Tanda orang yang sudah lahir baru di dalam Tuhan, bukanlah sekadar menampilkan tampilan luar atau lahiriah saja, namun apakah kerajaan Allah menjadi yang terutama di dalam hidupnya? Apalagi, menjadi seorang Kristen sesungguhnya adalah menjadi wakil-Nya di dalam dunia ini, perwakilan kerajaan Allah.
Tanpa mengalami kelahiran baru, kita tidak akan dapat melihat kerajaan Allah, dan Yesus Kristus mungkin belum menjadi Raja di dalam hati dan hidup kita, melainkan segala sesuatu serta hal-hal yang lainnya (Yohanes 3:1-21).
Jangan jadi seperti Nikodemus yang sebelumnya tidak mengerti arti lahir baru, padahal ia adalah ahli agama. Dengan kata lain, menjadi seorang yang beragama belum tentu menyadari arti yang sesungguhnya lahir baru, keintiman dan relasi dengan Tuhan, terutama identitasnya di dalam Dia. Tuhan mau kita supaya memerintah dan hidup seturut kehendak Allah.
Kejadian 1:26
Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
Kehidupan ataupun tubuh kita bukanlah sesuatu yang jahat atau salah, melainkan sekadar keinginan daging dan menurutinyalah yang jahat dan salah. Sebab, tanpa menjaga dan merawat tubuh dengan baik, kita mungkin tidak akan dapat melayani dengan baik, namun memang bukan menjaga dan merawat tubuh hanya untuk memenuhi keinginannya atau memuaskan keinginan kedagingan.
Tuhan ingin supaya kita serupa dan segambar dengan Dia agar kita menggambarkan Tuhan di dalam dunia ini, dengan kata lain, orang-orang lain yang ada di sekitar kita boleh dapat melihat Tuhan Yesus melalui hidup kita, apalagi di tengah keadaan hidup saat-saat ini.
Efesus 2:10
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.
Milikilah kerinduan serta komitmen untuk mengagungkan dan menyembah Tuhan, bukan lain-lainnya seperti uang ataupun yang lainnya. Karena itu, kembalilah pada identitas maupun posisi kita yang sesungguhnya, yaitu menerima otoritas dari Tuhan. Itulah “peradaban” kita yang sesungguhnya pada awalnya, dan yang benar. Orang yang mengetahui identitas serta dapat mengindentifikasi, maka akan dapat melihat cara yang baik dan jalan keluar.
Kejadian 2:19
Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu.
Jangan seperti Adam yang mengabaikan, dengan kata lain, ia tidak mengerjakan apa yang seharusnya ia lakukan, dan melakukan apa yang seharusnya tidak ia kerjakan. Adam juga pernah kehilangan keimamamnya di dalam “keluarganya”, sehingga Hawa mendengarkan apa yang menjadi kelicikan dan dusta Iblis untuk merayunya untuk tidak menaati kehendak Tuhan.
Kejadian 3:1, 4-5
Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" ... Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.”
Peradaban yang kita alami sekarang bukan menghidupi dan melihat apa yang menjadi kehendak Tuhan, melainkan segala sesuatu yang lainnya. Hati-hati, makin banyak fasilitas yang kita nikmati, bisa saja kita tidak lagi memandang pada Tuhan, makin mengingini hal yang lainnya, popularitas, dan keakuan atau keegoisan. Jika kita tidak melihat pada Allah dan kehendak-Nya, kita akan mulai kebingungan, panik, stres dengan hal-hal yang mungkin tidak penting, dan mengandalkan diri sendiri. Ikutilah teladan Tuhan Yesus yang tetap setia menaati kehendak Allah Bapa.
Lukas 4:5-6
Kemudian ia membawa Yesus ke suatu tempat yang tinggi dan dalam sekejap mata ia memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia. Kata Iblis kepada-Nya: "Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki.”
Kita diingatkan, untuk jangan mencobai Allah (meminta Dia bekerja atau menjawab doa-doa kita, sedangkan karakter kita tidak sesuai dengan apa yang kita doakan dan mintakan kepada-Nya). Dengan kata lain, kita meminta Allah memberkati kita, sedangkan hidup maupun keluarga kita berantakan, tidak menjaga kekudusan, dan melakukan hal-hal bejat lainnya.
Tuhan Yesus turun ke dunia untuk “menghantam” sistem-sistem dunia dan peradabannya yang serba salah. Kesombongan duniawi “dihantam” oleh kerendahan hati-Nya. Sadarilah, ada pertempuran peradaban antara sistem atau cara-cara dunia yang sudah jatuh ini, dengan sistem kerajaan Allah. Sistem peradaban dunia sering kali hanyalah tentang aku, aku, dan aku, meskipun mungkin terlihat hidup secara rohani, bahkan berdoa.
1 Yohanes 2:15-17
Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.
Jadi pertanyaannya, adakah sistem-sistem pola dunia di dalam diri dan hidup kita, atakah sistem-sistem nilai serta prinsip kerajaan Allah? Di hidup ini, janganlah takut untuk dilupakan, sebab jika takut dilupakan, kita akan perhitungan. Namun, janganlah takut, sebab Tuhan tidak akan pernah sekali-kali melupakan kita.
Diingatkan juga, pelayanan yang sesungguhnya di manapun kita berada, tidaklah sekadar membutuhkan seorang pahlawan atau yang sok dan punya hati yang keras, melainkan justru seorang dengan hati seorang hamba yang siap sedia senantiasa, ke manapun Tuhan membawa serta meletakkannya.
2 Korintus 11:1-3
Alangkah baiknya, jika kamu sabar terhadap kebodohanku yang kecil itu. Memang kamu sabar terhadap aku! Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus. Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
(Versi NKJV)
Oh, that you would bear with me in a little folly––and indeed you do bear with me. For I am jealous for you with godly jealousy. For I have betrothed you to one husband, that I may present you as a chaste virgin to Christ. But I fear, lest somehow, as the serpent deceived Eve by his craftiness, so your minds may be corrupted from the simplicity that is in Christ.
Fokuslah hanya pada Satu Pribadi, Kristus Yesus. Fokus pada satu tujuan, yaitu meninggikan dan memulikan nama Allah. Fokus pada kehendak Allah, apa pun yang menjadi panggilan, posisi, maupun pekerjaan kita. Berkat yang kita terima dalam kehidupan, apa pun itu bentuknya, adalah hanya sebuah “bonus”. Seorang yang semakin fokus, ia akan sederhana. Hati-hatilah dengan kesatuan yang tanpa tujuan Allah, sebab akan membuat manusia menjadi aman dan nyaman tanpa Dia
Kejadian 10:1, 8-10
Inilah keturunan Sem, Ham dan Yafet, anak-anak Nuh. Setelah air bah itu lahirlah anak-anak lelaki bagi mereka ... Kush memperanakkan Nimrod; dialah yang mula-mula sekali orang yang berkuasa di bumi; ia seorang pemburu yang gagah perkasa di hadapan TUHAN, sebab itu dikatakan orang: "Seperti Nimrod, seorang pemburu yang gagah perkasa di hadapan TUHAN." Mula-mula kerajaannya terdiri dari Babel, Erekh, dan Akad, semuanya di tanah Sinear.
Kejadian 11:1
Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya.
Janganlah ikut sistem dunia yang mau jauh-jauh dari Tuhan, yang hidup dalam kesombongan dan ketidakkudusan, serta melawan-Nya, sehingga hidup dalam kutuk. Ingat baik-baik, Iblis selalu bekerja dan bergerak di dalam apa yang terkutuk; sedangkan, Tuhan bekerja serta bergerak untuk memberkati kita.
1 Petrus 1:23-24
Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal. Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur, tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.
Jika ingin mengalami kasih, sukacita, dan damai sejahtera, hiduplah dalam peradaban yang benar serta sesungguhnya bagi kita, yaitu dalam sistem kerajaan-Nya, menjadikan Yesus Kristus sebagai Raja, dan hidup seturut dengan kehendak Allah.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



