📌 Ringkasan sebelumnya : Markus 8
Yesus memberi banyak perhatian kepada orang-orang yang dianggap rendah oleh para Farisi dan ahli Taurat. Selama tiga hari, mereka terus mengikuti Yesus. Mereka mendengarkan pengajaran-Nya dan menyaksikan perbuatan- Nya yang ajaib. Yesus melihat kesungguhan mereka dan berbelas kasihan. Ia ingin memberikan kebutuhan jasmani yang mereka butuhkan saat ini. Ketika Yesus meminta para murid-Nya menyediakan makanan, mereka malahan berdebat dengan Yesus tentang keterbatasan tempat dan kemampuan mereka. Yesus mengingatkan apa yang mereka miliki saat itu, yaitutujuh roti dan beberapa ikan.
Dengan apa yang tersedia, Yesus mengucap syukur, memecahkannya, dan memberikannya kepada murid- murid-Nya untuk dibagikan. Semua orang yang hadir berkisar 4.000 orang laki-laki, belum terhitung wanita dan anak-anak makan sampai kenyang. Akhirnya, makanan itu tersisa 7 bakul. Tiap bakul berukuran sangat besar melebihi ukuran bakul pada peristiwa pemberian makan 5.000 orang. Sesudah itu, Yesus menyuruh orang banyak kembali ke rumahnya masing-masing. Lalu, Yesus dan murid-murid-Nya ke daerah Dalmanuta.
Tuhan menghargai orang yang sungguh-sungguh mencari dan mau mendengarkan-Nya. Ia menolong melalui cara yang sesuai dengan kebutuhan setiap orang. Tidak ada hal yang terlalu sederhana bagi Tuhan untuk menunjukkan kuasa- Nya. Tuhan peduli dan Ia tahu batas kekuatan kita. Ia sanggup menggunakan apa yang kita miliki untuk menyatakan kemuliaan-Nya. Tuhan tidak ingin kita hanya terpesona menyaksikan kuasa-Nya dan menikmati berkat-Nya belaka. Setelah semua itu, kita kembali ke tempat masing-masing untuk membagikannya kepada orang lain.
📖 Pengantar Markus 9
Dalam Markus 9, Yesus memanggil banyak orang dan murid-murid- Nya untuk mendekat. Ia ingin sebanyak mungkin orang mendengar apa yang akan dikatakan-Nya. Ia berbicara mengenai penyangkalan diri ketika orang-orang ingin mengikut Dia. Ia sungguh adalah Mesias, dan mengikut Dia berarti mengikut Allah yang mengutus- Nya