
3 Yohanes 1:2, "Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja."
Saudara yang saya kasihi, saya berdoa kiranya kamu berhasil dalam segala hal dan selalu sehat, sama seperti kehidupan rohanimu yang juga sehat. (TSI)
Sahabatku yang baik, aku berdoa semoga engkau baik-baik saja dan jasmanimu sama sehatnya seperti rohanimu. (FAYH)
We're the best of friends, and I pray for good fortune in everything you do, and for your good health--that your everyday affairs prosper, as well as your soul! (MSG)
Menurut referensi Catatan Full Life, biasanya Allah menghendaki orang percaya itu sehat-sehat dan kehidupan kita disertai berkat-Nya. Dia ingin segala sesuatu beres dengan kita, yaitu bahwa pekerjaan, rencana, motivasi, pelayanan, keluarga kita, dan lainnya berjalan sesuai kehendak dan petunjuk-Nya. Dengan kata lain, berkat Allah melalui penebusan Tuhan Yesus adalah dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani.
Kata 'baik-baik' di atas juga berarti mempunyai perjalanan baik, atau dipimpin pada jalan yang baik. Dengan kata lain, sembari kita orang percaya menjalani keselamatan kita dalam Tuhan Yesus, kita dapat berjalan juga dalam kehendak Allah dan kebenaran-Nya serta menikmati berkat-berkat-Nya.
Namun diingatkan, walaupun kita dapat berdoa supaya Allah menyediakan seluruh kebutuhan, kita harus menyadari Allah mungkin terkadang mengizinkan kita mengalami masa-masa kekurangan. Mengapa? Dengan tujuan utama supaya kita lebih percaya kepada-Nya, mengembangkan iman, dan memiliki ketekunan rohani, serta setia dalam pelayanan.
Kehadiran, pertolongan, dan berkat Allah dalam kehidupan jasmani kita pasti juga berkaitan erat dengan keadaan kehidupan rohani kita. Karena itu, kita mestinya mencari kehendak Allah, menaati tuntunan Roh Kudus, menjaga kekudusan, dan mencintai firman Tuhan, sambil tetap mengerjakan bagian kita.
Sekali lagi hari ini kita diingatkan, walaupun jiwa kita dalam keadaan yang cukup baik, itu tidak berarti kita akan otomatis terbebas mutlak dari kesulitan di bidang-bidang yang ada dalam kehidupan. Namun, semua itu dapat kita dihadapi maupun jalani dengan doa dan sepenuhnya percaya pada penyertaan dan pertolongan Allah. Dengan demikian, kita akanĀ berhasil dalam segala hal, apa pun yang terjadi.
~ FG