Roma 6 : 17 - 22
Tetapi syukurlah kepada Allah ! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu. Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran. Aku mengatakan hal ini secara manusia karena kelemahan kamu. Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan yang membawa kamu kepada kedurhakaan, demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan. Sebab waktu kamu hamba dosa, kamu bebas dari kebenaran. Dan buah apakah yang kamu petik dari padanya ? Semuanya itu menyebabkan kamu merasa malu sekarang, karena kesudahan semuanya itu ialah kematian. Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.
Setiap bulan Agustus, bangsa Indonesia merayakan hari Kemerdekaan dengan penuh sukacita. Kemerdekaan dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, memiliki hak untuk menentukan masa depan, serta menikmati kehidupan sebagai bangsa yang berdaulat. Kemerdekaan seperti ini merupakan anugerah yang patut disyukuri dan diperjuangkan.
Namun, iman Kristen mengajarkan bahwa kemerdekaan memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar kebebasan secara politik, sosial, atau ekonomi. Kemerdekaan menurut iman Kristen adalah kebebasan dari kuasa dosa agar kita dapat hidup sesuai dengan kehendak Allah. Dosa telah memperbudak manusia sejak kejatuhan di Taman Eden, akibatnya, manusia terikat oleh berbagai belenggu seperti kesombongan, hawa nafsu, kebencian, ketakutan, kecanduan, keserakahan, dan berbagai kebiasaan yang menjauhkan manusia dari Allah. Karena itu, kemerdekaan sejati bukan hanya berbicara tentang perubahan keadaan di luar diri manusia, tetapi terutama tentang pembebasan hidup dan hati dari kuasa dosa.
Melalui Roma 6 : 17 - 22 kita belajar bahwa kemerdekaan yang sejati selalu menghasilkan kehidupan yang berubah.
A. Kemerdekaan dimulai dengan ketaatan kepada Kristus.
Roma 6 : 17 - 18
Tetapi syukur kepada Allah ! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah menaati pengajaran ...
Paulus mengingatkan jemaat Roma akan masa lalu mereka. Mereka dahulu adalah hamba dosa. Seorang hamba tidak memiliki kebebasan; hidupnya dikendalikan oleh tuannya. Demikian pula orang yang hidup di luar Kristus dikuasai oleh dosa.
Paulus berkata, Tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah menaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu. Perubahan itu terjadi bukan karena usaha mereka sendiri, melainkan karena mereka menerima Injil dan menaati firman Tuhan dengan sepenuh hati.
Ketaatan kepada Kristus membawa mereka keluar dari perbudakan dosa menuju kehidupan yang baru.
Perhatikan bahwa Paulus tidak mengatakan mereka menjadi sempurna, tetapi mereka mengalami perubahan status. Dari hamba dosa menjadi hamba kebenaran. oleh karena itu, kemerdekaan yang sejati dimulai ketika kita menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Kristus dan memilih untuk hidup di bawah pemerintahan-Nya.
Orang yang benar-benar merdeka bukanlah orang yang hidup menurut keinginannya sendiri, tetapi orang yang dengan sukacita hidup dalam ketaatan kepada Tuhan.
Yohanes 8 : 31 - 32
Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya : Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.
B. Kemerdekaan mengubah cara hidup.
Roma 6 : 19 - 20
... serahkanlah anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kepada pengudusan.
Paulus memakai istilah "anggota tubuh" untuk menggambarkan seluruh kehidupan kita: pikiran, mata, mulut, tangan, kaki, waktu, talenta, dan semua yang kita miliki. Dahulu semuanya dipakai untuk dosa. Sekarang semuanya dipakai untuk kemuliaan Allah. Kemerdekaan Kristen bukan berarti hidup sesuka hati. Dunia menganggap bebas berarti melakukan apa pun yang diinginkan. Tetapi Alkitab mengajarkan bahwa kebebasan sejati adalah kemampuan untuk memilih hidup benar. Perubahan status harus menghasilkan perubahan karakter.
Efesus 4 : 22 - 24
Yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
C. Kemerdekaan menghasilkan buah yang kekal.
Roma 6 : 21 - 22
... kamu beroleh buah yang membawa kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.
Paulus mengajak jemaat melihat dua jalan kehidupan. Jalan pertama adalah hidup dalam dosa. Hasil akhirnya adalah rasa malu dan kebinasaan. Jalan kedua adalah hidup dalam Kristus. Hasilnya adalah pengudusan dan hidup yang kekal.
Inilah perbedaan yang paling mendasar. Dosa selalu menjanjikan kesenangan sesaat, tetapi berakhir dengan kehancuran. Kristus memanggil kita menyangkal diri dan pada akhirnya membawa kita kepada kehidupan yang kekal.
Kemerdekaan dalam Kristus menghasilkan buah yang dapat dilihat oleh orang lain :
• Hidup yang semakin kudus
• Kasih yang semakin nyata
• Kesetiaan dalam pelayanan
• Karakter yang semakin serupa Kristus
Yohanes 15 : 4 - 5
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
Take Home Messages :
Roma 6 : 17 - 22 mengajarkan bahwa kemerdekaan dalam Kristus bukan hanya mengubah status kita, tetapi juga mengubah seluruh arah kehidupan kita.
Kemerdekaan yang mengubah hidup adalah :
1. Kemerdekaan yang dimulai dengan ketaatan kepada Kristus.
2. Kemerdekaan yang mengubah cara hidup menuju kekudusan.
3. Kemerdekaan dalam Kristus menghasilkan buah yang kekal.
Orang percaya dipanggil untuk hidup sebagai pribadi yang benar-benar merdeka, bukan bebas untuk berbuat dosa, tetapi bebas untuk mengasihi Allah, menaati firman-Nya, dan menghasilkan buah yang memuliakan-Nya.
Jika masih ada dosa yang mengikat, kebiasaan lama yang sulit dilepaskan, atau pergumulan yang membuat kita merasa tidak bebas, ingatlah bahwa Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu, marilah kita hidup sesuai dengan identitas baru kita sebagai hamba kebenaran.
Kemerdekaan yang sejati bukanlah kebebasan melakukan apa yang kita inginkan, tetapi kemerdekaan sejati adalah: setiap orang yang menerima kuasa dari Kristus untuk melakukan segala sesuatu yang berkenan kepada Allah.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



