
Di era informasi saat ini, kita sering melihat fenomena di mana fakta diputarbalikkan agar sesuai dengan agenda atau narasi tertentu, sayangnya perilaku seperti ini tidak hanya terjadi di ranah politik atau media sosial, tetapi juga merambah ke dalam kehidupan sehari hari, bahkan mungkin dalam komunitas gereja.
Banyak orang mempraktikkan kemunafikan, berwajah ganda atau bermuka dua, padahal firman Tuhan mengingatkan bahwa orang-orang yang semacam ini sangat dibenci Tuhan. Orang yang suka memutarbalikkan fakta itu tentu bukan sekadar licik, tetapi juga berwajah ganda.
Amsal 17:20, "Orang yang serong hatinya tidak akan mendapat bahagia, orang yang memutar-mutar lidahnya akan jatuh ke dalam celaka."
Orang yang berpikiran jahat tidak akan bahagia, dan orang yang sering berbohong akan terjerumus ke dalam masalah. (TSI)
Orang jahat menaruh curiga terhadap semua orang dan akan jatuh ke dalam kesulitan. (FAYH)
A bad motive can't achieve a good end; double-talk brings you double trouble. (MSG)
Sebagai anak-anak terang atau yang dalam kebenaran, kita diajak untuk hidup dalam kejujuran, bukan kepura-puraan. Untuk hidup sederhana dalam kejujuran. Mengatakan ya di atas ya, dan tidak di atas tidak. Karena itu, sekecil apa pun jangan menjadi bagian dari penyebar berita yang tidak benar.
Matius 5:37, "Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat."
Jadi biarlah kamu hanya berkata, 'Itu benar' kalau hal itu benar, atau 'Itu salah' kalau hal itu salah. Janganlah menambah apa pun untuk menguatkan sumpah atau perjanjianmu, karena apa pun yang kamu tambahkan berasal dari iblis." (TSI)
Katakan saja 'Ya' atau 'Tidak'. Itu sudah cukup. Meneguhkan janji dengan sumpah menunjukkan bahwa ada sesuatu yang tidak beres. (FAYH)
Just say 'yes' and 'no.' When you manipulate words to get your own way, you go wrong. (MSG)
Sebagai orang yang munafik atau berwajah ganda itu sangat berbahaya, dan apabila kedapatan melakukannya, maka pasti akan merusak kepercayaan dari seseorang. Sekali kebohongan terungkap, kepercayaan yang dibangun bertahun-tahun pun mungkin akan runtuh dalam sekejap, lalu menghancurkan kehidupan seseorang.
Amsal 12:22 Orang yang dusta bibirnya adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi orang yang berlaku setia dikenan-Nya.
Allah senang akan orang yang memegang janji, dan benci akan orang yang tidak menepati janji. (FAYH)
God can't stomach liars; he loves the company of those who keep their word. (MSG)
Pembohong dan penipu tidak akan dapat merasa aman sepenuhnya, karena pasti pada waktunya kebohongan akan terbongkar, serta kebenaran yang akan terungkap, itu sebabnya tidak ada satupun dari pembohong yang hidupnya beruntung dalam Tuhan.
Mari meminta Roh Kudus menyucikan hati kita dari keinginan untuk memanipulasi kebenaran. Hati yang tulus lebih berharga daripada sekadar kesuksesan yang dibangun di atas kebohongan.
Percayalah, Tuhan mengasihi orang yang jujur, dan kebenaran akan memerdekakan kita.
~ IHT