Hari-hari ini adalah hari-hari yang tidak mudah. Tetapi, Tuhan kita adalah Tuhan yang ada saat jalan tertutup, Tuhan yang akan menjawab doa terhadap semua kesukaran kita.
Namun, Tuhan ingin kita belajar satu hal, yaitu berserah kepada-nya. Mungkin saat ini kita belum mengerti, namun kita mesti tetap percaya bahwa Tuhan baik bagi kita semua, dan jalan-Nya adalah yang terbaik.
Berserah kepada Tuhan artinya kita taat. Taat akan waktu dan cara-Nya. Sebab, hanya Dia yang ingin mengubah keadaan kita, lebih daripada kita yang menginginkannya. Dan walau Tuhan sangat ingin ubah keadaan kita, namun tergantung juga pada respons kita, apakah kita mau atau tidak.
Yesaya 43:19
Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.
Lihat, ujian terbesar adalah apakah kita tetap percaya bahwa Tuhan itu baik, bahkan ketika jalan belum terbuka, masalah masih ada, dan doa-doa belum dijawab? Kadang, Tuhan izinkan kita “berdiri di depan laut”, agar ketika waktu-Nya tiba, kita akan melihat perbuatan Tuhan yang besar, ajaib, dan mulia melalui mujizat-Nya.
Tuhan menolong bangsa Israel dengan membelah laut Teberau, sehingga mereka selamat. Padahal, mereka sempat merasa ketakutan dan merasa tidak melihat jalan.
Keluaran 14:11
Dan mereka berkata kepada Musa: "Apakah karena tidak ada kuburan di Mesir, maka engkau membawa kami untuk mati di padang gurun ini? Apakah yang kauperbuat ini terhadap kami dengan membawa kami keluar dari Mesir?”
Keluaran 14:13-14
Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya. TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja."
Masalah yang kita lihat saat ini ataupun yang mungkin sedang dialami, yakinlah suatu saat nanti tidak akan kita lihat lagi. Karean itu, tetap berdiri tegak bersama Tuhan, jangan terus-menerus panik.
Ketika sedang panik, terkadang kita akan membuat tindakan yang gegabah. Bahkan, memikirkan hal-hal yang jelek terhadap Tuhan. Tuhan rindu supaya kita berdiam diri dalam hadirat-Nya, dan berhenti untuk “mengatur-atur” Dia.
“Laut” adalah tempat di mana Tuhan akan menyatakan mukjizat-Nya untuk kita. Apa yang seolah menjadi “laut Teberau” bagi kita saat ini? Tuhan mungkin tidak memberikan peta kepada kita, tetapi Dia memberikan terang pelita-Nya agar kita fokus pada terang itu. Pelita mungkin berukuran kecil, namun mampu memberikan terang di tempat yang gelap sehingga menuntun langkah demi langkah.
Mazmur 119:105
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.
Kita mesti menyadari juga bahwa “padang gurun” bukanlah tempat pengasingan sebagai hukuman, tetapi bisa jadi merupakan tempat pembentukan. Apa yang kira-kira menjadi seolah “padang gurun” bagi kita saat ini?
Jadi, jangan terburu-buru mengutuki keadaan kita ketika kita seolah sedang berada di padang gurun. Ingat, tokoh-tokoh di Alkitab seperti Musa, Daud, Elia, mereka dibentuk oleh Tuhan di padang gurun. Tuhan sangat rindu supaya kita menjadi pribadi yang mengandalkan Tuhan di tengah apa pun yang menjadi padang gurun kita.
Mungkin dulu kita kuat karena dipuji orang lain. Tetapi, ketika kita ada di padang gurun, tidak ada orang yang memuji kita, tidak ada orang yang menemani kita. Itu sebabnya, ketika kita diizinkan Tuhan ditempatkan di padang gurun, itu agar kita hanya fokus kepada Dia. Percaya, bahwa hanya Tuhan satu-satunya yang menemani kita. Ia setia.
Yesaya 43:19
Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.
Yesaya 17:7-8
Pada waktu itu manusia akan memandang kepada Dia yang menjadikannya , dan matanya akan melihat kepada Yang Mahakudus, Allah Israel; ia tidak akan memandang kepada mezbah-mezbah buatan tangannya sendiri, dan tidak akan melihat kepada yang dikerjakan oleh tangannya, yakni tiang-tiang berhala dan pedupaan-pedupaan.
Tuhan akan memberikan mata air di padang gurun, sebagai tanda bahwa Ia adalah Sumber air kehidupan kita yang sesungguhnya, bukan yang lain. Karena itu, bersandarlah kepada-Nya agar kita tidak hidup dalam keputusasaan, ataupun kekecewaan.
Dan jika salah satu “mata air” kita adalah pujian dari orang lain, maka kita suatu hari pasti akan lebih kecewa. Tetapi, jika mata air kita adalah Tuhan, bukan berarti kita tidak akan luka, kecewa, tetapi perasaan itu tidak akan bertahan lama. Karena mata air yang berasal dari Tuhan, selalu adalah kesegaran bagi kita.
Berserah adalah percaya dengan cara Tuhan, ikut cara Tuhan, bukan memaksa Tuhan ikut cara kita. Kita harus menyerahkan semuanya kepada-Nya. Waktu dan caranya sesuai dengan kehendak-Nya.
Lukas 22:42
Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.
Waktu di taman Getsemani, Yesus berdoa kepada Bapa. Yesus mungkin takut akan apa yang akan terjadi di depan, kecewa karena murid-murid-Nya justru tertidur saat Ia sedang berdoa, tetapi Yesus tetap berdoa dan berserah kepada Bapa biar kehendak Allah Bapa saja yang terjadi.
Roma 12:1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup , yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
Persembahan yang hidup bukan tentang uang, pelayanan kita di gereja, tetapi seluruh hidup kita, termasuk pikiran kita, luka-luka kita, impian kita. Jangan genggam semua erat-erat dalam tangan kita, melainkan serahkan semuanya ke dalam tangan Tuhan.
Sebab, Tuhan lebih daripada sekadar Pembuat mukjizat. Dia adalah Bapa kita. Seperti anak kecil yang percaya kepada orangtua atau papa, mamanya, begitu juga semestinya sikap kita kepada Bapa yang di surga. Percaya sepenuhnya, bahwa kita akan sembuh, bahwa ada jalan keluar dari kesulitan-kesulitan kita.
Mazmur 23:4
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Orang yang dicintai Tuhan, dipercaya oleh Tuhan tetap bisa saja masuk dalam lembah yang kelam. Namun, kita tidak akan pernah jalan sendirian. Kita tidak berjalan sendiri. Ada Tuhan yang menyertai di sisi kita.
Roma 8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Keadaan kita mungkin membuat kita merasa capek, takut, dan mungkin tidak dimengerti orang lain, namun yang Tuhan inginkan ialah supaya kita menyerahkan itu semua kepada-Nya. Lepaskan keadaan kita satu per satu dan serahkanlah kepada-Nya. Hidup yang paling aman adalah hidup dalam genggaman tangan Tuhan.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



