipun tidak masuk akal. Kalau kita ingin mengalami pertolongan TUHAN YESUS dalam persoalan yang kita hadapi, dimulai dengan mendengarkan perintah-NYA dan taat melakukannya sekalipun tidak masuk akal. Darimana kita mengetahui perintah-perintahNYA? Dari Alkitab, itu sebabnya kita harus membaca, merenungkan dan melakukan Firman Tuhan setiap hari. Kedua, dari tuntunan TUHAN yang disampaikan melalui Gembala Jemaat Induk/Gembala Pembina kita. Lakukanlah dengan ketaatan sekalipun tidak masuk akal. Misalnya, Persembahan buah sulung yang kita bawa di bulan Februari yang lalu.

  5. YESUS Memberkati mereka berlimpah
  6. Ketaatan selalu membuahkan hasil. Ketika murid-murid taat melemparkan jalanya ke sisi yang TUHAN YESUS perintahkan, mereka tidak dapat menarik jalanya lagi karena penuh dengan ikan hasil tangkapan (ayat 6). TUHAN YESUS tidak pernah lalai menepati apa yang dikatakan-NYA. DIA pasti memeberkati murid-murid yang taat melakukan perintah-NYA sekalipun tidak masuk akal. Ini adalah penuaian berkat melalui mujizat. Disaat murid-murid mengalami masalah karena tidak ada lauk-pauk, melalui mujizat TUHAN YESUS memberkati mereka yang taat sekalipun tidak masuk akal dengan berlimpah-limpah.

  7. YESUS Bersukutu (fellowship) dengan Mereka.
  8. Tidak berhenti sampai memberkati saja. Tapi TUHAN YESUS bersekutu dengan murid-murid serta menyediakan sarapan bagi mereka. Sarapan termahal bukanlah sarapan dengan orang paling kaya se-dunia. Sarapan termahal dan yang paling istimewa adalah sarapan bersama TUHAN YESUS. Ikan yang ditangkap menjadi alat/sarana untuk bersekutu dengan TUHAN YESUS. demikian juga hendaknya dalam hidup kita. Penuaian berkat melalui mujizat yang kita terima jangan membuat kita jauh dari TUHAN YESUS karena mabuk kemenangan atau terlena dengan zona nyaman, tapi justru membuat kita semakin erat, dekat dan intim dalam persekutuan dengan TUHAN YESUS. Selamat mengalami mujizat penuaian. (DL).

PENERAPAN:

  • Semua anggota Cool harus menjadi pelaku Firman Tuhan
  • Gembala Cool harus peduli, care dan juga memberikan mentoring kepada setiap anggota Cool agar dapat hidup menyenangkan Tuhan dan hidup berkenan kepadaNya.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"