Kita sedang memperingati dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81. Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya dimaknai secara politik, tapi terlebih juga dalam hal pikiran. Kita harus merdeka dalam pikiran; bebas dari ketakutan, kecemasan, kekuatiran dan berbagai belenggu yang bisa merusak pikiran kita.
Realita kesehatan mental hari ini :
• 1 miliar lebih orang di dunia hidup dengan gangguan kesehatan mental.
• Kurang lebih 7 juta anak telah menjalani skrining CKG 2025 - 2026; 4,4% menunjukkan gejala cemas dan 4,8% gejala depresi.
• US$1 Triliun kerugian ekonomi global per tahun akibat depresi dan kecemasan.
• 10,7 % anak melaporkan pernah mencoba bunuh diri pada 2023, naik dari 3,9% pada 2015.
Kemerdekaan sejati bukan hanya bebas dari penjajahan di luar, tetapi juga bebas dari hal-hal yang menjajah pikiran kita di dalam.
Dari penelitian yang dilakukan oleh DR. Lee Warren, ia mengatakan bahwa Tuhan menciptakan otak manusia dengan Penguasaan Diri (Self Control). Otak kita mampu memeriksa setiap pikiran yang muncul, melakukan ‘thought biopsy’, dan menggantinya dengan pikiran yang sehat, benar dan membangun melalui proses ‘neuroplasticity’
Filipi 4 : 4 - 9
Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan ! Sekali lagi kukatakan : Bersukacitalah ! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.
Freedom Within - 5 R :
• Rejoice (Bersukacita)
(Ay.4) Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan ! Sekali lagi kukatakan : Bersukacitalah !
Don’t let your problem become bigger in your mind than GOD (Jangan biarkan masalahmu menjadi lebih besar di pikiranmu daripada Allah).
Dengan sukacita dari Tuhan yang memenuhi pikiran kita maka tidak akan hal apa pun di sekitar kita yang mampu mempengaruhi bahkan merampas damai sejahtera dalam hidup.
• Release (Melepaskan)
(Ay. 5) Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! (Let your gentleness be evident to all. The Lord is near).
Meskipun perlakuan buruk kita terima, pikiran kita tetap dalam kendali penuh sehingga kita dimampukan tidak membalas dengan kejahtan tapi tetap membalas dengan kebaikan.
Roma 12 : 21
Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!
Roma 12 : 14
Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk !
• Replace (Ganti)
(Ay. 6) Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
Ketika kita bersukacita dalam Tuhan, melepaskan berkat dan pengampunan, maka segala bentuk kekuatiran dan ketakutan akan lenyap dan diganti dengan doa, iman dan ucapan syukur kepada Tuhan.
Sebelum Tuhan meninggikan seseorang, Dia mengajarinya cara berlutut.
Berkat dan perkenanan Tuhan hanya bisa dialami oleh orang-orang yang hidup dalam ketaatan pada Firman Tuhan, termasuk menyerahkan kendali pikiran kita kepada kuasa Firman Tuhan, berdoa dan hidup dalam ucapan syukur. Dengan demikian, hati dan pikiran kita akan dipenuhi dengan damai sejahtera Allah. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
• Repeat (Ulangi)
(Ay. 8 - 9) Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.
Repetition creates long term memory (Pengulangan menciptakan ingatan jangka panjang). Mengingat, mendengar, dan melakukan hal-hal yang baik, benar dan suci akan menjernihkan pikiran dan kekuatan kontrol terhadap emosi kita agar kita bisa menikmati hidup dalam damai sejahtera Allah.
• Rest (Istirahat)
Istirahatkan tubuh dan pikiran kita. Istirahat yang cukup akan menolong kesehatan mental, perilaku dan seluruh tubuh kita.
Berikut keterangan mengenai apa yang terjadi di otak kita dan apa artinya :
• Korteks prefrontal bekerja kurang efektif : fokus, penilaian, kontrol diri dan pengambilan keputusan menjadi lebih aman
• Amigdala menjadi reaktif : kita menjadi lebih cemas, mudah marah, takut dan lebih reaktif secara emosional
• Koneksi antar korteks prefrontal dan amigdala melemah : «Otak» yang berpikir menjadi lebih sulit menenangkan “otak emosional”
• Sistem stress menjadi lebih aktif : Tubuh dan otak tetap berada dalam keadaan stres yang lebih tinggi
Penelitian mengenai cara kerja otak manusia yang dilakukan oleh DR. Lee Warren menunjukkan bahwa pengetahuan tidak bertentangan dengan kebenaran Firman Tuhan, tapi mendukung apa yang dikatakan Alkitab mengenai kendali terhadap pikiran kita.
Selamat memiliki pikiran yang sehat dan merdeka !
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



