Transformasi tidaklah mudah. Tetapi Alkitab ingin kita bertransformasi salah satunya mengubah cara kita berpikir.
Perubahan tidak akan terjadi, jika kita tidak menginginkannya. Perubahan terjadi saat kita menyalibkan kedagingan kita. Kita sudah tahu bahwa kita harus menjaga hati kita. Kita harus menjaga pintu hati kita, karena apa pun yang masuk, itu bisa duduk dan bertakhta di hati kita.
Bukan hanya menjaga hati, tetapi menjaga juga pikiran kita. Begitu banyak berita negatif, jadi jangan sering mendengar atau membaca sosial media. Tuhan tidak melindungi kita dari hal-hal ini, kitalah yang harus bertanggung jawab menjaga ini.
Roma 12:1-2
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Galatia 2:19
Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat , supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus
Pintu masuk gerbang kita adalah lima pancaindra kita. Kita harus menjaga itu semua agar sejalan dengan firman Tuhan dan kehendak-Nya. Karena dosa tidak berawal dari pikiran kita, tetapi dari pancaindra kita. Namun, pikiran kitalah yang memutuskan. Orang Kristen yang benar harus menolak sesuatu yang bukan dari Tuhan.
1. Mata.
Mata adalah pancaindra pertama yang akan masuk ke pikiran lalu masuk ke perasaan kita dan akhirnya melakukan hal yang salah. Kecanduan akan sesuatu semua berawal dari “sekali lagi”. Kekudusan itu dari Tuhan. Kita harus memiliki hubungan yang lebih intim dengan Tuhan. Semestinya kita tidak akan melihat sesuatu yang Tuhan tidak akan pernah ingin untuk lihat.
2. Telinga.
Tuhan tidak suka dan tidak akan mendengar lagu-lagu pemuja setan. Itu sebabnya, kita tidak mendengar lagu-lagu seperti tersebut.
3. Hidung.
Tuhan menciptakan hidung untuk menghirup udara, tetapi tidak dengan menghirup obat-obatan terlarang.
4. Tangan.
Tuhan tidak pernah menciptakan tangan untuk memukul, mencuri. Tuhan menciptakan tangan untuk bertepuk tangan dan menyembah Dia, serta bekerja melakukan sesuatu yang baik.
5. Mulut.
Mulut kita diciptakan untuk memuji Tuhan. Mari renungkan, apakah kita memberkati orang lain atau justru mengutuki orang lain dengan mulut kita. Kita harus berhati-hati dengan apa yang kita ucapkan.
Mengapa kita harus menjaga pancaindra kita? Cara kita berpikir menentukan siapakah kita. Iblis tahu tentang ini, dia ingin kita jatuh dalam dosa. Sehingga dosa itu memisahkan kita dengan Tuhan. Iblis ingin mengontrol pikiran kita. Setelah itu dia mengontrol kita.
Amsal 23:7a
Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia.
Kita harus menutup itu dari si Iblis. Bagaimana caranya? Kita harus memenuhi pikiran kita dengan firman Tuhan. Pikiran tidak benar adalah pikiran untuk menolak firman, membuat kita berpikir bahwa kita lemah, harus serupa dengan dunia ini.
Lukas 10:19
Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.
Jangan pernah biarkan Iblis masuk ke dalam pikiran kita. Kita harus lawan dengan firman Tuhan.
Kita harus peka, manakah kehendak kita dan mana kehendak Tuhan. Kita harus menjadi serupa dengan Tuhan, bukan dunia ini.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



