Keadaan hari-hari ini sedang tidak menentu, tetapi Tuhan sudah berjanji akan memberkati kita dengan hidup yang berkelimpahan di dalam-Nya, seperti halnya ketika Tuhan membawa umat Israel keluar dari perbudakan di Mesir dan padang gurun menuju Tanah Perjanjian.
Bagaimana cara untuk kita dapat menikmati berkat yang berkelimpahan di dalam Tuhan? Ada tiga kunci yang penting kita perhatikan dan pelajari untuk mendapatkan hidup yang berkelimpahan.
Bilangan 12:1-2
Miryam serta Harun mengatai Musa berkenaan dengan perempuan Kush yang diambilnya, sebab memang ia telah mengambil seorang perempuan Kush. Kata mereka: ”Sungguhkah Tuhan berfirman dengan perantaraan Musa saja? Bukankah dengan perantaraan kita juga Ia berfirman?” Dan kedengaranlah hal itu kepada Tuhan.
Sebenarnya, bukan hanya Musa yang dipakai oleh Tuhan, Miryam, dan Harun juga dipakai oleh-Nya (Keluaran 3 dan 15). Namun, setiap orang dipakai sesuai dengan talenta, dan Musa menjadi pemimpin karena menerima otoritas langsung dari Tuhan. Kedua saudara atau kakak dari Musa ini kesal karena melihat Musa mereka dipakai Tuhan, dan mereka ingin berada di posisi Musa. Mereka meragukan Musa dan ingin memberontak kepadanya, namun sebenarnya mereka berdua sedang memberontak kepada Tuhan.
Yakobus 1:19
Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;
Cepat mendengar, lambat berkata, lambat untuk marah, hati-hatilah dengan lidah maupun kata-kata kita karena lidah serta perkataan kita memiliki kuasa. Jangan seperti Miryam dan Harun pada ayat di atas.
• Tuhan Ingin Kita Memiliki Karakter Rendah Hati
Bilangan 12:3-5
Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya, lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi. Lalu berfirmanlah Tuhan dengan tiba-tiba kepada Musa, Harun dan Miryam: ”Keluarlah kamu bertiga ke Kemah Pertemuan.” Maka keluarlah mereka bertiga. Lalu turunlah Tuhan dalam tiang awan, dan berdiri di pintu kemah itu, lalu memanggil Harun dan Miryam; maka tampillah mereka keduanya.
• Tuhan Dekat Pada Orang yang Setia Kepada-Nya
Bilangan 12:6-8
Lalu berfirmanlah Ia: ”Dengarlah firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku, Tuhan menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi. Bukan demikian hamba-Ku Musa, seorang yang setia dalam segenap rumah-Ku. Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa Tuhan. Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?”
Tuhan dekat pada Musa karena dia adalah orang yang setia kepada-Nya. Musa berhadap-hadapan langsung dengan Tuhan, berbeda dengan Abraham yang melalui penglihatan (Kejadian 15), ataupun Yakub melalui mimpi (Kejadian 28).
Ibrani 12:14
Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.
• Cek Kembali Kehidupan Rohani
Bilangan 12:9-11
Sebab itu bangkitlah murka Tuhan terhadap mereka, lalu pergilah Ia. Dan ketika awan telah naik dari atas kemah, maka tampaklah Miryam kena kusta, putih seperti salju; ketika Harun berpaling kepada Miryam, maka dilihatnya, bahwa dia kena kusta! Lalu kata Harun kepada Musa: ”Ah tuanku, janganlah kiranya timpakan kepada kami dosa ini, yang kami perbuat dalam kebodohan kami.
Pribadi yang mengajak Harun untuk menemui Musa ialah Miryam, maka dia terkena kusta. Harun langsung takut dan memohon kepada Musa untuk kesembuhan bagi Miryam. Karakter Harun mungkin adalah people pleaser atau selalu ingin membahagiakan, menyenangkan semua orang lain, namun Harun juga pernah melakukan kesalahan (Keluaran 32:1-6).
• Mengampuni Akan Melepaskan Berkat (Yesaya 53:7)
Bilangan 12:12-14
Janganlah kiranya dibiarkan dia sebagai anak gugur, yang pada waktu keluar dari kandungan ibunya sudah setengah busuk dagingnya.” Lalu berserulah Musa kepada Tuhan: ”Ya Allah, sembuhkanlah kiranya dia.” Kemudian berfirmanlah Tuhan kepada Musa: ”Sekiranya ayahnya meludahi mukanya, tidakkah ia mendapat malu selama tujuh hari? Biarlah dia selama tujuh hari dikucilkan ke luar tempat perkemahan, kemudian bolehlah ia diterima kembali.”
Ketika kita menghadapi masalah, kita harus tenang, diam, dan mulai berdoa. Kalimat pertama yang keluar dari mulut Musa adalah meminta Tuhan menyembuhkan Miryam yang terkena kusta. Pada akhirnya, Tuhan menyembuhkan Miryam. Pembalasan atas orang yang memfitnah kita adalah hak prerogatif Tuhan (Roma 12:19-21).
Kitab Bilangan 12 ini adalah pembuka ketika bangsa Israel masuk ke peperangan di Kanaan dengan sikap hati yang salah. Karena sikap hati yang salah, pada akhirnya mereka kalah. Di kitab Bilangan ini, juga terdapat cerita tentang para 12 pengintai. Pemberontakan demi pemberontakan kemudian terjadi di ayat-ayat selanjutnya. Hati bangsa Israel terpenjara karena selalu mengingat-ingat ketika mereka ada di Mesir.
Kunci mendapatkan Abundant Blessings atau hidup yang berkelimpahan di dalam Tuhan:
1. Memiliki Hati yang Benar
Yosua rendah hati, Musa berbesar hati serta mendukung Yosua.
Bilangan 27:18-23
Lalu TUHAN berfirman kepada Musa: "Ambillah Yosua bin Nun, seorang yang penuh roh, letakkanlah tanganmu atasnya, suruhlah ia berdiri di depan imam Eleazar dan di depan segenap umat, lalu berikanlah kepadanya perintahmu di depan mata mereka itu dan berilah dia sebagian dari kewibawaanmu, supaya segenap umat Israel mendengarkan dia. Ia harus berdiri di depan imam Eleazar, supaya Eleazar menanyakan keputusan Urim bagi dia di hadapan TUHAN; atas titahnya mereka akan keluar dan atas titahnya mereka akan masuk, ia beserta semua orang Israel, segenap umat itu." Maka Musa melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya. Ia memanggil Yosua dan menyuruh dia berdiri di depan imam Eleazar dan di depan segenap umat itu, lalu ia meletakkan tangannya atas Yosua dan memberikan kepadanya perintahnya, seperti yang difirmankan TUHAN dengan perantaraan Musa.
2. Menjalani Hidup yang Benar
Hidup ini hanya sementara, namun kekekalan itu selamanya. Tuhan tidak mau Miryam dan Harun meninggal dalam hati maupun hidup yang penuh dosa.
Bilangan 20:1, 28
Kemudian sampailah orang Israel, yakni segenap umat itu, ke padang gurun Zin, dalam bulan pertama, lalu tinggallah bangsa itu di Kadesh. Matilah Miryam di situ dan dikuburkan di situ. Musa menanggalkan pakaian Harun dan mengenakannya kepada Eleazar, anaknya. Lalu matilah Harun di puncak gunung itu, kemudian Musa dengan Eleazar turun dari gunung itu.
3. Beribadah Secara Benar
Ketika Yosua sudah memegang tampuk kepemimpinan, ia tahu hati bangsa Israel mendua. Banyak yang menyembah berhala ketika mereka berperang. Padahal, beribadah adalah sesuatu yang menyenangkan hati Tuhan. Karena itu, kita beribadahlah secara benar kepada Tuhan Yesus.
Yosua 24:14-15
Oleh sebab itu, takutlah akan Tuhan dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada Tuhan. Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada Tuhan, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan!
Di kitab Ulangan 34, diceritakan Musa naik ke sebuah gunung, dia melihat Tanah Kanaan. Secara tujuan, dia waktu itu sebenarnya tidak 100% berhasil, tetapi dia melakukan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan kata lain, Musa seorang yang setia dalam beribadah. Musa pun meninggal dalam usia 120 tahun, setelah melakukan tugas serta tanggung jawab yang dari Tuhan, dan tetap bertahan sampai akhir.
Hiduplah berkemenangan, lakukan tugas-tugas kita secara penuh tanggung jawab, maka Tuhan akan menyertai dan memberkati kita sehinga hidup dengan kelimpahan.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



