
Sebuah iklan otomotif kendaraan mobil menawarkan garansi 10 tahun atau 1 juta kilometer. Di dunia yang serba tidak pasti, janji seperti itu terdengar luar biasa. Kita terbiasa dengan garansi 40.000 km, 50.000 km, mungkin 80.000 km. Tetapi 1 juta km? Itu seperti mimpi. Pabrikan mobil China itu berani memberikan jaminan karena mereka percaya pada kualitas produk mereka.
Namun, kita diingatkan akan sesuatu yang jauh lebih luar biasa. Manusia memberi garansi 10 tahun, tetapi Tuhan memberi garansi seumur hidup. Apa saja yang Tuhan janjikan:
Tuhan Yesus datang untuk melayani dan memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi kita. Bahkan ketika kita masih berdosa, Kristus telah mati untuk kita.
Roma 5:8 (TSI), "Tetapi Kristus mati bagi kita ketika kita masih hidup sebagai orang berdosa yang memusuhi Allah. Demikianlah Allah menunjukkan bahwa Dia sangat mengasihi kita."
But God put his love on the line for us by offering his Son in sacrificial death while we were of no use whatever to him. (MSG)
Setelah kita diampuni, Tuhan tidak membiarkan kita berjalan tanpa arah. Ia memberikan panduan dan pedoman bagi kehidupan kita.
Mazmur 119:105 (VMD), "Firman-Mu seperti pelita yang menuntun langkahku."
Firman-Mu adalah lampu yang menerangi jalanku supaya aku jangan jatuh. (FAYH)
By your words I can see where I'm going; they throw a beam of light on my dark path. (MSG)
Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Di "lembah paling gelap sekalipun" di hidup kita, Tuhan tetap beserta kita. Ia adalah Gembala yang baik yang mengenal setiap domba-domba-Nya.
Ibrani 13:6 (TSI), "Itu sebabnya, seperti penulis Mazmur, dengan yakin kita bisa berkata, 'TUHAN adalah Penolongku! Aku tidak akan takut. Orang yang memusuhi aku tidak bisa melakukan apa-apa terhadapku.'"
We can boldly quote, God is there, ready to help; I'm fearless no matter what. Who or what can get to me? (MSG)
Jika kita menerima "garansi" seperti itu dari Tuhan, mengapa kita masih sering hidup dalam ketakutan? Mengapa kita masih khawatir akan masa depan, dan tidak percaya, padahal Tuhan berjanji tidak akan membiarkan kita sendiri ataupun berkekurangan?
~ FG