
Ada satu hal melihat ke belakang yang baik, bukan untuk meratap penyesalan masa lalu, melainkan untuk mengingat kebaikan-kebaikan Tuhan dalam hidup kita di waktu yang telah lalu.
Mazmur 103:2, "Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!"'
Hai jiwaku, pujilah TUHAN, dan jangan lupa betapa baik Dia. (VMD)
Ya, aku akan memuji TUHAN dan tidak melupakan segala kebaikan-Nya kepadaku. (FAYH)
O my soul, bless GOD, don't forget a single blessing! (MSG)
Jadi, jika masih belum atau tidak bisa menatap ke depan, lihatlah dulu sejenak ke belakang untuk merenungkan dan menghitung satu per satu kebaikan Tuhan di masa lalu, yang juga mungkin belum lama berlalu.
Itu akan membangkitkan iman, dan mengingatkan akan kasih kita kepada-Nya maupun kasih setia-Nya kepada setiap kita.
Mazmur 77:11-12 (VMD), "Ya TUHAN, aku mengingat yang telah Kaulakukan dahulu. Aku mengingat hal yang mengagumkan yang telah Kaulakukan dahulu. Aku merenungkan semuanya itu. Aku merenungkan hal itu sepanjang masa."
Aku ingat akan banyaknya mujizat yang dahulu dilakukan-Nya bagiku. Perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib selalu ada dalam ingatanku. Aku tidak dapat melupakannya. (FAYH)
Once again I'll go over what GOD has done, lay out on the table the ancient wonders; I'll ponder all the things you've accomplished, and give a long, loving look at your acts. (MSG)
Mazmur 143:5 (VMD), "Aku teringat akan yang terjadi pada waktu yang lalu. Aku memikirkan tentang banyak hal yang telah Kaulakukan. Aku membicarakan tentang yang Engkau lakukan dengan tangan-Mu."
I remember the days long ago. I reflect on all that you have done. I carefully consider what your hands have made. (GWV)
Jadi, sudahkah kita mengingat kebaikan apa yang Tuhan beri, lakukan, dan perbuat bagi kita?
~ Yuliana Sondakh