Hari ini kita akan mempelajari tentang berpikir seperti Kristus pada aspek rendah hati.
Kehidupan kita didorong untuk mengalami transformasi total yang dimulai dari area pikiran. Firman Tuhan dalam 1 Korintus 2 : 16 menyatakan, Sebab Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia ? Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.
Memiliki pikiran Kristus berarti menyelaraskan seluruh cara pandang, motivasi, dan respons hati kita dengan apa yang Kristus pikirkan. Transformasi ini mencakup pembaharuan budi, menawan setiap pikiran negatif, menjadi ketaatan kepada Kristus, melakukan detoks racun pikiran, dan mengubah mental korban menjadi mentalitas seorang pemenang.
Hakikat Kerendahan Hati
Salah satu tanda atau ciri utama apakah seseorang memiliki pikiran Kristus atau belum, dapat dilihat dari bagaimana ia menyikapi sebuah pujian. Selama seseorang masih memiliki ego yang besar dan hanya ingin agar semua pujian tertuju kepada dirinya sendiri, maka ia belum sepenuhnya memiliki pikiran Kristus.
Teladan kerendahan hati ditunjukkan oleh Yesus Kristus.
Filipi 2 : 5 - 8
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
Kita diminta untuk memiliki standar pikiran dan perasaan yang sama dengan yang terdapat di dalam diri Yesus. Ia tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai sebuah milik yang harus dipertahankan secara egois. Kristus dengan sukarela menanggalkan segala kebesaran dan hak-hak kemuliaan-Nya demi menjalankan misi keselamatan. Ia merendahkan diri-Nya sedemikian rupa dengan menjadi sama seperti manusia, dan mengambil posisi sebagai seorang pelayan.
Definisi Kerendahan Hati
C. S. Lewis memberikan sebuah definisi mengenai kerendahan hati : Kerendahan hati bukan berarti memikirkan diri sendiri lebih rendah, tetapi lebih sedikit memikirkan diri sendiri.
Kerendahan hati yang sejati tidak menuntut kita merasa tidak berharga atau merasa diri kita buruk, melainkan melatih fokus kita agar tidak lagi berpusat terus-menerus pada kepentingan, kehebatan, atau ego diri sendiri.
Perjalanan rohani untuk memiliki pikiran Kristus ini selalu diawali dari satu keputusan yang sangat sederhana di dalam hati kita, yaitu : Saya tidak lagi hidup untuk meninggikan nama saya, tetapi untuk meninggikan nama Tuhan Yesus Kristus.
Kerendahan hati erat kaitannya dengan kesadaran akan keterbatasan diri sendiri di hadapan Allah yang Mahakuasa. Selama seseorang merasa bahwa dirinya mampu, kuat, dan sanggup melakukan semua perkara di dunia ini sendirian dengan mengandalkan kekuatan atau kepintarannya, maka secara tidak langsung ia sedang menyatakan bahwa ia tidak membutuhkan Tuhan di dalam hidupnya.
Sebaliknya, kuasa Tuhan akan bekerja secara nyata ketika seseorang mau merendahkan hatinya dan berkata dengan jujur, Tuhan, tanpa Engkau aku tidak sanggup.
1 Petrus 5 : 5b - 6
Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab : Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati. Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.
Kegagalan Raja Uzia
Sebuah pelajaran penting di dalam iman, Alkitab mencatat tentang kehidupan raja Uzia (2 Tawarikh 26 : 16) yang menjadi peringatan keras bagi setiap orang percaya mengenai bahaya dari kesombongan ketika sudah berada di puncak keberhasilan.
Awalnya, Uzia seorang raja yang mencari Tuhan, namun keadaan berubah drastis setelah ia menerima keberhasilan. Alkitab mencatat, setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati, sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada Tuhan, Allahnya, dan memasuki bait Tuhan untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan.
Keberhasilan, kekuatan, dan posisi yang tinggi sering kali menjadi celah bagi masuknya kesombongan jika hati tidak dijaga dengan ketat. Kesombongan di dalam hati selalu menjadi awal dari kehancuran karakter dan perbuatan yang merusak diri sendiri serta orang lain.
Ketika raja Uzia mulai merasa tinggi hati, ia langsung berubah menjadi tidak setia kepada Tuhan, dan mulai melanggar batas-batas kudus yang sudah ditetapkan oleh firman-Nya. Bagaimana dengan kita, masihkah ada kerendahan hati, ataukah kita mulai menyombongkan diri ?
Melatih Kerendahan Hati
Kerendahan hati bukanlah sebuah sifat bawaan yang muncul secara otomatis, melainkan sebuah disiplin rohani yang harus terus-menerus dilatih di dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan teladan Kristus, berikut delapan langkah praktis yang dapat kita lakukan untuk melatih dan membentuk kerendahan hati kita :
• Belajarlah untuk mendengar penuh perhatian dan empati sebelum kita mulai berbicara atau mengutarakan pendapat.
• Belajarlah mengakui kesalahan diri sendiri tanpa sibuk mencari alasan atau kambing hitam untuk membela diri.
• Belajarlah untuk menurunkan ego dengan bersedia meminta maaf lebih dahulu, bahkan ketika kita merasa tidak sepenuhnya bersalah.
• Belajarlah mengucapkan terima kasih dengan tulus untuk hal-hal kecil dan sederhana yang kita terima dari orang lain.
• Belajarlah memberi penghargaan dan perhatian kepada orang-orang di sekitar kita yang posisinya sering kali tidak diperhatikan.
• Belajarlah melayani dengan tulus tanpa ada motivasi tersembunyi yaitu agar diketahui atau dipuji banyak orang.
• Belajarlah untuk melakukan tindakan kebaikan kepada orang lain secara tersembunyi tanpa perlu memotretnya demi konten atau pencitraan.
• Belajarlah mengembalikan setiap pujian dan memberikan semua kemuliaan, hormat, serta pujian hanya bagi nama Tuhan semata-mata.
Meninggikan Tuhan Yesus
Esensi rohani kerendahan hati bukanlah sebuah sikap yang melemahkan atau membuat diri kita menjadi kecil dan tidak berdaya. Sebaliknya, kerendahan hati yang sejati justru membuat nama Tuhan menjadi besar dan nyata melalui seluruh hidup kita.
Kesombongan akan selalu mendorong ego kita untuk dikenal, dihormati, dan dipuji oleh manusia. Namun, kerendahan hati sejati yang bersumber dari pikiran Kristus akan membuat Kristus semakin dikenal, dimuliakan, dan ditinggikan melalui setiap tutur kata, karakter, serta perbuatan kita di tengah dunia ini. Tuhan Yesus sendiri memberikan teladan.
Matius 23 : 11
Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.
Kerendahan hati akan nyata melalui kerelaan dan kebersediaan kita menjadi seorang pelayan bagi sesama manusia, demi kemuliaan nama Tuhan Yesus.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



