
Dalam pertemuan serta menara doa pengerja dan pelayan jemaat beberapa hari yang lalu juga, Pdt. Niko Njotorahardjo diingatkan oleh Tuhan untuk menyampaikan kepada para hamba Tuhan yang hadir bahwa apakah kita benar-benar menghayati pengorbanan Tuhan Yesus dengan sepenuh hati kita? Ataukah hanya sudah menjadi sebuah rutinitas belaka, karena tiap tahun merayakannya melalui perayaan-perayaan hari raya tertentu?
Jika direnungkan, mungkin kita sering kali melakukan banyak hal juga sudah tidak dengan dan dari hati lagi. Mengapa? Karena sudah terasa otomatis, autopilot, ataupun biasa-biasa saja.
Berkaitan dengan itu, sewaktu saya sedang bersaat teduh juga diingatkan melalui firman Tuhan, tentang kesungguhan hati kita, terutama dalam mengasihi Tuhan dan menaati Dia.
Maleakhi 2:2 (MILT), "'Jika kamu tidak mau mendengarkan dan jika kamu tidak menyimpan dalam hati untuk memberi kemuliaan bagi Nama-Ku,' TUHAN alam berfirman, 'maka Aku akan mengirimkan kutuk ke antaramu dan Aku akan mengutuk berkat-berkatmu. Bahkan Aku pun telah mengutuknya, oleh karena tidak ada satu pun dari kamu yang menyimpannya dalam hati.'"
If you refuse to obediently listen, and if you refuse to honor me, GOD-of-the-Angel-Armies, in worship, then I'll put you under a curse. I'll exchange all your blessings for curses. In fact, the curses are already at work because you're not serious about honoring me. (MSG)
DENGARKANLAH, hai para imam, peringatan yang datang dari TUHAN semesta alam ini: "Jika kamu tidak mengubah cara hidupmu dan tidak memuliakan nama-Ku, maka Aku akan menjatuhkan hukuman berat ke atas kamu dan akan mendatangkan kutuk kepadamu. Aku tidak akan memberi kamu berkat seperti yang ingin Kulakukan. Sebenarnya kamu sudah Aku kutuk, karena kamu telah meremehkan hal-hal yang sangat penting bagi-Ku." (FAYH)
Bagaimana dengan kita akhir-akhir ini, entah saat kita bermain musik melayani Dia, memasak bagi keluarga, bahkan mengelap sepatu kita, apakah kita sungguh-sungguh mengerjakannya dan melakukannya dengan hati, segenap hati kita?
Jika kita renungkan secara mendalam pun, sesungguhnya tidak ada satu pun hal dari Tuhan yang dilakukan-Nya tanpa melibatkan hati-Nya, Dia pasti sepenuh hati memberkati, mengasihi, menyertai, dan memberikan yang terbaik bagi setiap kita.
Maleakhi 2:9 (VMD), "Kamu tidak hidup menurut jalan yang Kuberikan. Kamu tidak menerima ajaran-Ku, maka Aku membuat kamu tidak berguna, dan orang tidak akan menghormatimu!"
And so I am showing you up for who you are. Everyone will be disgusted with you and avoid you because you don't live the way I told you to live, and you don't teach my revelation truly and impartially." (MSG)
"So I have made you disgusting, and I have humiliated you in front of all the people, because you have not followed my ways. You have been unfair when applying my teachings." (GWV)
Kolose 3:23 (BIS), "Pekerjaan apa saja yang diberikan kepadamu, hendaklah kalian mengerjakannya dengan sepenuh hati, seolah-olah Tuhanlah yang kalian layani, dan bukan hanya manusia."
Kerjakanlah segala tugas Saudara dengan sungguh-sungguh dan dengan senang hati, seakan-akan Saudara sedang bekerja untuk Tuhan dan bukan hanya untuk tuan Saudara. (FAYH)
Work from the heart for your real Master, for God. (MSG)
~ FG