
Kemarin kita telah membahas tentang bersungut, yang dapat membuat kita lupa akan kebaikan-kebaikan Tuhan. Ya, karena kecenderungan kita memang adalah untuk melupakan.
Sering kali mungkin kita hanya mengingat kebaikan-kebaikan-Nya kalau mengalami hal-hal besar, namun jarang terhadap perkara-perkara yang terasa kecil. Padahal, kita perlu juga bersyukur dan mengingat kebaikan-Nya meski untuk hal-hal yang kecil, supaya kita tetap memilih melakukan apa yang benar ketika terjadi perkara-perkara yang sulit.
Mazmur 103:1-2, "Pujilah TUHAN, hai jiwaku! -- Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!"
O my soul, bless GOD. From head to toe, I'll bless his holy name! O my soul, bless GOD, don't forget a single blessing! (MSG)
Perhatikan juga kata 'segala', baik besar maupun kecil, baik yang telah lalu maupun yang baru saja kita alami belakangan ini, ingat-ingatlah akan kebaikan Tuhan.
Ps. Billy Lantang mengatakan, "Selama masih ada napas hidup, ingatlah akan kebaikan Tuhan…"
Matthew Henry mengingatkan, agar kita bisa kembali memuji-muji Allah, kita harus mengingat dengan rasa syukur segala belas kasihan yang telah kita terima dari-Nya: janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Jika kita tidak mengucap syukur atas semua itu, maka itu berarti kita melupakannya. Sungguh tidaklah adil dan tidak berbudi bila kita melupakannya, karena dalam semua kebaikan Allah ada begitu banyak hal yang patut diingat.
Mengingat kebaikan-kebaikan Tuhan dapat membuat, menyadarkan kita untuk tetap berserah, berharap, dan bersandar pada-Nya ketika ada keadaan-keadaan sulit mendera dan pergumulan besar yang melanda.
Sekedar merenungkan siapa Tuhan dan apa yang telah Ia lakukan bagi kita akan membawa sukacita di hati sebagai seorang percaya yang sejati. Jika bukan karena Dia dan kebaikan-Nya, mana mungkin kita sampai seperti sekarang ini?
Mazmur 103:5a (VMD), "Allah memberikan banyak yang baik kepada kita."
Ia memenuhi hidupku dengan hal-hal yang baik. (FAYH)
He wraps you in goodness--beauty eternal. (MSG)
~ FG