📌 Ringkasan sebelumnya : Mikha 1
Banyak orang berbuat dosa tanpa merasa bersalah. Mereka mengabaikan fakta bahwa Tuhan ada dan melihat tindakan mereka.
Orang Israel dan orang Yehuda melakukan dosa tanpa takut. Seolah Tuhan tidak ada dan hukum Tuhan tak pernah mereka dengar. Maka datanglah nabi Mikha untuk menyuarakan kemarahan Tuhan. Ia memperingatkan bahwa penghakiman Tuhan akan jatuh atas Israel dan Yehuda. Alam saja gentar menghadapi Dia, masakan manusia tidak takut terhadap Tuhan yang melihat semua kejahatan mereka?
Apa dakwaan Tuhan terhadap Israel? Pemberontakan melawan Allah yang mahakuasa! Sementara Yerusalem telah menjadi tempat penyembahan berhala dan bukan tempat beribadah. Sebab itu Tuhan akan menghukum mereka! Mendengar itu, Mikha berseru agar mereka bertobat: kembali taat dan beribadah kepada Allah. Namun umat tidak mau mendengar dia. Ia meminta agar mereka melakukan keadilan sosial, dengan memperhatikan orang-orang yang membutuhkan pertolongan, tetapi mereka menolak! Mikha jadi berduka. Ia meratapi dosa umat dan penghakiman Allah yang akan jatuh atas kedua bangsa itu.
📖 Pengantar Mikha 2
Materialisme ternyata bukan hanya merajai manusia zaman ini. Orang-orang pada zaman Mikha pun dirasuki dosa itu. Orang-orang Yehuda yang kaya menam-bah harta dengan cara jahat. Mereka menyalahgunakan kekuasaan dengan memaksa orang lain keluar dari rumahnya bila mereka menginginkannya. Ketamakan membuat mereka iri atas segala sesuatu yang dimiliki orang lain. Ini bertentangan dengan Hukum Taurat yang terakhir, yang berkata, "Jangan mengingini rumah sesama-mu...." (Kel. 20:17).